Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jalan Jembawan 1 Kayak Biskuit Diremes: Retaknya Makin Nganga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jalan Jembawan 1 Kayak Biskuit Diremes: Retaknya Makin Nganga

Warga Kalibanteng lagi dibuat deg-degan tiap langit mulai mendung. Bukan cuma takut banjir, tapi juga takut jalan di samping rumah mereka tiba-tiba ambrol lebih parah. Jalan Jembawan 1 yang nempel sama bantaran sungai sekarang kondisinya udah kayak puzzle pecah, retak, turun, dan longsor di beberapa titik.

T. Budianto
Last updated: Mei 8, 2026 12:01 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
JALAN AMBLAS: Jalan Jembawan 1, Kalibanteng, Semarang Barat amblas cukup parah, Kamis (7/5/2026). (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Retakan panjang di Jalan Jembawan 1, Kalibanteng, Semarang Barat membuat warga sekitar resah. Jalan yang berada tepat di samping aliran sungai itu kini ambles dan pecah di beberapa titik. Sebagian badan jalan bahkan sudah longsor hingga mendekati permukiman warga.

Kondisi paling parah terlihat dalam tiga hari terakhir. Retakan yang sebelumnya kecil kini melebar dan memanjang mengikuti bantaran sungai. Warga pun memasang garis pembatas dan kerucut lalu lintas agar pengendara tidak melintas terlalu dekat dengan titik ambles.

Manto (50), warga setempat yang sejak kecil tinggal di kawasan itu, mengatakan kejadian separah ini baru pertama kali terjadi. “Pertama niki, Mas. Sing paling parah niki. Sak derenge namung retak-retak biasa,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Pemulihan Longsor Kalialang Digeber

Menurutnya, sebelum ambles besar terjadi, jalan memang sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Retakan kecil muncul sejak beberapa waktu lalu, namun lama-kelamaan kondisi jalan semakin turun dan pecah. “Wes retak-retak terus anjlok. Sempat arep diperbaiki, tapi malah tambah parah,” katanya.

Warga menyebut ada beberapa titik kerusakan di sepanjang jalan tersebut. Salah satunya berada dekat area parkiran, sementara titik lain memanjang mengikuti tikungan sungai.

Sejak Ramadan

Hal serupa disampaikan Supat (70), warga RW 1 Kalibanteng. Ia mengaku retakan sebenarnya sudah muncul sejak bulan Ramadan. Bahkan laporan juga sudah disampaikan ke pihak kelurahan. “Mulai Ramadan itu sudah retak-retak kecil. Tapi sampai sekarang belum ada penanganan maksimal,” ucapnya.

Ia mengatakan warga sempat melihat alat berat datang ke lokasi, namun belum dilakukan pengerjaan lebih lanjut. Kondisi itu membuat warga semakin khawatir, terlebih ketika hujan turun deras pada malam hari.

Baca juga: Belasan Jiwa Terdampak Longsor Kalialang

“Kalau hujan besar warga sini takut. Air bisa meluap, rumah-rumah dekat sini juga bisa kena dampaknya,” katanya. Meski belum menimbulkan korban jiwa, akses jalan kini dibatasi. Kendaraan roda dua masih bisa melintas secara bergantian, sementara mobil sudah tidak diperbolehkan lewat demi keselamatan.

Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan sebelum kerusakan semakin meluas. Sebab selain mengancam akses jalan, amblesnya tanggul juga dikhawatirkan memicu banjir di kawasan permukiman sekitar. “Harapannya ya segera diperbaiki. Kasihan warga sini kalau terus dibiarkan,” tutup Supat.

Kadang yang bikin warga panik bukan hujannya. Tapi suara “krek” kecil dari tanah retak yang tiap hari makin terdengar dekat ke rumah. (dul)

You Might Also Like

Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri

IJOLKE 2026: Bikin Struk Bisa Berubah Jadi iPhone

Dukungan Meluas, Bantuan Besar Mengalir dari Yayasan Yudhoyono untuk Pandanarum Bangkit

Pemprov Siapkan Pekerja Migran Jateng Jadi Profesional

Awal Tahun, 26 Ribu Calon Haji Jateng Sudah Beresin Bipih

TAGGED:dpu kota semarangheadlinejalan jembawanpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bangunan Liar di Bawah Flyover Tanjungmas Ditertibkan
Next Article Ikan Sapu-Sapu Dituding Ikut Bikin Tanggul Jebol di Jembawan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lapas Purwodadi Serius Bersih-Bersih

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

KORBAN CURHAT - Ayah korban pelecehan (bermasker) didampingi kuasa hukumnya menceritakan kasus yang dialami putrinya, Jumat (8/5/2026). (bae)

Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai

Asamnya Nampol Banget, Jeruk Nipis Diam-Diam Bikin Lambung Kewalahan

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

JALANI SIDANG: Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Unik

Hasto Diampuni Tak Jadi Dihukum, Prabowo Beri Amnesti Sekjen PDIP

Juli 31, 2025
Hukum

Kasus Pungli Batam Meledak, Pejabat Imigrasi Langsung Dicopot

April 8, 2026
Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.
Info

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Februari 11, 2026
Ilustrasi pesawat ATR terbang di udara.
Info

Pesawat ATR Indonesia Air Transport Rute Jogja-Makassar Hilang Kontak di Maros

Januari 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jalan Jembawan 1 Kayak Biskuit Diremes: Retaknya Makin Nganga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?