Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Manyaran Punya Taman Baru: Bocil Senang, Orang Tua Tenang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Manyaran Punya Taman Baru: Bocil Senang, Orang Tua Tenang

Cari tempat bocil lari-larian tanpa harus takut motor nyelonong? Sekarang warga Manyaran nggak perlu jalan jauh. Awal 2026 ini, satu taman baru resmi dibuka, isinya bukan cuma ayunan, tapi juga harapan soal ruang publik yang lebih ramah anak.

T. Budianto
Last updated: Januari 7, 2026 1:33 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PERSESMIAN TAMAN: Walikota Semarang, Agustina Wilujeng meresmikan Taman Abdulrahman Saleh di Kelurahan Manyaran, Semarang Barat, Rabu (7/1/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meresmikan Taman Abdulrahman Saleh di Kelurahan Manyaran, Semarang Barat, Rabu (7/1/2026). Taman ini resmi berstatus Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dan jadi tambahan amunisi ruang publik Kota Semarang.

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti, disaksikan jajaran Forkopimda, kepala OPD Pemkot Semarang, serta para pemangku kepentingan setempat.

Agustina menjelaskan, Taman Abdulrahman Saleh disiapkan sebagai ruang bermain anak sekaligus tempat aktivitas publik warga sekitar. Kehadiran taman ini juga memperpanjang daftar ruang terbuka berkualitas di Kota Semarang.

Baca juga: Saat Kota Makin Panas, Taman Sudirman Cocok Jadi Jujugan

“Taman bermain anak di Abdulrahman Saleh ini jadi yang ketiga, setelah Taman Kedondong di Lamper Tengah dan Taman Bumirejo di Pudakpayung,” ujar Agustina.

Menurutnya, pembangunan taman ini sejalan dengan RPJMD Pemkot Semarang yang menargetkan semakin banyak ruang publik untuk masyarakat. Sekaligus jadi bukti konkret mempertahankan predikat Kota Layak Anak kategori utama yang diraih Semarang pada 2025.

“Predikat itu tanggung jawab besar. Taman ramah anak ini adalah terjemahan nyatanya,” lanjut Agustina. Namun, ia mengingatkan satu hal penting: taman harus tetap jadi taman. Bukan berubah fungsi.

Pesan Agustina

“Biasanya ada ‘penyakit’, lahan kosong dipakai aktivitas lain yang menetap. Saya pesan, ini harus murni jadi taman. Penyakit lain, nggak ada yang merawat, pohon layu karena nggak disiram,” tegasnya.

Agustina juga mengajak orang tua dan pendamping anak untuk ikut menjaga kebersihan. “Kalau orang tuanya tertib buang sampah, anak-anak juga akan meniru. Dari hal kecil, tapi efeknya besar,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang, Suwarto, menyebut taman ini dibangun dengan anggaran Rp 2,4 miliar dari APBD 2025. Luasnya sekitar 2.000 meter persegi dan mengusung konsep RBRA yang aman, inklusif, dan edukatif.

Fasilitasnya cukup lengkap: playground, jogging track, toilet, panggung pertunjukan, CCTV, green house, hingga pohon-pohon yang dilengkapi barcode agar anak-anak bisa belajar mengenal jenis dan usia tanaman. “Taman ini diharapkan jadi ruang interaksi sosial dan rekreasi keluarga,” jelas Suwarto.

Baca juga: Taman Kembang Arum Naik Kelas: Kini Enak Buat Nongkrong

Ke depan, taman ini juga akan didaftarkan untuk penilaian dan sertifikasi RBRA dari Kementerian PPPA. Pemkot Semarang pun berencana membangun taman serupa di Taman Garoot, Lamper Kidul.

Taman sudah cakep, fasilitas lengkap, tinggal satu PR bersama: jangan sampai ruang bermain berubah jadi ruang parkir, lapak dadakan, atau sekadar latar foto. Kalau bocilnya dijaga, tamannya dirawat, predikat Kota Layak Anak nggak cuma jadi slogan, tapi terasa tiap sore. (tebe)

You Might Also Like

Bantahan Sekda Cilacap soal Korupsi Ditolak Hakim

Warga Bersih-bersih Kali Banger

Jelang Lebaran, Harga Versi Pemkot dan Pasar Berbeda Jauh

Pemprov Pasang Wifi Gratis di 382 Titik Buat Pemudik

Raja Media Dahlan Iskan Tersangka Penggelapan, Pelapornya Jawa Pos

TAGGED:agustina wilujengheadlinekota semarangmanyaranpemkot semarangRTHtaman kota
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng-Lampung Gandengan, Kerja Sama Senilai Rp 832 Miliar per Tahun Diteken
Next Article Kasus Sritex, Eks Dirut Bank DKI: Kami Korban, Kok Malah Didakwa?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sejumlah barang bukti disita di Markas Ditreskrimsus Polda Jateng. Jumat (23/1/2026). Foto: Eka Setiawan
HukumInfo

Polda Jateng Bongkar Praktik Oplosan Gas Melon di Semarang

Januari 23, 2026
GURU KEREN - Sri Husodo, guru seni musik SMP Nasima Semarang yang akrab dipanggil Dodo, jadi juara pertama lomba cipta lagu atau mars MTQ nasional yang digelar Kementerian Agama RI. (ist)
Pendidikan

Keren! Guru Sekolah Nasima Menang Lomba Bikin Mars MTQ Nasional

Mei 22, 2026
Info

Tabrakan di Runway LaGuardia, Pesawat dan Damkar Berujung Tragis

Maret 24, 2026
Info

Vasektomi Jadi ‘Shortcut’ Papa Muda Semarang: Nggak Ribet, Dapat Cuan Jutaan

November 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Manyaran Punya Taman Baru: Bocil Senang, Orang Tua Tenang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?