Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pasar Maling Naik Kelas, Disiapkan Jadi Tempat Nongkrong
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Pasar Maling Naik Kelas, Disiapkan Jadi Tempat Nongkrong

Dulu orang datang ke Pasar Johar buat berburu barang murah. Sekarang, Pemkot Semarang punya mimpi yang lebih besar. Bukan cuma tempat transaksi jual beli, kawasan Johar ingin disulap menjadi ruang hidup yang penuh aktivitas, dari kuliner, seni, UMKM, sampai tempat nongkrong yang bikin orang betah berlama-lama.

T. Budianto
Last updated: Juni 15, 2026 11:21 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
MENINJAU PASAR: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau kawasan New Pasar Maling (PM) Johar, Senin (15/6/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ada wajah baru di kawasan Pasar Johar. Pemkot Semarang resmi membuka New PM atau New Pasar Maling sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali denyut perdagangan di salah satu ikon kota tersebut.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bahkan punya target yang cukup ambisius. Menurutnya, Pasar Johar tidak boleh hanya menjadi tempat jual beli, tetapi juga harus berkembang menjadi ruang aktivitas masyarakat yang lebih berwarna.

Saat meninjau langsung kawasan New PM, Senin (15/6/2026), Agustina berharap kehadiran area baru tersebut bisa menghadirkan lebih banyak pedagang sekaligus menarik keramaian pengunjung.

“Ya mudah-mudahan menjadi tambahan pedagang dan keramaian. Saya ingin Pasar Johar ramai dengan berbagai macam kegiatan yang tidak hanya berjualan, tetapi juga ada kegiatan seni, olahraga, dan lain-lain,” ujarnya.

Menurut Agustina, tantangan pasar tradisional saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Kehadiran marketplace dan platform belanja online membuat banyak pedagang maupun pembeli beralih ke dunia digital.

Baca juga: Cek Harga, Dirut Bulog Blusukan ke Pasar Johar

Karena itu, pasar konvensional harus berani berubah agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat masa kini. “Sekarang zamannya online. Banyak yang meninggalkan Pasar Johar karena berjualan secara online. Karena itu pasar harus menyesuaikan dengan kebutuhan pelanggan,” katanya.

Tak sekadar mengisi lapak dagang, Agustina melihat New PM punya potensi menjadi ruang kreatif yang multifungsi. Area tersebut bisa digunakan untuk pelatihan UMKM, kegiatan seni budaya, hingga menjadi etalase produk-produk lokal Kota Semarang.

Bahkan, area kosong di bagian atas bangunan sudah masuk dalam rencana pengembangan. Nantinya lokasi tersebut akan menjadi etalase bergilir bagi produk UMKM yang diperbarui secara berkala.

“Yang kosong di ujung sana akan saya jadikan etalase berkala. Bisa gantian setiap minggu. Teman-teman pedagang di sini juga bisa ikut. Pelatihan juga bisa dilakukan di sini, jadi tidak perlu ke hotel,” jelasnya.

Format Terbaik

Tak berhenti di situ, Pemkot Semarang juga tengah mencari format terbaik untuk menghadirkan sentra kuliner khas Semarang dalam satu kawasan terpadu di Pasar Johar.

“Mungkin bisa jadi kumpulan makanan khas Kota Semarang jadi satu. Ini sedang dicari formatnya. Karena pasar itu harus menyesuaikan dengan keinginan pelanggan,” tambah Agustina.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva mengatakan, respons pedagang terhadap New PM cukup menggembirakan. Hingga saat ini sudah ada 912 pedagang yang mendaftar untuk menempati lapak yang tersedia.

Menurutnya, konsep New PM tetap mempertahankan identitas legendaris Pasar Maling yang selama puluhan tahun melekat di ingatan warga Semarang, namun dengan tampilan yang lebih modern dan tertata.

“New PM itu Pasar Maling model baru. Jadi identitasnya tetap ada, hanya dikembangkan menjadi lebih baik,” ujarnya. Saat ini tingkat keterisian lapak sudah menembus angka lebih dari 80 persen atau sekitar 800 pedagang aktif. Produk yang mendominasi masih berasal dari sektor fesyen dan kuliner.

Baca juga: KUR Tanpa Agunan? UMKM Semarang Udah Siap Gaspol!

Ke depan, lantai dua hingga lantai empat juga akan dioptimalkan agar seluruh area bisa hidup dan ramai dikunjungi masyarakat. Untuk menarik lebih banyak pengunjung, Dinas Perdagangan menyiapkan berbagai strategi promosi.

Selain menjaga harga tetap kompetitif, mereka juga akan memperkuat promosi melalui media dan influencer. “Kita akan menggandeng influencer dan media untuk memperkenalkan bahwa di Pasar Johar sekarang ada hal baru, yaitu New PM,” pungkas Aniceto.

Pasar zaman sekarang memang tidak cukup hanya menyediakan lapak dan pedagang. Di era ketika orang lebih sering scroll layar daripada jalan ke pasar, tempat belanja harus punya “cerita” agar dilirik.

New PM tampaknya paham soal itu. Sebab kalau pasar hanya menjual barang, internet selalu lebih cepat. Tapi kalau pasar bisa menjual pengalaman, suasana, dan kenangan, itu yang belum tentu bisa dikirim lewat jasa ekspedisi. (tebe)

You Might Also Like

Luthfi Ngebut Kembangkan Pelabuhan, Target Dongkrak Ekonomi Jateng Lewat Logistik

Tarawih di Balik Jeruji, Agustina: “Selalu Ada Kesempatan Perbaiki Diri”

Jelang Pembukaan Seleksi CASN 2026, Pemprov: Jangan Percaya Calo Berkedok Orang Dalam

Pengunjung Semarang Zoo Keluhkan Matinya Halte BRT

Cerita Ngeri Mantan Awak Kapal, Menangis Sedih Lihat Jenazah Teman Disimpan di Freezer

TAGGED:headlinepasar joharpasar maling joharpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab
Next Article Google, Meta, TikTok Pesta Iklan, Media Lokal Kebagian Sisa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla yang akrab disapa JK (tengah). (dul)

Ancaman Kekeringan Mengintai, JK Kerahkan PMI Genjot Distribusi Air Bersih

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Anomali! Cerita Perwira Polisi Pegawai KPK Peras Tersangka Korupsi Bupati Pemalang

Guys.. Nyamuk Jantan Baik, yang Hisap Darah Nyamuk Betina

Prabowo Bidik Indonesia Bebas Gunung Sampah

Isu Santet Berujung Maut, Lansia Tewas Dipukul

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Geber Dapur Umum, Bupati Pekalongan Pastiin Perut Pengungsi Aman

Januari 20, 2026
IKRAR SETIA--Tiga napi kasus terorisme di Lapas Semarang ikrar setia kepada NKRI. (ist)
Hukum

Tiga Napi Kasus Terorisme Jaringan Jamaah Islamiyah Tobat

Juli 18, 2026
Olahraga

Sujarwanto Gaspol! Pasang Target Bawa Jateng Balik ke Empat Besar PON

September 22, 2025
Kampus UIN Walisongo Semarang.
Info

Dampak Merger 9 LPM, Persma UIN Walisongo Keluhkan Hilangnya Identitas

April 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pasar Maling Naik Kelas, Disiapkan Jadi Tempat Nongkrong
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?