Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Laut Lagi Ngambek, Nelayan Rehat Dulu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Laut Lagi Ngambek, Nelayan Rehat Dulu

Saat laut lagi nggak bisa diajak kompromi, nelayan pesisir Semarang dipaksa rehat panjang. Angin barat datang bukan cuma bawa ombak, tapi juga bikin penghasilan nelayan ikut goyah. Untungnya, Pemkot Semarang nggak tinggal nonton bantuan turun, solusi alternatif juga disiapkan.

T. Budianto
Last updated: Januari 10, 2026 1:28 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNJUNGI NELAYAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti berbincang dengan salah satu tokoh nelayan dalam acara Temu Warga Lokal di Kecamatan Semarang Utara, Jumat (9/1/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Angin barat saat ini bikin aktivitas melaut di pesisir Semarang lumpuh. Ombak tinggi dan cuaca ekstrem memaksa banyak nelayan parkir kapal lebih lama dari biasanya. Dampaknya jelas: dapur rawan dingin, dompet ikut diet.

Merespons kondisi itu, Pemkot Semarang bergerak cepat. Dalam agenda Temu Warga Lokal di Kecamatan Semarang Utara, Jumat (9/1/2026), Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyalurkan 400 paket sembako untuk warga terdampak.

Satu paket untuk satu kepala keluarga, isinya kebutuhan pokok yang langsung bisa dipakai tanpa mikir menu. Setiap paket berisi beras medium 2,5 kilogram, minyak goreng, gula, tepung terigu, susu, dan lauk siap saji. Intinya, biar urusan perut aman dulu, meski laut masih belum bersahabat.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jateng Ngegas soal Pemberdayaan Nelayan: Harus All Out

“Kami paham, saat angin barat nelayan bisa nggak melaut dua minggu, bahkan sampai berbulan-bulan. Di kondisi seperti ini, pemerintah wajib hadir supaya kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” kata Agustina.

Tapi bantuan nggak berhenti di urusan sembako. Pemkot juga mikir lebih jauh: nelayan jangan cuma nunggu cuaca cerah. Solusi ekonomi alternatif mulai disiapkan, salah satunya lewat budi daya ikan air tawar berbasis bioflok tetap dunia perikanan, tapi versi darat.

Tetap Produktif

“Kami nggak mau nelayan benar-benar berhenti aktivitas. Karena laut itu passion mereka, kami siapkan kegiatan yang masih nyambung, seperti budi daya ikan air tawar. Pengolahan hasil laut dan kerajinan kulit kerang untuk ibu-ibu juga kami dorong. Intinya, kepiye carane ekonomi keluarga tetap muter,” jelasnya.

Agustina juga menyoroti nelayan yang kondisinya lebih berat, terutama mereka yang kapalnya rusak atau bahkan tenggelam akibat dihantam ombak. Pemkot memastikan bakal ikut membantu pembiayaan perbaikan kapal, supaya nelayan bisa kembali melaut saat cuaca sudah bersahabat. “Prinsipnya sederhana, kami bantu agar mereka bisa kembali kerja,” tegasnya.

Baca juga: Adaptasi Warga Pesisir Semarang-Demak Mencari Penghidupan di Tengah Rob

Selain menyalurkan bantuan, agenda Temu Warga Lokal ini juga diisi dengan peninjauan betonisasi Jalan Lodan, peresmian Posyandu di Sport Center Bandarharjo, hingga pengecekan instalasi pengolahan air limbah di Kampung Mangut.

Bagi Agustina, turun langsung ke lapangan adalah cara paling jujur buat tahu kondisi warga. Bukan sekadar laporan di meja, tapi realita yang benar-benar dirasakan masyarakat. Saat laut lagi “cuti”, nelayan memang tak bisa memaksa ombak nurut. Tapi setidaknya, pemerintah datang memastikan yang paceklik bukan harapan melainkan cuma cuaca. (tebe)

You Might Also Like

BREAKING NEWS: Ashari Kiai Cabul Pati Ditangkap di Wonogiri, Pelarian Sang Wali Berakhir

Ikan Sapu-Sapu Dituding Ikut Bikin Tanggul Jebol di Jembawan

Fatayat NU Diminta Jadi “Tameng” Perempuan & Anak

Peneliti Puskampol: Polisi Jangan Asal Konpers, Buka Bukti Kematian Iko Unnes

PDIP Masih Keukeuh: Biar Capek ke TPS, yang Penting Rakyat Ikut Milih

TAGGED:angin baratheadlinenelayan semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pelanggar Lalin Kini Diawasi dari Langit
Next Article Akses jalan menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, kabupaten Jepara, Jateng, tertutup material longsor, Sabtu (10/1/2026). Satu Desa di Jepara Terisolasi, Longsor Brutal Tutup Total Jalur Kajang–Tempur

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas truk bermuatan triplek di Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (22/4/2026) dini hari. (dul)
Info

Truk Triplek Nyungsep di Silayur, Bikin Warga Makin Cemas: Kok Terulang Lagi

April 22, 2026
Sirkular

Agustina Ajak Investor Bangun PSEL Jatibarang, Target Rampung 2027

Juli 29, 2025
Ilustrasi hutan gundul. (grafis/wahyu)
Info

Indonesia Tanah Air Siapa? Jejak Obral Konsesi Lahan Hutan

Desember 6, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Politik

Stop Budaya Kerja Ribet! Puan: Negara Harus Mudahkan Urusan Rakyat

November 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Laut Lagi Ngambek, Nelayan Rehat Dulu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?