BACAAJA, SEMARANG- Manajemen PSIS Semarang mulai gerak cepat menatap Championship 2026/2027. Setelah berhasil bertahan musim ini, fokus langsung dialihkan ke target lebih tinggi: promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
COO PSIS, Fariz Julinar memastikan perombakan tim bakal dilakukan. Tapi nggak semua pemain bakal dilepas. “Perombakan pasti ada. Tapi kita juga sudah punya catatan pemain yang kemungkinan dipertahankan,” ujarnya.
Baca juga: PSIS Selamat dari Zona Panas, Rival Kepeleset di Detik Terakhir
Keputusan final, kata dia, tetap menunggu hasil komunikasi dengan tim pelatih. Jadi, komposisi skuad musim depan masih dalam tahap “dikunci pelan-pelan”.
Musim ini sendiri bisa dibilang kayak naik roller coaster buat PSIS. Sempat terpuruk di awal, tapi akhirnya berhasil bangkit dan mengamankan posisi setelah menang lawan Kendal Tornado FC di pekan ke-26. Dengan koleksi 23 poin, posisi PSIS sudah aman. Satu laga sisa melawan PSS Sleman pun nggak lagi menentukan nasib tim.
Kontrak Pelatih
Di sisi pelatih, situasinya juga belum sepenuhnya jelas. Kas Hartadi yang baru saja menjalani debut bersama PSIS ternyata hanya dikontrak singkat, dua bulan. “Kontraknya dua bulan. Untuk lanjut atau tidak, belum diputuskan,” kata Fariz.
Artinya, kursi pelatih masih “hangat”, belum tentu aman untuk musim depan. Di tengah situasi ini, rumor soal pemain mulai bertebaran di media sosial.
Baca juga: PSIS Nunggu “Bantuan” PSS Buat Selamat
Beberapa nama lama seperti Hari Nur Yulianto dan Septian David Maulana disebut-sebut bakal kembali ke PSIS. Belum ada konfirmasi resmi, tapi kabar ini sudah cukup bikin fans mulai “berandai-andai”. Yang jelas, PSIS lagi di fase reset. Setelah selamat dari tekanan musim ini, sekarang saatnya ngebangun ulang tim yang lebih kompetitif.
Target promosi sudah dipasang, wacana perombakan juga sudah digulirkan. Tinggal satu yang sering jadi penentu: ini bakal jadi revolusi beneran, atau sekadar ganti nama tapi cerita lama terulang lagi? (tebe)

