Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sopir Program MBG Kejebak Sabu, Warga Depok Ikut Geger
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Sopir Program MBG Kejebak Sabu, Warga Depok Ikut Geger

Penangkapan tersebut dilakukan jajaran Polres Metro Depok setelah adanya pengembangan kasus narkotika yang sebelumnya ditangani Polsek Tajur Halang. Polisi awalnya menangkap seorang pria lain berinisial D di wilayah Citayam, Kabupaten Bogor. Dari situlah nama A mulai muncul dan diduga ikut terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Nugroho P.
Last updated: Mei 12, 2026 8:02 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi sopir mbg.
SHARE

BACAAJA, DEPOK – Warga Depok lagi dibuat heboh setelah seorang sopir yang bekerja di program Makanan Bergizi Gratis atau MBG diamankan polisi karena kasus narkoba. Pria berinisial A itu ditangkap di kawasan Mampang, Pancoran Mas, setelah polisi menemukan paket sabu saat dilakukan penggeledahan. Kasus ini langsung jadi perhatian karena sosok A diketahui bekerja sebagai pengemudi di salah satu dapur penyedia program makan gratis yang belakangan cukup dikenal masyarakat.

Penangkapan tersebut dilakukan jajaran Polres Metro Depok setelah adanya pengembangan kasus narkotika yang sebelumnya ditangani Polsek Tajur Halang. Polisi awalnya menangkap seorang pria lain berinisial D di wilayah Citayam, Kabupaten Bogor. Dari situlah nama A mulai muncul dan diduga ikut terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.

Kasi Humas Polres Metro Depok, Made Budi, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, A diamankan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan keterangan dari tersangka sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mendapati adanya dugaan bahwa A bukan sekadar pengguna, tapi juga ikut menjadi kurir narkoba.

Kasus ini bermula saat polisi menerima informasi terkait penyalahgunaan narkotika di wilayah Tajur Halang. Setelah dilakukan penelusuran, aparat berhasil menangkap D yang disebut bekerja sebagai penjual pecel lele. Saat diperiksa, D mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari A. Pengakuan itu kemudian menjadi pintu masuk polisi untuk memburu sosok sopir MBG tersebut.

Polisi lalu bergerak cepat melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap A. Dari hasil pemantauan, aparat akhirnya memastikan keberadaan pria tersebut di kawasan Mampang, Pancoran Mas, Depok. Tanpa banyak drama, polisi langsung melakukan penangkapan dan membawa A untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Saat diamankan, A disebut tidak melakukan perlawanan. Polisi kemudian melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan dan pakaian yang dikenakan tersangka. Dari situlah ditemukan satu paket sabu dengan berat sekitar 1,03 gram yang disimpan dalam plastik klip kecil, kemasan yang biasa dipakai dalam transaksi narkotika.

Penemuan barang bukti itu langsung memperkuat dugaan keterlibatan A dalam jaringan peredaran sabu. Polisi menyebut kemasan yang digunakan memang identik dengan pola distribusi narkoba skala kecil. Dari pemeriksaan sementara, A juga mengakui dirinya memakai sabu sekaligus ikut menjadi kurir barang tersebut.

Kasus ini sontak bikin banyak warga sekitar kaget. Soalnya, program MBG selama ini identik dengan kegiatan sosial yang bertujuan membantu pemenuhan gizi masyarakat. Namun di balik aktivitas itu, ternyata ada sosok pekerja yang justru terseret kasus narkotika. Situasi tersebut langsung memunculkan berbagai reaksi dari warga yang ikut prihatin.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penangkapan ini murni hasil pengembangan kasus narkoba dan tidak berkaitan dengan program MBG secara keseluruhan. Polisi juga memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai aturan tanpa melihat profesi tersangka. Fokus utama aparat saat ini adalah membongkar jalur distribusi sabu yang melibatkan beberapa nama.

Menurut Made, pengungkapan kasus ini menunjukkan pentingnya informasi dari masyarakat dalam membantu polisi memberantas peredaran narkotika. Banyak kasus narkoba yang akhirnya berhasil diungkap justru bermula dari laporan warga yang curiga terhadap aktivitas tertentu di lingkungan mereka.

Karena itu, polisi meminta masyarakat tidak ragu melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau transaksi narkoba di sekitar tempat tinggal mereka. Setiap laporan yang masuk nantinya akan ditindaklanjuti dan dikembangkan untuk mencari kemungkinan adanya jaringan lain yang lebih besar.

Saat ini A masih ditahan di kantor Polsek Tajur Halang untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terhubung dengan tersangka. Tidak menutup kemungkinan bakal ada pengembangan baru dari kasus tersebut.

Di sisi lain, kasus ini kembali jadi pengingat bahwa penyalahgunaan narkoba bisa menyasar siapa saja, tanpa memandang pekerjaan maupun lingkungan sosial. Dari pedagang kaki lima sampai pekerja program sosial, semua tetap bisa terjerat jika terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.

