Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!

Selain menyegel kantor BI Jateng, mahasiswa juga membakar uang rupiah mainan.

R. Izra
Last updated: Juni 6, 2026 8:52 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
SEGEL KANTOR BI - Sejumlah mahasiswa secara simbolik menyegel kantor BI Jateng, di Kota Semarang, Jumat (6/6/2026). Mahasiswa menyoroti rupiah yang terus melemah hingga tembus lebih dari Rp18.000 per dolar AS. (dul)
SEGEL KANTOR BI - Sejumlah mahasiswa secara simbolik menyegel kantor BI Jateng, di Kota Semarang, Jumat (6/6/2026). Mahasiswa menyoroti rupiah yang terus melemah hingga tembus lebih dari Rp18.000 per dolar AS. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Suasana depan Kantor Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah mendadak rame dan penuh asap tipis, Jumat (5/6/2026) sore. Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM SI Jawa Tengah menggelar aksi nyeleneh tapi penuh sindiran soal kondisi rupiah yang terus melemah.

Mereka nggak cuma orasi. Gerbang Kantor BI juga disegel pakai pita kuning-hitam ala garis polisi, lengkap dengan spanduk bertuliskan “RIP Rupiah Sekarat”.

Yang paling bikin salfok, para mahasiswa juga membakar tumpukan uang mainan tepat di depan kantor BI.

Bacaaja: Terburuk Sepanjang Sejarah! Rupiah Makin Lemah, Jebol Rp18.000 per Dolar AS
Bacaaja: Asing Kabur Rp67 Triliun! IHSG Jadi Bursa Terburuk di Dunia, Sempat Rontok hingga 5 Persen

Aksi simbolik itu langsung jadi perhatian pengguna jalan yang melintas di kawasan Pahlawan, Semarang.

Mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Politeknik Negeri Semarang (Polines), dan beberapa kampus lain terlihat berdiri melingkar sambil menyampaikan kritik terhadap kondisi ekonomi nasional.

Koordinator Wilayah BEM SI Jawa Tengah, Kailani Rizqy Pratama, mengatakan aksi tersebut lahir dari keresahan mahasiswa yang mulai khawatir dengan kondisi ekonomi Indonesia.

“Ketika rupiah menyentuh Rp18.000 per dolar AS, kami merasa nggak bisa diam lagi. Ini bukan sekadar angka, tapi tanda ada masalah serius yang harus segera dibenahi,” kata Kailani dalam orasinya.

Menurutnya, masyarakat sekarang mulai pelan-pelan merasakan dampak pelemahan rupiah. Mulai dari harga kebutuhan yang naik, biaya hidup makin berat, sampai daya beli masyarakat yang turun.

“Pedagang mulai ngeluh, pekerja mulai ngeluh. Tapi banyak orang masih nganggep semuanya baik-baik aja,” ujarnya.

Di tengah aksi, mahasiswa juga membentangkan kain putih berisi berbagai kritik terhadap pemerintah dan kondisi ekonomi saat ini.

Sementara itu, Koordinator Isu Ekonomi BEM SI Jateng, Kevin Priambodo, menjelaskan uang yang dibakar bukan uang asli, melainkan uang mainan yang dipakai sebagai simbol kondisi rupiah yang dianggap “sedang sakit”.

“Kami nggak menghina simbol negara atau pahlawan di uang rupiah. Karena itu yang dibakar uang mainan. Ini murni simbol bahwa kondisi rupiah hari ini sedang nggak baik-baik aja,” kata Kevin.

Kevin bahkan mengibaratkan kondisi rupiah seperti pasien kritis di rumah sakit.

“Kalau dianalogikan pasien, hari ini rupiah lagi terbaring di ruang ICU. Kami datang bukan buat menghakimi, tapi buat ngingetin kalau kondisinya serius,” ujarnya.

Aksi itu juga diwarnai doa bersama untuk kondisi ekonomi Indonesia. Mahasiswa berharap pemerintah, Bank Indonesia, dan Kementerian Keuangan nggak cuma kasih narasi optimistis, tapi benar-benar menunjukkan langkah nyata.

Nggak cuma demo, mahasiswa juga kasih ultimatum 18 hari kepada pemerintah buat memperbaiki kondisi ekonomi.

Angka 18 hari itu disebut sengaja disesuaikan dengan kurs rupiah yang menyentuh Rp18 ribu per dolar AS.

“Kalau sekarang rupiah ada di angka Rp18 ribu, ya kami kasih waktu 18 hari. Kami pengin lihat solusi nyata, bukan cuma janji dan optimisme,” tegas Kevin.

Meski cuma diikuti 13 mahasiswa, mereka menegaskan keresahan soal ekonomi ini dirasakan banyak masyarakat.

“Hari ini mungkin kami cuma belasan orang. Tapi keresahan ini dirasakan banyak rakyat. Kami cuma memilih buat bersuara lebih dulu sebelum semuanya makin parah,” pungkas Kailani. (dul)

You Might Also Like

Masuk Musim Kemarau, Luthfi Cek Embung dan Irigasi

Gerakan Jateng ASRI Resmi Jalan, Saleh: Jangan Cuma Seremoni, Harus Konsisten!

Cegah Stunting Nih, Ratusan Balita Brebes Dapat Paket Gizi

Buntut Lakalantas Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Penumpang, Polisi Bongkar Pembuat SIM Palsu

Labfor Polda Jateng Turun Cari Penyebab Kebakaran Pasar Belik

TAGGED:BI jatengdemo mahasiswadolarheadlinerupiah melemah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article LIHAT SATWA--Rombongan anak-anak bersama pendamping sedang melihat satwa di Semarang Zoo. (ist) Catat Nih, Musim Liburan Ini Pelajar Gratis Masuk Semarang Zoo
Next Article PORTAL TUMBANG - Portal pembatas tinggi kendaraan di Jerakah, Kota Semarang, tumbang dihantam truk logistik, Jumat (5/6/2026) tengah malam. (dul) Portal Jerakah Jebol Dihantam Truk Logistik, Pengakuan Sopir Bikin Sesak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) sedang bekerja mengantar penumpang di tengah kepadatan arus lalu lintas kota.

Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kapal induk militer Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln.
Info

Iran Klaim Berhasil Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln, AS Membantah

Maret 2, 2026
Ilustrasi kripto.
Hukum

Pelapor Kasus Kripto Timothy Ronald Ngaku Rugi Rp3 Miliar, Diperiksa Polisi

Januari 14, 2026
Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae)
Hukum

Kasus Penyekapan Intel di Aksi Semarang, Terdakwa Ngaku Niatnya Justru Mengamankan

September 15, 2025
DONOR DARAH - PLN Icon Plus menggelar donor darah yang diikuti karyawan PLN Group dan masyarakat dengan tema “Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya”. Donor darah digelar di Aula Kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Semarang, Rabu (9/9/2026).
Info

PLN Icon Plus Gelar Donor Darah, Wujudkan Kepedulian untuk Sesama

September 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahasiswa Segel Kantor BI Jateng, Bakar Uang Mainan: Rupiah Sekarat!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?