Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hujan Lagi Niat di Jateng, BMKG Pasang Status Siaga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hujan Lagi Niat di Jateng, BMKG Pasang Status Siaga

Buat warga Jawa Tengah, Februari ini rasanya langit lagi rajin banget nyiram bumi. BMKG pun angkat papan peringatan: sejumlah daerah masuk status siaga curah hujan tinggi. Artinya, bukan cuma basah, tapi juga rawan drama banjir dan longsor.

T. Budianto
Last updated: Februari 13, 2026 9:31 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Peta informasi peringatan dini curah hujan tinggi di wilayah Provinsi Jawa Tengah pada Dasarian II Februari 2026 (11-20 Februari). (Foto: BMKG)
SHARE

BACAAJA, CILACAP- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan sejumlah wilayah di Jawa Tengah berstatus siaga curah hujan tinggi pada Dasarian II Februari 2026. Warga diminta ekstra waspada karena potensi banjir dan tanah longsor masih mengintai.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, menyebut seluruh wilayah Jateng saat ini masih berada di fase musim hujan.

“Memasuki Dasarian II Februari 2026 (11-20 Februari), seluruh wilayah Jawa Tengah berada pada musim hujan. Beberapa daerah masuk kategori siaga curah hujan tinggi dengan potensi 200-300 milimeter per dasarian,” ujarnya di Cilacap, Kamis, (12/2/2026).

Baca juga: Indonesia Dikepung 3 Siklon, BMKG Ingatkan Dampak Siklon Tropis Luana di Jateng Selatan

Berdasarkan surat Peringatan Dini Cuaca dan Iklim BMKG, hujan dengan intensitas tinggi diperkirakan turun bertahap pada periode 11-13 Februari, 14-16 Februari, dan 17-20 Februari 2026 di berbagai wilayah Jateng.

Wilayah yang masuk status siaga antara lain Kota Tegal serta Kabupaten Tegal, Jepara, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara.

Kategori Waspada

Sementara itu, sejumlah daerah lainnya masuk kategori waspada dengan potensi curah hujan 150-200 milimeter per dasarian. Daerah tersebut meliputi Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Surakarta, Kota Pekalongan, Kota Magelang, serta Kabupaten Pati, Kudus, Demak, Kendal, Semarang, Temanggung, Wonosobo, Purworejo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sragen, Karanganyar, Sukoharjo, dan Wonogiri.

Menariknya, meski fenomena iklim global seperti ENSO dan IOD berada di fase netral, dinamika atmosfer regional justru masih “aktif” membentuk awan hujan tebal di Jawa Tengah.

Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, hingga genangan, terutama di wilayah perbukitan, daerah aliran sungai, dan kawasan dengan sistem drainase yang kurang optimal. “Kami mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, membersihkan saluran air, serta terus memantau informasi resmi BMKG agar mitigasi bisa dilakukan lebih dini,” kata Teguh.

Baca juga: BMKG Pasang Status Siaga di Pantura Jateng

Tak cuma di darat, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang laut kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah pada 11-13 Februari 2026. Nelayan dan pengguna jasa kelautan diminta tidak nekat.

BMKG memastikan akan terus memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal resmi lainnya sesuai perkembangan atmosfer terkini. Singkatnya, hujan belum mau pamit, laut ikut bergelombang, dan risiko bencana masih setia menunggu. Jadi kalau sekarang bersih-bersih selokan, itu bukan gaya hidup rajin, tapi strategi bertahan hidup di musim hujan versi Jateng. (tebe)

You Might Also Like

Pagi Bergetar di Jateng: 3 Gempa Bumi Terjadi Beruntun, Warga Sempat Rasakan Goyang-goyang

Yolla Yuliana Pamit dari Timnas, Pilih Mundur Demi Ini

Komisaris PLN Icon Plus Sambangi SBU Jawa Bagian Tengah, Pastikan Layanan Andal untuk Pelanggan

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Jalan WR Supratman Kalibanteng Tergenang, Warga Mulai Waswas

Husein Pati Kembali Jadi Sorotan! Kalah KO dari Eko di Ring Combat Sport Purwodadi

TAGGED:bmkgcurah hujanheadline
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi BPJS Kesehatan. Wali Kota Denpasar Buka-bukaan! Penonaktifan BPJS Kesehatan Itu Instruksi Presiden
Next Article Urusan Pajak, Jateng Naik Podium Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Naik Argo Merbabu Serasa Time Travel, Livery Lawas Bawa Nuansa Kereta 1950-an

WNA Timor Leste Setahun Overstay, Ditangkap di Kampus Saat Mau Ujian

Infrastruktur Jadi Prioritas, Pemprov dan DPRD Jateng Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Sebelum Geotermal Ungaran Berjalan, Aktivis Minta Amdal Dibuka

21 Budaya Jateng Resmi Diakui Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Ju-jitsu Panas di Kudus, Ratusan Atlet Unjuk Kemampuan

Oktober 24, 2025
Hukum

Yaqut di Luar Bisa Pengaruhi Saksi

Maret 23, 2026
Info

Healing Sehat dan Instagramable ala Karenina Agung Resort Gunungpati

Januari 14, 2026
PADATI PENGADILAN - Massa pendukung dan kontra Bupati Pati nonaktif Sudewo, sama-sama memadati Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (10/8/2026). Potensi bentrokan antarmassa patut diwaspadai. (bae)
Hukum

Sidang Sudewo Potensi Bentrok, Massa Pro dan Kotra Sama-sama Padati Pengadilan Tipikor Semarang

Agustus 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hujan Lagi Niat di Jateng, BMKG Pasang Status Siaga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?