Peredaran sabu sendiri masih menjadi salah satu kasus narkotika yang paling sering ditemukan aparat di wilayah Jabodetabek. Modusnya pun makin beragam, mulai dari transaksi langsung sampai sistem tempel yang sulit terdeteksi. Karena itu, polisi terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan.

Kini, kasus sopir MBG yang ditangkap karena sabu itu masih terus dikembangkan polisi. Warga pun berharap pengungkapan ini bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan narkotika yang lebih luas di wilayah Depok dan sekitarnya, sekaligus memberi efek jera bagi pelaku lain yang masih nekat bermain barang terlarang. (*)

You Might Also Like

Bawahan Bupati Sudewo Ubah BAP, KPK Ingatkan Risiko Pidana

Gadai Mobil Berujung Tipu, Pelaku Diciduk Polisi Banjarnegara

Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan

Eks Buruh Sritex Bilang Kerja Kurator Lambat Kayak Kura-kura, PN Semarang: Ada Peluang Diganti!

Aniaya Anak Sambil Rekam, Ayah Kandung Bejat Diciduk Polisi

TAGGED:bgnMBGsabusopir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto. Isi Dompet Prabowo Bikin Publik Melongo, Angkanya Tembus Fantastis Banget
Next Article Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Garasi Gibran Isinya Bikin Penasaran, Hartanya Ikut Naik Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kasus Dosen Untag, AKBP B Kena Pasal Berlapis

Desember 22, 2025
[11.26, 22/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Hoke2 [14.31, 22/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Ribuan Kendaraan Bodong Diselundupkan ke Timor Leste, Sindikat Dibongkar Polisi BACAAJA, SEMARANG - Praktik penyelundupan kendaraan bodong lintas negara kebongkar. Polda Jateng mengungkap sindikat yang sudah beroperasi sejak lama. Jumlahnya nggak sedikit. Ada 1.727 kendaraan yang diduga sudah dikirim ke Timor Leste sejak awal 2025. Kasus ini mulai terendus sejak Januari 2026. Polisi dapat info soal pengiriman kendaraan tanpa dokumen lengkap. Dirreskrimsus Kombes Pol Djoko Julianto bilang, kecurigaan muncul dari kontainer berisi kendaraan yang cuma dilengkapi STNK. Bahkan ada yang tanpa surat jelas. Petugas lalu bergerak cepat. Satu kontainer diamankan di Exit Tol Krapyak, isinya 17 motor dan 2 mobil. Selang beberapa waktu, satu kontainer lagi disikat di Exit Tol Banyumanik. Muatannya serupa, kendaraan tanpa dokumen sah. Penyelidikan terus dikembangkan. Polisi kemudian menuju gudang di wilayah Wonosari, Klaten. Di sana ditemukan lagi belasan motor dan dua truk. Semuanya sudah siap dikirim ke luar negeri. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka. AT (49) warga Klaten dan SS (52) warga Jakarta Selatan. AT berperan sebagai pemodal sekaligus penghubung ke pembeli di Timor Leste. Dia juga yang menyediakan kendaraan dari berbagai sumber. Sementara SS jadi perantara. Tugasnya mencarikan jasa ekspedisi untuk pengiriman. Modusnya cukup rapi. Kendaraan dikumpulkan lalu dibuatkan dokumen ekspor fiktif. Setelah itu, kendaraan dikirim lewat kontainer melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Barang bukti yang diamankan cukup banyak. Mulai dari puluhan motor, mobil, truk, hingga dokumen dan ponsel. “Total kendaraan yang berhasil diamankan sebanyak 52 unit, terdiri dari 46 sepeda motor, 4 mobil, dan 2 truk,” kata Djoko. Selama beroperasi, sindikat ini sudah mengirim sekitar 52 kontainer. Total kendaraan yang diselundupkan mencapai 1.727 unit. Nilai transaksi diperkirakan lebih dari Rp50 miliar. Keuntungan pelaku ditaksir lebih dari Rp10 miliar. “Kasus ini masih kami kembangkan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain,” tegasnya. Polisi juga membuka kesempatan bagi warga yang merasa kehilangan kendaraan. Silakan datang ke Polda Jateng dengan membawa bukti kepemilikan. “Kalau identitasnya cocok, kendaraan akan diserahkan langsung tanpa biaya,” ujarnya. *bae [14.32, 22/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Polisi menunjukkan barang bukti kendaraan bodong yang hendak diselundupkan, Rabu (22/4/2026). (ist)
Hukum

Ribuan Kendaraan Bodong Diselundupkan ke Timor Leste, Sindikat Dibongkar Polisi

April 22, 2026
SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo (baju batik) bersalaman sambil tersenyum usai sidang di Tipikor, Senin (15/6/2026). (bae)
Hukum

Kelakuan Sudewo, Simpanan Tumpukan Dolar di Rumah Tak Dicantumkan dalam LHKPN

Juli 20, 2026
Hukum

Kredit Diakalin, Bank DKI-Sritex Bikin Negara Tekor Rp180 Miliar

Desember 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sopir Program MBG Kejebak Sabu, Warga Depok Ikut Geger
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?