Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kota Lama Sudah Glow Up, Tapi Masih Sepi Nyawa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kota Lama Sudah Glow Up, Tapi Masih Sepi Nyawa

Kalau dilihat sekilas, Kota Lama Semarang sekarang sudah beda jauh. Lebih rapi, lebih estetik, lebih “instagramable”. Tapi ada satu hal yang masih terasa kurang: vibe hidupnya. Ibarat rumah mewah, cantik sih, tapi belum tentu hangat ditinggali.

T. Budianto
Last updated: April 27, 2026 2:33 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Kawasan Kota Lama Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kawasan Kota Lama Semarang makin terlihat rapi. Bangunan-bangunan tua yang dulu terbengkalai, sekarang sudah cantik.  Asosiasi Masyarakat Mbangun Oudestadt (AMBO), forum komunikasi warga Kota Lama ikut komentar soal kemajuan warisan cagar budaya di Semarang itu.

Sekretaris AMBO, Jessie Setiawati bilang, perubahan fisik memang terasa. Banyak bangunan cagar budaya sudah direvitalisasi. “Bangunan yang dulu mangkrak sekarang sudah mulai aktif. Banyak investor dan BUMN juga mulai masuk,” kata Jessie.

Menurut dia, dari sisi perawatan, kualitas bangunan jelas meningkat. Kota Lama sekarang tampil lebih bersih dan tertata. Namun, persoalan belum selesai. Jessie menilai, tantangan utama ada di bagaimana menghidupkan kawasan itu. Artinya, aktivitas di dalamnya, masih belum maksimal.

Baca juga: Kota Lama Makin Hidup, Bodjong Night Market Buka Sampai Subuh

“PR-nya bagaimana mengisi supaya Kota Lama ini tetap lestari,” ujarnya. Ia menyebut, program kegiatan masih perlu ditambah. Kolaborasi juga harus diperluas, terutama dengan melibatkan warga sekitar.

Harapannya, Kota Lama bukan cuma jadi tempat wisata. Tapi juga ruang hidup yang dirasakan bersama. Soal warga lokal, Jessie bilang sebagian besar masih bertahan. Meski ada juga yang memilih pindah keluar kawasan.

Butuh Dorongan

Kebanyakan warga asli, menurutnya, sudah berusia lanjut. Ada yang pindah karena ikut keluarga, ada juga yang karena lingkungan makin ramai. “Yang bertahan masih cukup banyak, tapi memang ada yang pindah,” jelasnya.

Secara umum, ia melihat pelestarian dan perkembangan berjalan beriringan. Tapi tetap butuh dorongan agar lebih seimbang. “Pelestarian dan kemajuan masih sejalan, cuman memang PR-nya masih banyak,” katanya.

Baca juga: Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

Sebagai informasi, Kota Lama Semarang telah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya tingkat nasional. Kawasan ini juga dikenal sebagai salah satu warisan budaya dan pusat sejarah kota.

Kota Lama sekarang sudah cantik, rapi, dan siap difoto dari sudut mana saja. Tapi kalau cuma jadi latar belakang kamera tanpa kehidupan di dalamnya, ya jadinya seperti museum tanpa cerita. Estetik? Iya. Hidup? Nanti dulu. (bae)

You Might Also Like

Anglomerasi, Cara Jateng Hapus Sistem Open Dumping Sampah

Jalan Semarang-Godong Rampung Diperbaiki

Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak

Biaya Produksi Naik, Pedagang Pilih Kurangi Keuntungan

Gubernur Jateng Gowes ke Kantor, ASN Diajak Ikut “Waras Energi”

TAGGED:headlinekota lama semarangpemkot semarangwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pawai Ogoh-Ogoh: Semarang Nggak Cuma Ramai, Tapi Juga “Rukun Level Dewa”
Next Article Sumarno Minta Event Kejurnas di Jateng Diperbanyak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Batik Parang Bertemu Lung-lungan, Logo Hari Jadi ke-81 Jateng

Raffinha Balik Lagi, Misi Naikin PSIS ke Super League Belum Kelar

PHK Jangan Panik, Ini Jurus Pemprov Bikin Buruh Lebih Aman

Luthfi: Jangan Cuma Jadi Tukang Kritik, Mahasiswa Juga Harus Ikut Bangun Daerah

SAKSI SIDANG--Pegawai fungsional Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Ana Devi (berkerudung) meninggalkan sidang usai bersaksi dan berdebat dengan terdakwa Sudewo, Senin (27/7/2026). (bae)

Sidang Bupati Pati Nonaktif Panas, Sudewo Muntab Merasa ‘Ditantang’ Pegawai KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Catur Cina Nggak Main-main: Kudus Jadi Arena, Anak-anak Jadi Jagoan

Januari 27, 2026
Flyer sarasehan "Sambung Rasa Diaspora Sarjana NU di 5 Benua".
Pendidikan

Sarasehan Diaspora NU di 5 Benua, ISNU Jateng: Santri Go Global, Indonesia Maju!

Oktober 22, 2025
Info

Buya Yahya Kisahkan Ahli Puasa yang Jadi Ahli Neraka, Jangan Ikuti ya Ukhti…

Februari 26, 2026
Info

BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Guyur Klaim Rp5,7 T Selama 2025

Desember 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kota Lama Sudah Glow Up, Tapi Masih Sepi Nyawa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?