Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Media Summit 2026: Jadi Ajang Media Lokal “Reset Arah”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jateng Media Summit 2026: Jadi Ajang Media Lokal “Reset Arah”

Media lokal sekarang nggak cuma perang sama sesama portal berita. Lawannya sudah berubah: algoritma, AI, video pendek, sampai akun-akun anonim yang bisa viral dalam hitungan menit. Karena itu, ratusan pengelola media di Jateng kumpul bareng di Semarang buat nyari “jalan hidup” baru supaya nggak tenggelam di era digital yang makin brutal.

T. Budianto
Last updated: Mei 22, 2026 9:35 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BISNIS MEDIA: Ratusan pengelola media lokal mengikuti Jateng Media Summit 2026 di Hotel Khas Semarang, Kamis (21/5/2026). Forum tersebut membahas tantangan industri media di era disrupsi digital, kecerdasan buatan (AI), hingga strategi membangun ekosistem bisnis media yang berkelanjutan. (Foto: tebe)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Ratusan pengelola media lokal dari berbagai daerah di Jawa Tengah berkumpul dalam gelaran Jateng Media Summit (JMS) 2026 di Hotel Khas Semarang, Kamis (21/5/2026).

Forum yang mengusung tema “Peta Jalan Baru Media Lokal Jawa Tengah” itu menjadi ruang diskusi sekaligus konsolidasi media menghadapi perubahan besar industri pers di era digital.

Ketua Panitia JMS 2026 sekaligus CEO Beritajateng.tv, Nur Kholis mengatakan,  peserta yang hadir mencapai lebih dari 100 orang dari berbagai daerah seperti Semarang, Kudus, Solo, Banyumas hingga Pantura. Menariknya, sekitar 30 persen peserta berasal dari pengelola “homeless media” atau media digital independen yang tumbuh cepat di platform online.

Baca juga: Taj Yasin: Media Bukan Cuma Cari Berita, Tapi Ikut Naikin Demokrasi Jateng

Inisiator acara sekaligus CEO PT Arkadia Digital Media Tbk dan Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono menyebut, media lokal sekarang berada di titik krusial karena model bisnis media konvensional sudah berubah total.

“Kalau tidak segera melakukan cara-cara baru atau model baru, media bisa tenggelam,” katanya. Menurutnya, pola konsumsi informasi masyarakat kini berubah drastis.

Konten digital hadir nyaris tanpa jeda lewat media sosial, AI, hingga algoritma platform digital. Karena itu, media lokal dituntut lebih adaptif dan tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola lama.

Ruang Kolaborasi

Dukungan terhadap forum tersebut juga datang dari Pemprov Jateng. Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Jateng, Iwanuddin Iskandar menegaskan,  pemerintah siap membuka ruang kolaborasi dengan media lokal.

“Kami siap berkolaborasi dengan semua media. Kalau ada kepala daerah yang tidak bisa berkolaborasi dengan media, laporkan ke kami,” ujarnya. Ia juga menyoroti ancaman hoaks berbasis kecerdasan buatan atau AI seperti deepfake video dan manipulasi suara yang makin sulit dibedakan dari konten asli. “Maka penggunaan AI juga perlu etika dan harus menyampaikan fakta yang sebenarnya,” katanya.

Baca juga: Media Sosial Bukan Alat Sulap Kesuksesan

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jateng, Sarif Abdillah mengingatkan, media tetap punya posisi penting sebagai penjaga demokrasi dan arah peradaban. Menurutnya, media bukan sekadar bisnis klik dan trafik, tetapi juga ruang membangun pemahaman publik.

“Peradaban tanpa narasi yang baik akan mengalami kemunduran,” ujarnya. Selain diskusi utama, JMS 2026 juga diisi workshop pengelolaan website pemerintah daerah dan pelatihan pemanfaatan AI untuk media lokal.

Di zaman semua orang bisa bikin berita, upload video, lalu viral dalam semalam, tantangan terbesar media hari ini mungkin bukan sekadar bertahan hidup, tapi tetap dipercaya saat dunia digital makin ramai oleh kebisingan. (tebe)

You Might Also Like

Manajer Timnas Buka Suara Soal Rencana Uji Coba Selama TC di Bali

Perjuangan Atikah Nyisihin Separuh Gaji Demi Rumah Impian

Pelaku Teror Andrie Yunus Tertangkap: 4 Oknum Intelijen TNI, Mayoritas Perwira dari AL dan AU

MBG Bikin Mual Massal: 803 Siswa di Grobogan Keracunan

Liburan Nataru, Pemkot: Urusan Parkir Aman

TAGGED:bacaaja.coheadlinejms 2026media lokal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article “Ta Pa Kalembingu”, Filosofi Orang Sumba yang Anggap Saudara Seperti Baju Sendiri
Next Article Banjir Ngaliyan-Tugu, Peneliti Amerta: Kota Salah Ditata

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Media Summit 2026: Jurnalisme Kini Harus Cari “Nafkah” Sendiri

Tumpukan Sampah di Jalur Semarang-Purwodadi Dikeluhkan

ALIH FUNGSI LAHAN - Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)

Setop Jual Hulu Ngaliyan ke Pengembang, Amerta: Akar Masalah Banjir

Wali Kota Ajak ISEI Semarang Dukung “Waras Ekonomi”

Jateng Media Summit 2026: “Tak Akan Ada Klik Lagi”, Alarm Keras Buat Media Lokal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Taj Yasin Puji Cara Muhammadiyah Jateng Jaga Harmoni Sosial

Januari 12, 2026
Sepak Bola

PSIS Siap Ganggu Mimpi PSS di Sleman

April 30, 2026
Info

Sopir Travel Ditemukan Tak Bernyawa, Kisah Perjalanan Berhenti Mendadak

Maret 17, 2026
Sepak Bola

Vanenburg Diprediksi Tetap Gunakan Strategi Aman Hadapi Filipina U-23

Juli 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Media Summit 2026: Jadi Ajang Media Lokal “Reset Arah”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?