Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: HUT Bhayangkara Tak Melulu Seremoni
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

HUT Bhayangkara Tak Melulu Seremoni

Di tengah sorotan publik yang sering tertuju pada penegakan hukum, Polri memilih cara lain untuk menyambut ulang tahunnya yang ke-80. Bukan lewat panggung megah atau pesta seremonial, melainkan sejumlah kegiatan sosial.

T. Budianto
Last updated: Juni 10, 2026 3:44 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LOKASI KEBAKARAN: Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran Gempol, Jakarta, belum lama ini. (Foto: Dok Korlantas Polri)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Kalau biasanya ulang tahun identik dengan pesta dan potong tumpeng, HUT ke-80 Bhayangkara kali ini tampaknya ingin tampil beda. Polri memilih turun langsung ke lapangan dengan membawa sederet program kemanusiaan, mulai dari bedah rumah, bantuan pertanian, penyediaan air bersih, hingga berbagi bantuan sosial untuk warga yang sedang tertimpa musibah.

Menjelang peringatan HUT Bhayangkara pada 1 Juli 2026 mendatang, Polri menyiapkan berbagai kegiatan sosial di sejumlah daerah. Tujuannya sederhana, tapi cukup penting: bikin jarak antara polisi dan masyarakat makin dekat.

Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho yang juga menjadi Ketua Panitia HUT ke-80 Bhayangkara mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut akan digelar di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga: Polda Jateng Jamin Rekrutmen Polri 2026 Bersih Tanpa Titipan, Yakin?

“Nanti ada bedah rumah, bakti religi, bantuan alat dan mesin pertanian, termasuk penyediaan air bersih. Semua dilakukan di berbagai daerah,” kata Agus, kemarin.

Salah satu aksi nyata yang sudah berjalan adalah penyaluran 500 paket bantuan sosial kepada warga terdampak kebakaran di kawasan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Jakarta.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Agus mewakili Kapolri kepada warga yang masih berjuang memulihkan kondisi pascakebakaran yang terjadi pada 1 Juni lalu.

Program Unggulan

Tak hanya bantuan sosial, program unggulan lainnya adalah bedah rumah. Polri menargetkan sekitar 80 unit rumah di berbagai daerah akan direnovasi secara serentak melalui jajaran Mabes Polri, polda hingga polres.

“Kurang lebih ada 80 rumah yang akan dibedah. Pelaksanaannya dilakukan bersama polda dan polres di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Program-program tersebut menjadi bagian dari tema besar HUT ke-80 Bhayangkara tahun ini, yakni “Polri Untuk Masyarakat”. Lewat kegiatan sosial tersebut, Polri berharap tingkat kepercayaan publik terus meningkat sekaligus memperkuat hubungan yang lebih humanis dengan masyarakat.

Di sisi lain, bantuan yang diberikan kepada korban kebakaran Kemayoran mendapat sambutan positif. Data mencatat sebanyak 679 jiwa dari 354 kepala keluarga terdampak kebakaran. Dari jumlah tersebut terdapat 35 lansia, 90 balita, 135 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, serta ratusan warga dewasa yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.

Baca juga: Mudik 2026, Kapolri: Angka Kecelakaan Turun 3,23 Persen

Agus berharap momentum ulang tahun Bhayangkara bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Semoga Polri semakin dicintai masyarakat, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin profesional dalam menjalankan tugas,” katanya.

Saat institusi lain sibuk menghitung jumlah lilin di kue ulang tahun, Bhayangkara ke-80 justru mencoba menghitung berapa rumah yang bisa diperbaiki, berapa warga yang bisa dibantu, dan berapa tetes air bersih yang bisa mengalir. Sebab kadang, ukuran perayaan bukan seberapa meriah acaranya, melainkan seberapa banyak manfaat yang benar-benar sampai ke masyarakat. (tebe)

You Might Also Like

Quattrick Wawan Febrianto Antar Kab Semarang ke Semifinal Soekarno Cup 2025

Pakar Hukum: Korban Pohon Tumbang Pandanaran Bisa Tempuh Jalur Pidana dan Perdata

Dari TPS ke Taman: Karangsaru Nggak Mau Lagi Bau

Kiai Pati Ngaku Wali Cabuli 50 Santriwati: Digilir di Samping Kamar Istri, Mayoritas Korban Yatim-Piatu

28 Ribu Pemudik Masuk Tawang, KA Jadi Pelarian dari Drama Macet

TAGGED:agus suryonugrohoheadlinehut bhayangkarakorlantas polripolri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PANTAU HARGA--Pemkot melalui Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan memantau harga di Pasar Peterongan Semarang. (ist) Harga Pangan di Semarang Merangkak Naik, Kata Wali Kota Masih Aman
Next Article Dari Jateng untuk Jamu Aman, BPOM Luncurkan Idaman

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Diburu Semalaman, Akhirnya.. Silmy Datangi Gedung KPK

Juni 4, 2026
Info

ASN Pemkot Solo Trila WFA, Respati Janji Awasi Kinerja Secara Ketat

Januari 13, 2026
Bermula dari cekcok, anak di Pati tega bakar rumah orang tua.
Info

Tega! Anak Bakar Rumah Orang Tua di Pati, Cuma Gara-gara Hal Ini

Februari 5, 2026
Daerah

HUT Nggak Cuma Tiup Lilin, Semarang Kasih 17 “Kado Nyata”

April 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: HUT Bhayangkara Tak Melulu Seremoni
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?