Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: TKD Prabowo-Gibran Ngaku Gak Kenal, Gus Yazid: Klaim Kerja Orang, Dapat Jabatan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

TKD Prabowo-Gibran Ngaku Gak Kenal, Gus Yazid: Klaim Kerja Orang, Dapat Jabatan

Gus Yazid juga menyindir banyak relawan yang bekerja di lapangan tetapi tidak masuk struktur resmi. Hasil kerjanya lalu diklaim TKD.

R. Izra
Last updated: Juni 11, 2026 10:02 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
SAKSI SIDANG--Dua pengurus Tim Kampanye Prabowo-Gibran bersaksi di sidang pencucian uang hasil korupsi dengan terdakwa Gus Yazid, Rabu (10/6/2026). (bae)
SAKSI SIDANG--Dua pengurus Tim Kampanye Prabowo-Gibran bersaksi di sidang pencucian uang hasil korupsi dengan terdakwa Gus Yazid, Rabu (10/6/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pengurus Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Jawa Tengah mengaku tidak mengenal Ahmad Yazid Basyaiban alias Gus Yazid.

Mereka juga menyatakan tidak pernah menerima aliran dana dari terdakwa kasus TPPU lahan BUMD Cilacap itu.

Keterangan itu disampaikan Bendahara TKD Jateng Paulus Bambang W saat menjadi saksi sidang Gus Yazid di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (10/6/2026).

Bacaaja: Jenderal TNI Eks-Ajudan Jokowi Ditahan, Skandal Mega Korupsi BUMD Cilacap
Bacaaja: Ngamuk di Tipikor Semarang, Gus Yazid Seret Nama Prabowo dan Sri Mulyani

Meski begitu, Paulus mengakui kemenangan pasangan calon presiden tidak hanya ditentukan oleh tim kampanye resmi. Menurutnya, banyak pihak di luar struktur yang ikut berkontribusi.

“Kami akui, pihak luar juga berpengaruh. Kalau berkontribusi, tentu berarti dalam pemenangan,” katanya.

Pernyataan itu langsung disambut Gus Yazid. Ia menilai kemenangan Prabowo-Gibran bukan semata hasil kerja partai atau TKD.

“Kemenangan tidak hanya karena partai atau tim kampanye. Enggak usah terlalu memojokkan saya,” ujarnya di persidangan.

Gus Yazid juga menyindir banyak relawan yang bekerja di lapangan tetapi tidak masuk struktur resmi.

“Memang timnya Pak Prabowo sukanya mengklaim kerja orang, yang penting dikenal Pak Prabowo dan dapat jabatan. Udah lah, bullshit,” katanya.

Kuasa hukum Gus Yazid, Zainal Petir, menilai keterangan saksi justru menguntungkan kliennya. Menurutnya, fakta bahwa kemenangan juga ditentukan relawan membuka ruang bahwa Gus Yazid ikut berkontribusi dalam pemenangan Prabowo-Gibran.

“Mereka bilang semua bisa berperan. Berarti Gus Yazid juga bisa berperan, ormas juga bisa berperan, jadi tidak bisa dipungkiri peran Gus Yazid bisa masuk,” ujar Petir.

Gus Yazid sendiri didakwa menerima atau menguasai dana sekitar Rp20 miliar yang diduga berasal dari transaksi pengadaan lahan BUMD Cilacap.

Dalam beberapa kesempatan, ia berulang kali menyatakan dana tersebut digunakan untuk kegiatan pemenangan Prabowo-Gibran di Jawa Tengah hingga Makau dan Hongkong. (bae)

You Might Also Like

Sembiz 2025, Langkah Semarang Nge-boost Investasi

Sah, Rafinha Harapan Baru PSIS

Guru Depok Tewas Terikat, Sosok Pemotor Masih Misterius

Trans Jateng Kecelakaan Beruntun di Purworejo: Jupiter Ringsek di Kolong Bus, 1 Orang Tewas

Ini 7 Atlet Peraih Bonus Cuan Terbanyak SEA Games

TAGGED:gus yazidheadlinekorupsi bumd cilacaptkd prabowo-gibran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article CEK STADION--Wali Kota Semarang dan rombongan mengecek Stadion Tri Lomba Juang yang akan direnovasi, Rabu (10/6/2026). (ist) Stadion TLJ Tutup Dua Bulan untuk Perbaikan Trek Lari, Agustina: Masyarakat Tetap Terlayani
Next Article PIMPINAN DEWAN - Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh. Dukung Bus Listrik Trans Jateng, Saleh: Transportasi Publik Nyaman dan Ramah Lingkungan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)

Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)

30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?

Empat Kecamatan di Semarang Rawan Kekeringan

Ketika Catcalling Dibungkus Candaan, Imbasnya Perempuan Kehilangan Ruang Eksistensi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Juni 29, 2026
KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Abah Khan Kiai Cabul Semarang Diseret ke Pengadilan, Sidang Digelar Tertutup

Juli 21, 2026
SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo (baju batik) bersalaman sambil tersenyum usai sidang di Tipikor, Senin (15/6/2026). (bae)
Hukum

Kelakuan Sudewo, Simpanan Tumpukan Dolar di Rumah Tak Dicantumkan dalam LHKPN

Juli 20, 2026
Tanggul Sungai Plumbon jebol, membuat air melimpah hingga menggenangi permukiman warga di Semarang.
Info

351 KK di Semarang Terendam Banjir, Dampak Tanggul Plumbon Jebol

Desember 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: TKD Prabowo-Gibran Ngaku Gak Kenal, Gus Yazid: Klaim Kerja Orang, Dapat Jabatan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?