Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Awas, Polisi Pantau Pengendara yang Akali Plat Nomor
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Awas, Polisi Pantau Pengendara yang Akali Plat Nomor

Ada yang menganggap kamera ETLE bisa dikelabui dengan cara sederhana. Plat nomor ditutup stiker, dilipat, bahkan dimodifikasi supaya tak terbaca kamera. Tapi mulai sekarang, trik-trik seperti itu justru masuk radar khusus polisi.

T. Budianto
Last updated: Juni 3, 2026 4:57 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PATUH CANDI: Sejumlah pejabat utama Polda Jateng memimpin latihan pra operasi Patuh Candi. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Masih ada saja pengendara yang cari akal biar lolos dari kamera ETLE alias tilang elektronik.  Modusnya macam-macam, mulai dari plat nomor ditutup, dilipat, sampai dimodifikasi supaya tidak terbaca saat melintas di jalan.

Nah, ulah seperti itu sekarang jadi perhatian khusus Polda Jateng menjelang Operasi Patuh Candi 2026 yang bakal digelar selama 14 hari di seluruh Jawa Tengah.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Pratama Adhyasastra mengatakan, pelanggaran yang sengaja menghambat kerja ETLE akan menjadi salah satu sasaran operasi.

Baca juga: Siber Polda Jateng & FBI Bongkar Penipuan Pig Butchering di Solo: Targetkan Korban Warga Amerika Serikat, Kerugian Puluhan Miliar

“Salah satu perhatian kami saat ini adalah maraknya penggunaan penutup, pelipatan maupun modifikasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang bertujuan menghindari tangkapan kamera ETLE,” jelasnya, Selasa (2/7/2026).

Tindakan tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga menunjukkan rendahnya kesadaran terhadap pentingnya tertib berlalu lintas. Menurut Pratama, Operasi Patuh Candi bukan cuma soal tilang. Polisi juga ingin membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin saat berkendara.

Mobilitas Tinggi

Meski begitu, penindakan tetap bakal dilakukan. Bahkan sebagian besar bakal mengandalkan sistem ETLE. Sisanya lewat tilang manual untuk pelanggaran tertentu dan teguran kepada pengendara.

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latief Usman mengatakan, operasi ini digelar karena mobilitas kendaraan di Jateng sangat tinggi. Karena itu, budaya tertib berlalu lintas perlu terus didorong. “Melalui Operasi Patuh Candi 2026, kita mengedepankan pendekatan preemtif, preventif dan represif secara humanis,” imbuhnya.

Baca juga: Operasi Keselamatan Candi 2026: Polrestabes Semarang Fokus Tertibkan Balap Liar

Polda Jateng pun mengingatkan bahwa keselamatan di jalan bukan cuma urusan polisi. Pengendara juga harus ikut bertanggung jawab dengan mematuhi aturan, termasuk tidak bermain-main dengan plat nomor kendaraan demi menghindari kamera ETLE.

Dulu orang menutup plat nomor karena takut ketahuan. Sekarang kamera bisa bekerja tanpa lelah selama 24 jam. Yang sering lupa bukan kameranya, melainkan pengendara yang mengira kreativitas mengakali aturan lebih canggih daripada teknologi yang mengawasinya. (bae)

You Might Also Like

Tiga Komodo Dibanderol Puluhan Juta, Jejak Transaksinya Bikin Kaget

Cegah Bullying Bukan Hanya Siswa, Lingkungan Sekeliling Harus Paham

Pesan Tegas Ganjar Pranowo: Jangan Takut Bersuara, Akal Sehat Harus Tetap Terjaga!

Beasiswa Santri? Gus Yasin Kasih Sinyal Tegas: Jangan Coba-coba Titip Nama!

Kronologi Lengkap Kecelakaan Kereta di Bekasi: Libatkan 3 KA, Berawal dari Taksi Mogok

TAGGED:ETLEheadlineoperasi candipolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu) 5 Kru Sound Horeg Sisingaan di Bekasi Kesetrum Kabel Listrik, 3 Korban Tewas
Next Article Angka HIV di Semarang Tembus 240 Kasus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi pengemudi ojek online (ojol) sedang bekerja mengantar penumpang di tengah kepadatan arus lalu lintas kota.

Cerita dan Harapan Riyan, Ojol di Semarang yang Sambut Baik Revisi UU LLAJ

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

DEMO BERUJUNG RUSUH - Polisi menangkap peserta aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DIY, kawasan Malioboro, Selasa (21/10/2026) malam.

Suara Petasan dan Aba-aba Serbu: Demonstrasi di Malioboro Berujung Ricuh, Massa Aksi Dikeroyok Ormas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Bantahan Sekda Cilacap soal Korupsi Ditolak Hakim

Oktober 16, 2025
Mantan Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Oegroseno.
Hukum

Eks-Wakapolri Jadi Ahli Sidang Botok-Teguh di PN, Sorot Dugaan Kriminalisasi Aktivis Pati

Februari 14, 2026
Info

Stunting Jateng 9,93 Persen, Demak dan Semarang Jadi Contoh

September 22, 2026
Foto dokumentasi pernikahan Pratama Arhan dan Azizah Salsha.
Unik

Diterpa Isu Perselingkuhan, Pratama Arhan Ternyata Sudah Gugat Cerai Anaknya Andre Rosiade

Agustus 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Awas, Polisi Pantau Pengendara yang Akali Plat Nomor
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?