Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dapur MBG Kebanyakan, Anggaran Bakal Dikurangi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dapur MBG Kebanyakan, Anggaran Bakal Dikurangi

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini digadang-gadang jadi andalan pemerintah buat ngasih asupan sehat ke jutaan anak Indonesia, ternyata lagi masuk bengkel perbaikan. Bukan karena target gizinya berubah, tapi karena jumlah dapur dan titik layanan yang membengkak bikin anggaran berpotensi bocor hingga belasan triliun rupiah.

T. Budianto
Last updated: Juni 14, 2026 2:55 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
Ilustrasi siswa sedang menyantap MBG.
Ilustrasi siswa sedang menyantap MBG.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Pemerintah memastikan akan ada pengurangan kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah dilakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola secara menyeluruh.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, langkah ini bukanlah pemangkasan anggaran, melainkan hasil dari perhitungan ulang agar penggunaan dana lebih sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Menurutnya, pemerintah saat ini masih melakukan kalkulasi bersama Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengetahui berapa sebenarnya dana yang dibutuhkan program tersebut.

“Ini bukan pemangkasan. Dari hasil perhitungan sementara, kami melihat ada kemungkinan kebutuhan anggaran bisa lebih rendah dari yang sudah ditetapkan,” kata Prasetyo usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Sebagai informasi, anggaran MBG tahun 2026 telah dipatok sebesar Rp268 triliun. Namun angka tersebut kini sedang dievaluasi kembali seiring proses penataan program yang ditargetkan selesai dalam waktu sekitar satu bulan.

Baca juga: Bos Vendor Emmo jadi Tersangka, Pusaran Kasus MBG Kian Melebar

Prasetyo menjelaskan, tidak semua bagian program mengalami persoalan. Sebagian besar pelaksanaan MBG masih berjalan sesuai prosedur dan standar operasional yang telah ditetapkan.

Namun pemerintah menemukan sejumlah klaster masalah yang perlu ditata ulang, termasuk memastikan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) bisa segera menikmati manfaat program tersebut. Selain itu, pemerintah juga ingin mempercepat perluasan penerima manfaat dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dalam dua pekan mendatang.

Dalam proses evaluasi tersebut, pemerintah juga melakukan refocusing penerima manfaat. Artinya, tidak semua sekolah otomatis akan menerima program MBG. Sekolah-sekolah akan kembali dinilai berdasarkan data kebutuhan dan tingkat prioritas yang telah ditetapkan pemerintah.

“Memang sejak awal ada standar dan prioritas yang harus dipenuhi. Jadi nanti akan dilihat lagi sekolah mana yang masuk kategori prioritas dan layak menerima MBG,” jelas Prasetyo.

SPPG Membengkak

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, salah satu persoalan terbesar dalam program MBG adalah membengkaknya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Awalnya pemerintah hanya merencanakan sekitar 21 ribu titik layanan. Namun dalam perkembangannya jumlah itu melonjak menjadi 27.877 titik atau bertambah 6.877 titik.

Menurut Zulhas, lonjakan tersebut berpotensi memicu pemborosan anggaran hingga Rp12 triliun per tahun jika tidak segera ditata ulang. “Rencana awal 21 ribu titik, sekarang sudah 27.877 titik. Ada penambahan yang cukup besar,” ujarnya.

Tak hanya itu, jumlah titik layanan di wilayah 3T juga ikut melonjak dari target awal 2.000 titik menjadi 8.617 titik. Karena itu, pemerintah meminta manajemen baru BGN melakukan pembenahan menyeluruh agar program strategis tersebut tetap berjalan efektif tanpa membebani keuangan negara.

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah efisiensi tanpa mengurangi target pemenuhan gizi masyarakat.

Baca juga: Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi MBG, 32 Nama Terduga Viral di Media Sosial

Salah satu kebijakan yang langsung diterapkan adalah moratorium atau penghentian sementara pembukaan dapur dan titik layanan baru. Saat ini terdapat 27.877 dapur operasional yang tercatat melalui virtual account. Seluruh titik tersebut akan dievaluasi ulang untuk memastikan kapasitas layanan benar-benar sesuai dengan jumlah penerima manfaat di masing-masing daerah.

Pemerintah berharap langkah penataan ini bisa membuat program MBG lebih tepat sasaran, lebih efisien, dan tetap mampu menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

MBG awalnya dirancang untuk membagi makanan bergizi. Tapi di tengah jalan, yang ternyata tumbuh lebih cepat bukan jumlah penerima manfaatnya, melainkan jumlah dapur dan titik layanan. Ketika kompor bertambah lebih cepat daripada piring yang harus diisi, negara akhirnya harus menghitung ulang: yang perlu ditambah gizi anak-anak, atau justru rem untuk laju ekspansi programnya. (tebe)

You Might Also Like

Cihuy.. BPJS Kesehatan Dapat Suntikan Rp20 Triliun

Sensus Ekonomi 2026 Jateng Resmi Dimulai

24 Maret, Tol Trans Jawa Bakal Disulap One Way Nasional

Ngaku Bawa Air Bersih, Truk Tangki Ini Malah Bawa Jutaan Rokok Ilegal

Layer Cukai Mau Ditambah, Gappri: Kami Jangan Cuma Jadi Penonton

TAGGED:bgnheadlineMBGmensesnegsppg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gus Yasin: Akhlak Tak Bisa Digantikan oleh AI
Next Article Piala Dunia Datang, Turis Malah Hilang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti.

Gubernur BI Respons Pernyataan Adik Prabowo Rupiah Berpotensi Tembus Rp22.000 Per Dolar AS

TERIMA KUNJUNGAN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menerima kunjungan industri dari SMK Patriot Pituruh di PLN Hub Yogyakarta, lingkungan PLN UID Yogyakarta.

PLN Icon Plus Terima Kunjungan Industri SMK Patriot Pituruh di PLN Hub Yogyakarta

Adik Prabowo Peringatkan Dolar Bisa Tembus Rp22.000: Punya Dampak Politik Luar Biasa Negatif

RAIH PRESTASI - Veri Saputra dan Muhamad Raffi Dimas Wahyudi, dua mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Mahasiswa FISIP Untag Semarang Sabet Emas dan Perak Voli Pantai Porprov Jateng 2026

Penjelasan UAH Soal Malaikat dan Setan Bikin Ngakak..

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kapal RS Malahayati Berlayar ke Flores

Agustus 22, 2026
Foto: ilustrasi. Seorang warga menggendang anaknya yang masih kecil untuk diajak memulung di tempat pembuangan akhir sampah. Potret kemiskinan di Indonesia.
Unik

Cuma Rp3 Juta Udah ‘Super Kaya’? Kemensos Bikin Netizen Auto Minder & Ngakak

Agustus 16, 2025
Info

Tarling, Ngaji Bareng, dan Sedikit “Wejangan”: Malam Nuzulul Qur’an Versi Agustina

Maret 8, 2026
HP Infinix Note 60 yang bisa tersambung dengan satelit saat sinyal hilang.
Teknologi

Infinix Note 60: HP Murah Gak Bikin Kamu Tersesat, Bisa Nyambung Satelit Anti-Lost Contact!

Agustus 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dapur MBG Kebanyakan, Anggaran Bakal Dikurangi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?