Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gramedia Jalma Semarang: Toko Buku Kayak Tempat Healing, Ada Playground dan Kafe
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gramedia Jalma Semarang: Toko Buku Kayak Tempat Healing, Ada Playground dan Kafe

Gramedia Jalma di Semarang serasa tempat nongkrong yang asuik. Ada tempat bermain anak hingga kafe di toko buku kekinian itu.

R. Izra
Last updated: Juni 9, 2026 8:09 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
TOKO BUKU KEKINIAN - Sejumlah pengunjung menikmati membaca buku di salah satu spot di toko buku Gramedia Jalma, di Jalan Pandanaran, Semarang. (dul)
TOKO BUKU KEKINIAN - Sejumlah pengunjung menikmati membaca buku di salah satu spot di toko buku Gramedia Jalma, di Jalan Pandanaran, Semarang. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kalau dulu toko buku identik dengan suasana sunyi dan orang datang cuma buat beli buku lalu pulang, sekarang suasananya beda banget di Gramedia Jalma Pandanaran, Semarang.

Tempat ini pelan-pelan berubah jadi spot nongkrong baru anak muda yang nyaman buat baca buku, nugas, meeting kecil, sampai sekadar cari suasana adem di tengah penatnya aktivitas.

Konsep baru yang dibawa Gramedia lewat “Jalma” memang terasa lebih fresh. Nama “Jalma” sendiri diambil dari bahasa Sunda dan Jawa yang berarti manusia.

Bacaaja: Perpus Rasa Kafe, Pemkot Siap Bikin Warga Betah Baca
Bacaaja: Mahasiswa Internasional Ikut Nongkrong di Perpustakaan Desa Campuranom

Sesuai namanya, tempat ini dibuat bukan cuma jadi toko buku, tapi juga ruang buat orang-orang datang, ngobrol, belajar, dan menikmati waktu dengan lebih santai.

Begitu masuk ke area Gramedia Jalma, vibes-nya langsung terasa beda. Interiornya lebih hangat, modern, dan nggak kaku seperti toko buku pada umumnya.

Rak buku masih jadi pusat perhatian, tapi sekarang dipadukan dengan area duduk cozy, sudut baca nyaman, ruang komunitas, sampai kafe yang bikin pengunjung betah berlama-lama.

Perubahan itu juga dirasakan langsung oleh Candra Kurniawan (22). Ia mengaku cukup kaget setelah melihat tampilan baru Gramedia Jalma dibanding sebelum direnovasi.

“Sekarang rasanya lebih hidup. Dulu ya toko buku biasa aja, sekarang jadi nyaman banget buat nongkrong,” katanya, Sabtu (6/6/2026).

TOKO BUKU KEKINIAN - Sejumlah pengunjung menikmati membaca buku di salah satu spot di toko buku Gramedia Jalma, di Jalan Pandanaran, Semarang. (dul)
TOKO BUKU KEKINIAN – Sejumlah pengunjung menikmati membaca buku di salah satu spot di toko buku Gramedia Jalma, di Jalan Pandanaran, Semarang. (dul)

Menurut Candra, konsep seperti ini cocok banget buat mahasiswa yang sering cari tempat nugas selain kampus atau coffee shop.

“Kayaknya bakal makin banyak mahasiswa ke sini. Ada tempat duduk nyaman, ada kopi juga. Jadi nggak bosan. Bisa baca buku, nugas, atau sekadar nongkrong santai,” ujarnya sambil tertawa.

Hal serupa juga dirasakan Intan Dwi Indriawati (24), mahasiswa Universitas Diponegoro. Ia mengaku suasana baru Gramedia Jalma bikin kegiatan membaca terasa jauh lebih menyenangkan.

“Betah banget baca di sini. Mungkin karena suasananya baru juga, tapi memang sekarang jauh lebih nyaman dibanding dulu,” ungkapnya.

Menurut Intan, tempat seperti ini bikin orang jadi pengen lebih lama menikmati buku tanpa buru-buru pulang.

“Coba aja datang sekali. Rasain sendiri vibes-nya. Enak banget buat baca atau sekadar cari suasana baru,” katanya.

Di tengah kebiasaan orang yang sekarang lebih sering scroll media sosial atau main gadget, hadirnya Gramedia Jalma terasa seperti angin segar. Pengunjung nggak cuma datang buat beli buku, tapi juga bisa menikmati waktu dengan lebih santai tanpa merasa dikejar-kejar.

Selain area baca yang nyaman, Gramedia Jalma juga punya ruang komunitas, kafe, koleksi buku lengkap, sampai produk kreatif seperti alat tulis dan mainan edukatif. Bahkan ada reading pod khusus anak-anak supaya budaya membaca bisa mulai dikenalkan sejak kecil.

Buat sebagian orang, ini mungkin cuma renovasi toko buku biasa. Tapi buat banyak pengunjung, Gramedia Jalma berhasil bikin toko buku terasa lebih dekat, lebih hangat, dan lebih relevan dengan gaya hidup anak muda sekarang.

Di sini, buku bukan lagi sekadar barang buat dibeli. Tapi juga jadi alasan buat nongkrong, ngobrol, belajar, sampai healing tipis-tipis di tengah ramainya kota. (dul)

You Might Also Like

Paket Istana Menang di Muktamar NU? KH Miftachul Akhyar-Gus Kikin Terpilih Jadi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU

Agustina: Biar Ekonomi Jalan, Seni Jangan Diam

Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung

Vonis Mati Menghantui Awak Sea Dragon Kasus Sabu 2 Ton, Jaksa: Sesuai UU

Papua Ternyata Semengerikan Itu, Penonton Nobar Film Pesta Babi di Semarang Syok

TAGGED:gramedia jalmakafeSemarangtempat nongkrongtoko buku
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rupiah Loyo, Baju Sampai Sepatu Minggu Depan Harganya Naik
Next Article TERPUKUL PELEMAHAN RUPIAH - Pelaku UMKM atau pedagang kecil, sedang mengantarkan dagangan kepada pemesan, Senin (9/6/2026). Pelemahan rupiah memukul mereka, tapi memilih menahan harga agar dagangan tak semakin sepi. (dul) Rupiah Melemah, Nasib Pedagang Kecil Ikut Tergerus: Nahan Harga, Untung Dikit Gak Apa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto memberi hormat kepada Presiden AS Donald Trump, saat Trump memuji dirinya dalam pidato pada KTT Board of Peace di Washington DC, Kamis (19/2/2026).(YouTube.com/KOMPAS TV)
Info

Cerita Prabowo ‘Hilangkan’ 48 Juta Jiwa Penduduk Indonesia saat Lapor Trump di Forum BoP

Februari 20, 2026
Mahasiswa Semarang Raya menggelar aksi demonstrasi, pada Kamis (9/4/2026), mengutuk teror air keras terhadap Andrie Yunus dan menolak kasus tersebut disidangkan di peradilan militer. (dul)
Info

Aktivis: Biar Demo Nggak Chaos, Temui Massa Seperti Ganjar

April 11, 2026
Info

Ogoh-Ogoh Turun ke Jalan, Semarang Siap Pesta Toleransi

April 24, 2026
PIMPINAN LEGISLATIF - Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh. (ist)
Info

Jutaan Sampah di Jateng Bisa Diolah, M Saleh: Kalau Serius Bisa Jadi Sumber Listrik

Mei 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gramedia Jalma Semarang: Toko Buku Kayak Tempat Healing, Ada Playground dan Kafe
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?