Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Silayur Itu Bukan Jalan, Tapi “Ujian Mental” Pengendara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Silayur Itu Bukan Jalan, Tapi “Ujian Mental” Pengendara

Kalau warga Semarang dengar kata “Silayur”, yang kebayang biasanya cuma dua: tanjakan curam dan rem blong. Jalur ini udah lama jadi titik yang bikin pengendara waswas, apalagi buat truk besar yang turun dari arah Pantura. Sekali kendaraan kehilangan kontrol, yang deg-degan bukan cuma sopir, tapi semua orang di jalan.

T. Budianto
Last updated: Mei 7, 2026 9:13 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENGAWASAN JALUR: Seorang petugas kepolisian melakukan pengawasan di jalur Silayur, Semarang menyusul tingginya risiko kecelakaan akibat tanjakan curam dan padatnya kendaraan bertonase besar yang melintas di jalur tersebut. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang terus memperketat pengendalian keselamatan jalan di kawasan Jalan Prof Hamka-Moch Ichsan atau yang lebih dikenal warga sebagai jalur Silayur, Kecamatan Ngaliyan.

Kawasan ini memang sudah bertahun-tahun terkenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan, terutama untuk kendaraan bertonase besar yang melintas menuju Semarang Barat.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bilang, kondisi geografis jalan jadi faktor utama tingginya risiko kecelakaan di kawasan tersebut. “Tanjakan Silayur punya karakteristik jalan yang ekstrem. Elevasinya panjang dan curam sehingga butuh perhatian khusus, terutama untuk kendaraan berat,” kata Agustina.

Baca juga: Portal 3,4 Meter Bikin Sopir Truk Ngeri Lewat Silayur, Jalanan Jadi Lebih Tertib

Data teknis menunjukkan ruas Jalan Moch. Ichsan punya panjang tanjakan sekitar 649 meter dengan tingkat kelandaian mencapai 9 sampai 13,2 persen. Buat kendaraan besar, angka itu bukan sekadar statistik. Kondisi tersebut dinilai sudah melewati batas kritis yang bisa memicu gangguan pengereman, penurunan performa kendaraan, sampai kecelakaan lalu lintas.

Masalahnya makin kompleks karena jalur Silayur sekarang jadi urat nadi logistik Semarang Barat. Aktivitas kendaraan berat terus meningkat seiring berkembangnya kawasan industri dan permukiman seperti BSB, Kawasan Industri Candi, sampai wilayah Ngaliyan.

Belum lagi soal kendaraan overtonase yang masih sering lewat. Pemkot menilai truk dengan muatan berlebih jadi salah satu penyebab utama tingginya risiko kecelakaan di jalur ini.

Belum Ideal

Di beberapa titik, kondisi jalan juga belum ideal karena pembebasan lahan belum sepenuhnya selesai. Akibatnya lebar efektif jalan jadi terbatas dan ruang gerak kendaraan makin sempit, terutama saat truk besar berpapasan.

Pemkot Semarang mengaku nggak tinggal diam. Sejumlah langkah teknis mulai dilakukan, mulai dari pemasangan marka tambahan, pita kejut, rambu informasi, sampai portal pembatas kendaraan berat.

Pengawasan di lapangan juga diperketat lewat penempatan petugas dan posko portabel di sekitar kawasan Silayur. Selain itu, beberapa titik putar balik atau u-turn juga mulai ditutup untuk mengurangi hambatan lalu lintas. Di antaranya berada di sekitar Ruko Taman Ngaliyan, RS Permata Medika, hingga Citadel Square.

Baca juga: Pasang Portal, Cara Pemkot Jinakkan “Zona Horor” Silayur

Penanganan kawasan Silayur melibatkan banyak pihak, mulai dari Dishub, Dinas PU, Bappeda, hingga kepolisian. “Penanganan Silayur tidak bisa instan karena menyangkut topografi, pertumbuhan kawasan, lalu lintas logistik, hingga kebutuhan penataan ruang jalan,” ujar Agustina.

Pemkot juga mengimbau pengemudi kendaraan berat untuk mematuhi aturan tonase, memastikan kendaraan laik jalan, dan mengikuti jam operasional yang sudah ditetapkan.

Di Semarang, jalur Silayur kadang terasa seperti simulasi survival di dunia nyata. Jalan curam, truk besar, ruang sempit, dan rem yang dipaksa kerja rodi tiap hari. Ironisnya, semua orang tahu jalur ini berbahaya… tapi kendaraan overtonase masih tetap lewat seolah hukum fisika bisa diajak kompromi. (tebe)

You Might Also Like

Pilkada Emang Banyak Masalah, tapi Bukan Lempar ke DPRD Solusinya

Trans Semarang Udah Lumayan, tapi Halte Perlu Diperbanyak

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Dualisme Cabor, Wamenpora Pimpin Penyelesaian Biar Nggak Drama Terus

Bos Minyak Riza Chalid Jadi Tersangka Tapi Sudah di Singapura

TAGGED:bsbdishub kota semarangheadlinepemkot semarangsilayur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TAK KUAT MENAHAN HARU - Beny Riswandi langsung sujud syukur saat divonis bebas, Kamis (7/5/2026). (bae) Akhir Manis Kasus Sritex, Beny Sujud Syukur di Depan Hakim setelah Vonis Bebas
Next Article Bangunan Liar di Bawah Flyover Tanjungmas Ditertibkan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lapas Purwodadi Serius Bersih-Bersih

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

KORBAN CURHAT - Ayah korban pelecehan (bermasker) didampingi kuasa hukumnya menceritakan kasus yang dialami putrinya, Jumat (8/5/2026). (bae)

Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai

Asamnya Nampol Banget, Jeruk Nipis Diam-Diam Bikin Lambung Kewalahan

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Urus Kesehatan Nggak Pakai Ribet, Semarang Tekan Angka Stunting

Januari 21, 2026
Info

Pemkot Turunkan Beban Petani

November 24, 2025
Unik

Menilik Gunung Busuk yang Terus Bertumbuh di Jatibarang Semarang

September 27, 2025
Info

Balikpapan Setop MBG saat Libur Sekolah, Daerah Lain Kapan Nyusul?

Desember 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Silayur Itu Bukan Jalan, Tapi “Ujian Mental” Pengendara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?