Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ribuan Mahasiswa Semarang Raya Kepung Gubernuran, Sampaikan Panca Tuntutan Rakyat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ribuan Mahasiswa Semarang Raya Kepung Gubernuran, Sampaikan Panca Tuntutan Rakyat

Ribuan mahasiswa mengepung kantor Gubernur Jateng, menyampaikan 5 tuntutan rakyat. Serta menyoroti multi-fungsi TNI yang merasuki ranah sipil.

R. Izra
Last updated: Juni 15, 2026 8:51 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). Massa menyampaikan 5 tuntutan rakyat, serta menyorot peran TNI-Polri yang banyak menduduki jabatan sipil, sebagai bagian dari gejala militerisme. (dul)
SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Semarang Raya turun ke jalan dan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (15/6/2026).

Massa mulai memadati kawasan Jalan Pahlawan sekitar pukul 16.00 WIB. Mereka datang membawa tajuk Pantura (Panca Tuntutan Rakyat) sambil membawa spanduk, bendera organisasi, dan poster berisi kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.

Sepanjang aksi, yel-yel seperti “Hidup Mahasiswa”, “Hidup Rakyat Indonesia”, hingga “Suara Rakyat untuk Perubahan” terus menggema dari tengah kerumunan massa.

Bacaaja: Demo di Semarang Memanas! Ban Dibakar hingga Mahasiswa Dikejar Aparat Berpakaian Sipil
Bacaaja: Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!

Para mahasiswa juga bergantian naik ke mobil komando untuk ngungkapin berbagai keresahan yang mereka nilai sedang dirasakan masyarakat.

Koordinator Lapangan Aksi, Kevin Kurnia Priambodo, mengatakan kondisi sosial, ekonomi, hingga tata kelola pemerintahan saat ini masih menyisakan banyak persoalan yang berdampak langsung ke masyarakat.

Menurutnya, kenaikan biaya hidup, ketidakstabilan ekonomi, konflik agraria, hingga sejumlah program pemerintah menjadi alasan mahasiswa turun ke jalan.

“Masyarakat membutuhkan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, tata kelola pemerintahan yang bersih, serta jaminan bahwa seluruh institusi negara menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya secara tepat,” kata Kevin.

Ia menegaskan aksi Pantura digelar bukan sekadar demonstrasi rutin mahasiswa. Aksi tersebut, kata dia, menjadi cara untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengingatkan pemerintah bahwa masih banyak persoalan yang perlu dibenahi.

Sementara, koordinator lapangan aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Andika, mengatakan kondisi ekonomi menjadi salah satu perhatian utama mahasiswa.

Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah saat ini belum mampu menjawab keresahan masyarakat yang menghadapi kenaikan biaya hidup.

“Kami melihat persoalan rupiah, BBM, dan kondisi ekonomi masyarakat hari ini semakin berat. Dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat kecil. Karena itu kami turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi,” katanya.

Selain isu ekonomi, mahasiswa juga menyoroti keberadaan TNI dan Polri di sejumlah jabatan sipil. Mereka menilai fungsi institusi keamanan seharusnya tetap berfokus pada tugas pokoknya masing-masing dan tidak masuk terlalu jauh ke ranah sipil.

Panca Tuntutan Rakyat

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa lima tuntutan yang mereka sebut sebagai Panca Tuntutan Rakyat (Pantura).

Berikut 5 poin tuntutan mahasiswa, yang termaktub sebagai Panca Tuntutan Rakyat:

  1. Pertama, mendesak pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menstabilkan nilai tukar rupiah.
  2. Kedua, mengembalikan TNI dan Polri pada fungsi utamanya sesuai amanat reformasi.
  3. Ketiga, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
  4. Keempat, mengembalikan kepemilikan tanah kepada rakyat, dan
  5. Kelima, menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkungan pemerintahan. (dul)

You Might Also Like

AKBP Basuki Mulai Disidang, Didakwa Jaksa Biarkan Dosen Untag Meregang Nyawa

Sok Jago Senioritas Berujung Pidana, Zara PPDS Undip Kena Tuntutan 1,5 Tahun Bui

Diduga MBG Makan Korban Ratusan Siswa di Sampang Cilacap

Alasan Ortu Pilih SD Swasta Meski Harus Bayar Puluhan Juta

3.176 Bencana Sepanjang 2025: Indonesia Digempur Alam, Negara Masih Tertatih

TAGGED:demo mahasiswademonstrasigubernuran jatengheadlinejabatan sipilpanca tuntutan rakyatpolritni
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Libur Sekolah Jadi Momen Beberes, MBG Rehat Sementara Dulu
Next Article Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Momen Menata Harapan Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Posbankum Desa Plumbon Siap Jadi Tempat Curhat Hukum

KONFERENSI PERS - PB Porprov Jawa Tengah 2026 menggelar konferensi pers di Co Work Space Gubernuran Jateng, Kamis (29/10/2026). (dul)

Dua Atlet Porprov Jateng Meninggal, SOP Pertandingan dan Layanan Medis Jadi Sorotan

Gagal Pertahankan Juara Porprov, Tinju Fokus Regenerasi Atlet

Benarkah Ari-ari Bayi Perlu Ritual Khusus? Ini Kata UAS dan Buya Yahya

Ketua Seksi Kesehatan PB Porprov Jateng, Elhamangto Zuhdan, saat memberi keterangan kepada awak media, Kamis (29/10/2026). (dul)

Ada Ratusan Kasus Medis selama Penyelenggaraan Porprov Jateng 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Lawan TBC, Pemprov Gas Kolaborasi

Januari 22, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani.
InfoPolitik

DPR Jangan Baper, Puan: Jawab Kritik dengan Kerja Nyata untuk Rakyat!

Oktober 2, 2025
KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
Hukum

Gegara Rebutan Air, Warga Sragen Tewas Ditikam Tetangga saat Joging

September 13, 2026
Info

Posko PMI Semarang Jadi “Pit Stop” Favorit Pemudik

Maret 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ribuan Mahasiswa Semarang Raya Kepung Gubernuran, Sampaikan Panca Tuntutan Rakyat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?