BACAAJA, SEMARANG – Kebakaran hebat yang melanda Pasar Kanjengan, Rabu (29/4/2026) malam, kini mulai diselidiki aparat kepolisian. Hingga dini hari, penyebab pasti dan titik awal api masih jadi misteri.
Kapolrestabes Semarang, Heri Wahyudi, turun langsung ke lokasi bersama tim Inafis untuk melakukan olah TKP.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 23.00 WIB. Namun titik api belum bisa dipastikan. Saat ini masih dalam proses pendalaman,” jelasnya di lokasi, Kamis (30/4) dini hari.
Bacaaja: BREAKING NEWS: Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, 480 Kios Hangus
Bacaaja: Tragedi Kebakaran Warung Kelontong di Semarang, Tewaskan Lansia 94 Tahun
Polisi memperkirakan ratusan kios terdampak dalam insiden ini. Namun, untuk total kerugian masih belum bisa dihitung.
“Ada ratusan kios terbakar, tapi nilai kerugian belum bisa diprediksi,” tambahnya.
Di sisi lain, dugaan penyebab kebakaran mulai bermunculan. Salah satu saksi mata, Fadli (23), menyebut warga sempat menduga api berasal dari korsleting listrik pada trafo.
“Belum pasti, tapi tadi warga sempat bilang kemungkinan dari trafo,” ujarnya.
Saat kejadian, kondisi pasar memang sedang tutup total. Nggak ada aktivitas pedagang, yang bikin banyak barang dagangan nggak sempat diselamatkan.
“Kalau malam kan sepi, nggak ada yang jualan. Jadi semuanya habis terbakar, dari baju, sandal, sayur, buah, sampai jajanan. Di lantai atas juga ada toko emas,” kata Fadli.
Pantauan di lokasi hingga sekitar pukul 01.45 WIB, petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, relawan, dan damkar masih berjaga. Fokusnya memastikan api benar-benar padam dan nggak muncul lagi titik api baru.
Kasus ini masih terus didalami. Satu hal yang jelas, kebakaran ini ninggalin kerugian besar dan jadi warning keras soal pentingnya keamanan di area pasar.
Damkar sebut 480 kios ludes
Kebakaran hebat melanda Pasar Kanjengan, Rabu (29/4/2026) malam. Nggak main-main, sekitar 480 kios dilaporkan hangus terbakar dalam insiden yang bikin panik pedagang dan warga sekitar.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, membenarkan jumlah kios yang terdampak.
“480 kios yang terbakar,” ujarnya di lokasi, Kamis (30/4/2026) dini hari.
Api diduga muncul dari area lapak buah di bagian utara pasar. Salah satu pedagang, Anton (36), bilang awalnya cuma terlihat api kecil dari tumpukan peti dan keranjang sampah.
“Awalnya dari keranjang sampah di ujung utara, sekitar jam 11 malam,” katanya. (*)

