Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Elektrifikasi Trans Semarang Dipuji, Agustina: Langkah Nyata Menuju Transportasi Hijau
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Elektrifikasi Trans Semarang Dipuji, Agustina: Langkah Nyata Menuju Transportasi Hijau

Langkah Pemkot Semarang menambah armada bus listrik untuk Trans Semarang dipuji Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno.

R. Izra
Last updated: Juni 19, 2026 11:36 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
BUS LISTRIK--Penumpang baru saja turun dari bus listrik Trans Semarang.
BUS LISTRIK--Penumpang baru saja turun dari bus listrik Trans Semarang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Trans Semarang resmi menambah 27 armada bus listrik baru produksi PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, pada Mei 2026 lalu. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan pengadaan bus listrik ini bagian dari upaya mengurangi polusi udara sekaligus meningkatkan kualitas transportasi publik di Kota Semarang.

“Kami menyambut baik hadirnya armada bus listrik untuk layanan Trans Semarang. Ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mengurangi emisi kendaraan di perkotaan. Langkah nyata menuju transportasi hijau,” ujar politikus PDIP itu, baru-baru ini.

Penggantian armada diesel dengan bus listrik di Trans Semarang mendapat apresiasi dari akademisi sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno.

Bacaaja: Dukung Bus Listrik Trans Jateng, Saleh: Transportasi Publik Nyaman dan Ramah Lingkungan
Bacaaja: Transportasi Hijau? Semarang Pilih Bus Listrik!

Menurutnya, langkah ini menjadi sinyal bahwa transportasi publik di Kota Semarang mulai bergerak ke arah yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Transisi tersebut akan dimulai di Koridor I rute Terminal Mangkang–Pemuda–Terminal Penggaron. Sebanyak 25 bus diesel produksi 2015 bakal diganti dengan 27 bus listrik yang lebih bersih dan nyaman.

Djoko menilai elektrifikasi bukan sekadar mengganti jenis mesin. Perubahan ini menjadi bagian penting dalam membangun sistem transportasi publik yang lebih cerdas sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“Keberhasilan transisi ini akan menjadi utuh ketika kecanggihan infrastruktur berjalan beriringan dengan jaminan kesejahteraan para pengemudinya,” katanya, Jumat (19/6/2026).

Bus listrik yang akan dioperasikan memang memiliki kapasitas lebih kecil dibanding armada lama. Jika bus diesel mampu mengangkut 80 penumpang dengan 30 kursi, armada baru memiliki kapasitas 62 penumpang dengan komposisi 32 kursi dan 30 penumpang berdiri.

Meski begitu, peningkatan jumlah kursi diharapkan membuat perjalanan lebih nyaman bagi pengguna. Sebelum diterapkan penuh, bus listrik juga sudah menjalani uji coba di sejumlah koridor Trans Semarang sejak tahun lalu hingga awal 2026.

Saat ini Trans Semarang melayani delapan koridor dan empat feeder dengan total lintasan lebih dari 400 kilometer. Modernisasi armada menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendukung target transportasi publik yang lebih hijau di Kota Atlas.

Djoko berharap transformasi ini terus berlanjut, termasuk dengan pembangunan jalur khusus dan peningkatan kesejahteraan pengemudi.

Dengan begitu, Trans Semarang bisa menjadi contoh transportasi publik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga nyaman dan berkeadilan bagi semua pihak.

Sementara itu, Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Anindya N. Bakrie, menyebut armada listrik ini menjadi bagian dari upaya mendukung target Net Zero Emission di sektor transportasi.

Menurutnya, masyarakat akan merasakan langsung manfaat transportasi yang lebih bersih, lebih senyap, dan lebih sehat.

Dengan tambahan 27 armada baru tersebut, Semarang menjadi salah satu kota yang mulai serius mendorong penggunaan transportasi umum berbasis listrik untuk menekan polusi udara di perkotaan. (bae)

You Might Also Like

Geger PBJS Kesehatan Warga Miskin, Dirut Buka Suara: yang Nonaktifkan PBI Kemensos

Viral Uninstall Massal TikTok, Gara-gara Pengendali Baru ‘Orang Dekat’ Presiden

Wali Kota Semarang Minta Maaf soal Pohon Tumbang Tewaskan Dua Orang

Menaker: UMP 2026 Wajib Kelar Sebelum Malam Natal

Luar Biasa! MTQ Nasional Bikin Okupansi Hotel di Semarang Capai 90 Persen

TAGGED:agustina wilujengbus listrikdjoko setijowarnoheadlineMasyarakat Transportasi Indonesiapdippengamat transportasitrans semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mengapa Kita Sampai Pada Situasi Ini?
Next Article Tidur Nyenyak Saat Menopause Ternyata Dimulai Dari Kebiasaan Sehari Hari

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jalan Sehat di Alun-alun Ngawi, Hadiah Umrah hingga Motor Jadi Rebutan

Ilustrasi hujan deras.

Waspada Cuaca Ekstrem di Semarang: 2-4 Hari Tak Hujan Justru Bisa Jadi Pertanda Bahaya

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wabug Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat memberi keterangan kepada awak media di Gedung Gradhika Kota Semarang, Senin (2/11/2026). (dul)

Gus Yasin Minta Penanganan Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Berjalan Transparan

BANJIR SEMARANG: Warga berjalan menerjang banjir di wilayah Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang, Rabu (29/10/2025). (bae)

Bagaimana Prediksi Banjir di Genuk Tahun Ini? Begini Penjelasan BPBD Kota Semarang

MANGKRAK - Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang berada di Jalan Mgr. Sugiyopranoto, Kecamatan Semarang Selatan, tampak lapuk dimakan usia. Saat ini, banyak JPO di Semarang mangkrak tak terpakai. (ist) Tangga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sudah lapuk di makan usia. (Ist)

Mengapa JPO Semarang Mangkrak Tak Terpakai? Djoko Setijowarno Soroti Infrastruktur Tak Inklusif

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Yos Sudarso Mau Jadi Song Wat Road-nya Solo, Arus Lalin Lagi Dirembuk

Januari 12, 2026
Sepak Bola

PSIS Lagi “Checkout” Banyak: 9 Pemain Masuk, 4 Pamitan

Desember 26, 2025
Hukum

Bisnis Haram dari Balik Jeruji: Kurirnya Justru Keluarga Sendiri

April 27, 2026
Ekonomi

Jateng Mau Jual Wisata Halal, Pemda Mulai Pasang Kuda-Kuda

Mei 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Elektrifikasi Trans Semarang Dipuji, Agustina: Langkah Nyata Menuju Transportasi Hijau
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?