Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Saleh di Fisip Undip: Politik Now Nggak Cuma Teori, Tapi Narasi dan Konten
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Saleh di Fisip Undip: Politik Now Nggak Cuma Teori, Tapi Narasi dan Konten

Kuliah politik zaman sekarang kayaknya nggak cukup cuma hafal teori Aristoteles atau Niccolo Machiavelli. Di era media sosial, perang politik malah sering dimenangkan lewat narasi, framing, sampai konten TikTok. Hal itu yang disorot Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh, saat hadir di bedah buku politik di Fisip Undip.

T. Budianto
Last updated: Mei 23, 2026 5:04 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Diponegoro menggelar bedah buku bertajuk Shortcut Teori-Teori Pilihan dalam Ilmu Politik di Ruang Teater Gedung C Fisip Undip, Jumat (22/5/2026).

Salah satu pembahas yang hadir yakni Mohammad Saleh. Wakil Ketua DPRD Jateng yang juga Ketua DPD Partai Golkar Jateng itu ngomong blak-blakan soal dunia politik hari ini yang menurutnya makin kompleks dan nggak bisa cuma dibaca pakai teori lama.

Menurut Saleh, teori politik memang penting. Tapi kalau cuma berhenti di ruang kelas tanpa ngerti kondisi lapangan, ya akhirnya cuma jadi hafalan ujian. “Teori itu penting, tetapi akan lebih bermakna jika bisa digunakan untuk membaca perilaku pemilih, strategi kampanye, dan dinamika kekuasaan yang nyata di lapangan,” ujar Saleh di depan mahasiswa dan peserta diskusi.

Baca juga: Kursi SMA Negeri Cuma 40 Persen, Mohammad Saleh: Jangan Ada “Jalur Belakang”

Dia bilang, praktik politik di Indonesia sering nggak berjalan serasional teori klasik. Banyak faktor lain yang ikut main, mulai dari emosi pemilih, kedekatan sosial, sampai framing media yang tiap hari nongol di timeline masyarakat.

Bahkan menurutnya, politik era digital sekarang sudah berubah total. Dulu kandidat sibuk turun ke pasar atau keliling kampung. Sekarang? Belum tentu. Kadang perang citra justru lebih panas di media sosial dibanding di lapangan.

“Hari ini pertarungan politik bukan hanya soal program, tetapi juga soal persepsi, narasi, dan bagaimana realitas dibingkai di ruang publik,” tambahnya.

Saleh juga nyinggung soal fenomena digital campaigning dan microtargeting yang sekarang makin sering dipakai dalam politik modern.

BEDAH BUKU: Wakil Ketua DPRD Jateng, Mohammad Saleh (lima dari kanan) tampil sebagai salah satu pembicara dalam acara bedah buku bertajuk Shortcut Teori-Teori Pilihan dalam Ilmu Politik di Ruang Teater Gedung C Fisip Undip, Jumat (22/5/2026). (Foto: Ist)

Harus Upgrade

Kandidat nggak lagi bicara ke semua orang sekaligus, tapi mulai membidik kelompok tertentu lewat algoritma dan media sosial. Artinya, teori politik juga harus ikut upgrade.

Acara bedah buku ini turut menghadirkan penulis buku, Muhammad Adnan, serta akademisi Fisip Undip, Wijayanto yang membahas soal politik digital dan perubahan perilaku pemilih.

Baca juga: Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Sementara itu, Dekan Fisip Undip, Teguh Yuwono menyebut, forum seperti ini penting buat bikin dunia kampus nggak terjebak jadi “menara gading” yang jauh dari realitas sosial-politik.

Diskusi ini diikuti mahasiswa, akademisi, sampai pemerhati politik yang terlihat antusias ngebahas bagaimana teori-teori politik bisa dipakai buat memahami kondisi demokrasi Indonesia hari ini.

Karena di zaman sekarang, politik bukan cuma soal debat visi-misi. Kadang yang lebih menentukan justru siapa yang paling jago ngatur narasi dan menang di kolom komentar. (tebe)

You Might Also Like

Manyaran Punya Taman Baru: Bocil Senang, Orang Tua Tenang

Lawan Rob, Pelindo Siapkan Puluhan Pompa

Undip Bantu UMKM Jabungan Tentukan Harga Jual Produk

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

Jejak Longsor Cilacap dan Upaya Tanpa Henti Tim SAR

TAGGED:fisip undipheadlinemohammad salehpartai golkar jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Film Pesta Babi Dilarang Malah Meledak, Mahfud MD Ikut Buka Suara Keras
Next Article Langkah Kecil Jemaah Haji Sering Terganggu Penyakit Datang Mendadak Sekali

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PSIS Borong Tiga Rekrutan Sekaligus, Sinyal Ngebut ke Super League?

PSI Jateng Respons Rumor Hendi, Tegaskan Partai Terbuka untuk Siapa Saja

Tambah Banyak, Penerima Bisyaroh di Kota Semarang Nyaris 10 Ribu Orang

Bawahan Bupati Sudewo Ubah BAP, KPK Ingatkan Risiko Pidana

Jateng Perkuat Pencegahan HIV Lewat Edukasi dan Konseling Gratis

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Jateng Mau Jual Wisata Halal, Pemda Mulai Pasang Kuda-Kuda

Mei 29, 2026
Polisi lakukan olah TKP kematian dosen muda Untag Semarang, di kostel Mimpi In.
Hukum

Kasus Kematian Dosen Untag Banyak Kejanggalan, Ini Kata Petir

November 24, 2025
Ilustrasi warga korban bencana tidur berdesakan di tenda pengungsian.
Info

Bayi di Aceh Makan Mi Instan, Wartawan Menangis Saksikan Anak-anak Kelaparan

Desember 18, 2025
Viral

Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah

Februari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saleh di Fisip Undip: Politik Now Nggak Cuma Teori, Tapi Narasi dan Konten
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?