Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Korban Jangan Takut Bicara, UIN Walisongo Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan Seksual
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Korban Jangan Takut Bicara, UIN Walisongo Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan Seksual

R. Izra
Last updated: Mei 12, 2026 7:02 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
BERPIHAK KEPADA KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajar, berkomitmen penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di UIN Walisongo berpihak kepada korban. (dul)
BERPIHAK KEPADA KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajar, berkomitmen penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di UIN Walisongo berpihak kepada korban. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Dugaan kasus kekerasan seksual yang ramai dibicarakan mahasiswa kini mulai ditangani serius oleh UIN Walisongo Semarang.

Pihak kampus memastikan proses investigasi sudah berjalan sejak laporan awal diterima pada 5 Mei 2026.

Penanganan dilakukan bersama pimpinan kampus, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), dan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

Wakil Rektor III UIN Walisongo, Umul Baroroh, menegaskan kampus tidak akan menutup-nutupi kasus tersebut. Menurutnya, proses investigasi dilakukan serius dan berpihak kepada korban.

Bacaaja: UIN Walisongo Akui Sosialisasi Penanganan Kekerasan Seksual Masih Kurang
Bacaaja: Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan

“Kalau ini dikerjakan dengan baik berarti kampus punya komitmen. Kampus tidak membiarkan dan tidak menyalahkan korban,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Ia juga memastikan identitas korban maupun saksi bakal dijaga ketat. Kampus disebut sudah memiliki SOP penanganan kasus kekerasan seksual, termasuk perlindungan terhadap pelapor.

“Keamanan jelas dijamin. Tidak akan ada pembukaan identitas,” katanya.

Ketua PSGA sekaligus tim investigasi, Kurnia Muhajar, mengatakan tim sebenarnya sudah mengarah pada dugaan pelaku.

Tapi identitasnya belum bisa diumumkan karena proses investigasi masih berlangsung.

“Dugaan sudah ada dan mengarah, tapi masih belum bisa dipublikasikan,” ujarnya.

Saat ini, Satgas PPKS masih fokus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.

Karena kasus seperti ini termasuk delik aduan, laporan resmi dari korban atau saksi jadi bagian penting dalam proses penanganan.

Salah satu hal yang sering bikin korban takut melapor adalah kekhawatiran soal dampak akademik. Tapi kampus menegaskan hal itu tidak benar.

Kurnia memastikan perlindungan korban sudah diatur dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), aturan kementerian, sampai regulasi internal kampus.

“Tidak akan berpengaruh ke akademik korban. Itu asumsi yang liar. Kami justru ingin korban merasa aman untuk bicara,” tegasnya.

Selain pendampingan hukum, kampus juga menyiapkan layanan psikolog, konselor, sampai tim medis untuk mendampingi korban selama proses berjalan.

Kalau nantinya terbukti melakukan pelanggaran berat, kampus menyebut terduga pelaku bisa dikenai sanksi tegas sesuai kode etik dosen, bahkan sampai pemecatan.

Di tengah ramainya kasus yang muncul di media sosial, kampus kini menghadapi satu tantangan besar: membuktikan bahwa ruang aman di lingkungan pendidikan bukan cuma slogan semata. (dul)

You Might Also Like

Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja

PLN Icon Plus Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Pendidikan melalui Peringati Hari Anak Nasional 2026

Lowongan Kerja Kekinian di Jawa Tengah? Intip AyoKerjo Jateng, Solusi Cari Kerja Anak Muda

Nah… Tahta Solo Jadi Rebutan, Saat Adat, Wasiat, dan Politik Bertubrukan

Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan

TAGGED:headlinekekerasan seksualpelecehan seksualpsgasatgas ppksuin walisongo semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DIALOG PUBLIK - Civitas akademika UIN Walisongo Semarang menggelar dialog publik terkait maraknya aksi kekerasan seksual di lingkungan kampus setempat, Senin (11/5/2026). (dul) UIN Walisongo Akui Sosialisasi Penanganan Kekerasan Seksual Masih Kurang
Next Article Fondasi Pendidikan Tidak Sepantasnya Berganti Setiap Lima Tahun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KORBAN KERACUNAN - Sejumlah korban keracunan MBG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut, Rabu (23/9/2026).

Korban Keracunan MBG di Batang Tembus 411 Orang, Menu Dimasak Sejak Pukul 19.30 WIB

Aktivis LBH Semarang Soroti Klaim Geotermal sebagai Energi Terbarukan

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (Tauwas BGN), Ketut Sumedana. (Dok BGN)

Alasan Ungkap BGN Tutup Permanen 4 SPPG, Termasuk Patalan 2 Bantul

Ilustrasi anak terserang Super Flu.

Nah! 18 Kasus Influenza A Muncul di DIY, Ini Cara Pantauannya

Cuma Punya Dua Kaki, Pedet di Bantul Curi Perhatian

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Dari Balik Jeruji Lapas Semarang, Cabai dan Harapan Mulai Bertunas

Juni 7, 2026
Pendidikan

Trip Akademik FAI Unwahas ke Kamboja, Bahas Sertifikasi Halal sampai Beasiswa

Agustus 21, 2025
Chiko Radityatama Agung Putra menunduk saat dengar putusan kasus pidananya di PN Semarang, Kamis (5/3/2026). (bae)
Hukum

Chiko Pembuat Konten Cabul ‘Skandal Smanse’ Dihukum 1 Tahun Penjara, Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa

Maret 6, 2026
Barcelona menang 3-2 atas Real Madrid di final Piala Super Spanyol 2026, Senin (12/1/2026) dini hari WIB, yang digelar di Jeddah, Arab Saudi.
Info

Rekor! Barcelona Jadi Raja Final El Clasico: Real Madrid Kena Hattrick Kekalahan Beruntun

Januari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Korban Jangan Takut Bicara, UIN Walisongo Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan Seksual
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?