Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Judi online sekarang nggak cuma nyasar orang dewasa yang cari cuan instan. Anak-anak pun ikut kena jebakan. Yang bikin miris, puluhan ribu di antaranya bahkan masih umur di bawah 10 tahun. Di saat bocah lain sibuk main sepeda atau nonton kartun, sebagian malah sudah kenal slot dan taruhan digital. Alarm bahaya? Ini sih sirenenya sudah bunyi kenceng.

T. Budianto
Last updated: Mei 15, 2026 9:05 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TOLAK JUDOL: Menkomdigi Meutya Hafid dalam kegiatan IGID Menyapa bertema Gaspol Tolak Judol, Jauhi Judol-Anak Medan Pilih Masa Depan, Bukan Judi Online yang digelar di Medan, Sumatra Utara. (Foto: Kemkomdigi)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online. Dari jumlah itu, sekitar 80 ribu anak disebut masih berusia di bawah 10 tahun.

“Judi online adalah scam yang sistemnya memastikan pemain hampir selalu rugi dan kalah dalam jangka panjang,” kata Meutya dalam kegiatan Indonesia GOID Menyapa Gass Pol Tolak Judol di Medan, Rabu, (13/5/2026).

Menurut Meutya, kondisi ini menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda Indonesia. Karena itu, dia meminta semua pihak ikut menjadi garda edukasi untuk melindungi anak-anak dan keluarga dari praktik judi daring.

Baca juga: HP Bocah Ikut Kebobolan, Judol Kini Masuk Sampai Ruang Keluarga

Dia menegaskan pemberantasan judi online tidak cukup hanya lewat pemblokiran situs atau penindakan hukum. Literasi digital dan kesadaran masyarakat dinilai jauh lebih penting.

“Kita tidak hanya menutup akses atau melakukan takedown. Yang terpenting adalah menjangkau masyarakat luas dengan fakta-fakta ini,” ujarnya. Meutya mengaku prihatin dengan dampak judi online terhadap perempuan dan anak.

Banyak keluarga disebut kehilangan stabilitas ekonomi hingga mengalami kekerasan dalam rumah tangga karena ada anggota keluarga yang kecanduan judi daring. “Ini bukan hanya soal uang, tapi kehancuran masa depan anak dan ketenangan keluarga,” katanya.

Pemblokiran Situs

Kementerian Komunikasi dan Digital, lanjut Meutya, terus melakukan pemblokiran terhadap situs dan konten judi online. Namun dia menilai langkah itu harus dibarengi kerja sama lintas sektor agar lebih efektif.

Menurutnya, penindakan terhadap pelaku juga harus diperkuat karena situs baru terus bermunculan meski sudah diblokir.

“Kami butuh dukungan penuh dari Polri, PPATK, OJK, perbankan, dan seluruh platform digital,” ujarnya. Meutya juga menyoroti maraknya iklan judi online di media sosial yang makin agresif menyasar pengguna Indonesia. Pemerintah disebut sudah meminta platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube lebih aktif menurunkan konten terkait judi online.

Baca juga: 320 WNA Sindikat Judol Internasional Digulung Polisi, Siapa Beking Mereka?

“Judi online dilarang di Indonesia. Semua pihak harus punya tanggung jawab moral dan hukum yang sama,” katanya. Dia juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas, hingga keluarga untuk menjadi benteng utama pencegahan judi online. “Terutama para ibu dan seluruh keluarga, lindungi anak-anak kita dari bahaya judi online sejak dini,” tuturnya.

Kalau bocah SD sekarang lebih cepat hafal istilah “scatter” daripada perkalian, mungkin masalahnya memang bukan cuma di internet, tapi juga di seberapa lambat orang dewasa sadar kalau judol sudah nongkrong di ruang keluarga. (tebe)

You Might Also Like

Agustina Ajak Warga Semarang Maksimalkan SDGS

Jampidsus Akui Rumah di Sentul Miliknya, Uang dan 74 Kg Emas Juga?

Sosok Andrie Yunus, Aktivis HAM Korban Teror Air Keras: Berani Geruduk Rapat RUU TNI

Luthfi Minta Ulama Jadi Pendingin Suasana

LP2K Jateng Respons Putusan MK soal Kuota Hangus, Minta Operator Lakukan Ini

TAGGED:cybercrimesheadlinejudolKomdigipolri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK
Next Article EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul) Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

Giant Sea Wall Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.
Info

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

Juli 22, 2026
Info

Trump vs Paus Leo: Nyinyir Dibalas Santai, “Saya Nggak Takut”

April 14, 2026
Info

Total Empat Kepala Daerah di Jateng Kena OTT Sepanjang Tahun Ini

Juli 10, 2026
Hukum

Oalah Ternyata Begini Cara Bos Vendor Mark Up Harga

Juni 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?