Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Harga Dagangan Melonjak Tajam, Pedagang dan Pembeli Sama-sama Naik Pitam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Harga Dagangan Melonjak Tajam, Pedagang dan Pembeli Sama-sama Naik Pitam

Bahan baku merangkan naik, dampaknya banyak pelaku usaha makanan terpaksa ikut menaikkan harga jual supaya usahanya tetap jalan.

R. Izra
Last updated: Juni 9, 2026 12:05 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
TERPENGARUH KENAIKAN DOLAR - Bahan baku pembuatan kue terpengaruh melemahnya rupiah dan melejitnya dolar. Pedagang pun terpaksa menaikkan harga jualan. (dul)
TERPENGARUH KENAIKAN DOLAR - Bahan baku pembuatan kue terpengaruh melemahnya rupiah dan melejitnya dolar. Pedagang pun terpaksa menaikkan harga jualan. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Harga kebutuhan pokok yang terus naik mulai bikin pedagang kecil dan pembeli sama-sama mengelus dada.

Mulai dari beras, bahan makanan, sampai plastik kemasan sekarang harganya perlahan merangkak naik. Dampaknya, banyak pelaku usaha makanan terpaksa ikut menaikkan harga jual supaya usahanya tetap jalan.

Salah satunya dirasakan Arikhoh Khaerunnisa (22), pengelola usaha makanan di Semarang. Ia mengaku biaya produksi sudah terasa makin berat sejak beberapa bulan terakhir.

Bacaaja: Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa
Bacaaja: Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!

“Kalau roti sama beberapa makanan lain naik sekitar Rp500. Plastik juga sempat naik, jadi biaya produksi ikut bertambah,” katanya, Senin (8/6/2026).

Menurut Arikhoh, hampir semua kebutuhan usaha sekarang mengalami kenaikan, meski nominalnya tidak terlalu besar. Tapi kalau dikumpulkan, tetap terasa berat buat pedagang kecil.

Yang paling terasa, kata dia, adalah nasi boks. Kalau sebelumnya dijual Rp10 ribu per porsi, sekarang harganya naik jadi Rp11 ribu.

“Yang paling ngaruh itu beras. Harga bahan sekarang naik terus, jadi mau nggak mau harga jual ikut disesuaikan. Kalau dipertahankan terus, untungnya makin tipis,” ujarnya.

Arikhoh juga menilai melemahnya rupiah dan naiknya dolar ikut berdampak sampai ke pedagang kecil seperti dirinya. Walaupun tidak impor barang langsung, efeknya tetap terasa di pasar.

“Menurut saya ada pengaruh juga. Pas dolar naik, barang impor mahal. Orang jadi cari barang lokal. Tapi pas permintaan naik, harga barang lokal ikut naik juga. Akhirnya pedagang kecil yang ikut kena,” jelasnya.

Meski harga jual mulai naik, Arikhoh bersyukur pelanggan masih tetap datang membeli.

“Ada yang sempat komplain karena harga naik, tapi tetap beli juga. Alhamdulillah sejauh ini belum ada penurunan pembeli yang signifikan,” tuturnya.

Keluhan soal harga ternyata juga dirasakan pembeli. Silvia Fatmawati, seorang mahasiswa yang sering membeli makanan di tempat tersebut, mengaku sekarang hampir semua kebutuhan sehari-hari terasa makin mahal.

“Harga apa-apa naik sekarang. Mau gimana lagi, kita juga nggak bisa banyak ngapa-ngapain. Semoga aja keadaan cepat membaik,” katanya.

Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil, pedagang dan pembeli sekarang ada di posisi yang sama-sama sulit. Pedagang harus putar otak supaya usaha tetap hidup, sementara pembeli mulai makin ketat mengatur pengeluaran.

Karena buat mereka, harga yang terus naik bukan cuma soal angka. Tapi soal bagaimana tetap bisa bertahan menjalani hari-hari tanpa makin terbebani. (dul)

You Might Also Like

Januari Belum Kelar, Bencana Sudah 45 Kali Nyapa Jateng

Jateng Mau Jadi Rumah Besar Investasi

Banyak Motor Warga Mogok setelah Isi Pertalite, Gara-gara Bahlil?

Drama Pemakzulan Sudewo Gagal Total, Bung!

ASN Pemkot Solo Trila WFA, Respati Janji Awasi Kinerja Secara Ketat

TAGGED:dolarharga bahan pokokharga kebutuhan naikheadlinepedagangpelaku umkmrupiah melemah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PETIK KOPI - Petani di Temanggung memetik buah kopi yang telah memerah di pohon. (ist) Panen Kopi Temanggung Anjlok sampai 60 Persen, Cuaca Jadi Biang Kerok
Next Article Saldo Mendadak Susut, Jangan Panik Cek Dulu Jejaknya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nakes Jember Kini Jemput Bola ke Rumah

Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Malioboro Mau Full Jalan Kaki, Parkir Dicari Bareng

Berangkat Ngajar, Guru Honorer Malah Jadi Korban Penganiayaan Aparat Desa

Sidang Tesis S2 Pakai Kostum Cosplay

Awas.. Diabetes Bisa Bikin Mata ‘Diam-Diam’ Rusak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

85 Persen Warga Semarang Sudah Pegang JKN

Januari 28, 2026
Sepak Bola

Menang Besar, Tapi PR PSIS Belum Kelar

Maret 13, 2026
Ilustrasi judi online (judol). (grafis/tera).
Hukum

320 WNA Sindikat Judol Internasional Digulung Polisi, Siapa Beking Mereka?

Mei 11, 2026
Ilustrasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Politik

Drama Politik PPP Memanas, DPW Desak Ketum Mardiono Copot Gus Yasin

April 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Harga Dagangan Melonjak Tajam, Pedagang dan Pembeli Sama-sama Naik Pitam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?