Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Viral! Pegawai Ditjen Pajak Kirim Surat ke Istana Minta Prabowo-Gibran dan Purbaya Mundur
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Viral! Pegawai Ditjen Pajak Kirim Surat ke Istana Minta Prabowo-Gibran dan Purbaya Mundur

R. Izra
Last updated: April 22, 2026 12:19 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Pegawai Ditjen Pajak, Bursok Anthony Marlon, secara terbuka meminta Prabowo-Gibran dan Menkeu Purbaya mundur dari jabatan mereka masing-masing.
Pegawai Ditjen Pajak, Bursok Anthony Marlon, secara terbuka meminta Prabowo-Gibran dan Menkeu Purbaya mundur dari jabatan mereka masing-masing.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Nama Bursok Anthony Marlon kembali ramai dibahas. Pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumut ini berani banget. Bahkan mungkin kelewat batas.

Bursok bikin langkah yang nggak biasa, bikin  surat terbuka yang isinya cukup nendang.

Nggak tanggung-tanggung, dia minta Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sampai Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa buat mundur dari jabatan mereka masing-masing.

Bacaaja: Viral Motor Listrik BGN Bikin Menkeu Purbaya Kaget: Tahun Lalu Anggarannya Saya Tolak
Bacaaja: Anggaran Jumbo MBG Disorot, KPK Bilang Rawan, Ah Berani?

Langkah berani Bursok minta Prabowo-Gibran hingga Purbaya mundur bukan tanpa alasan. Aksi ini juga bukan dadakan. Gak spontan begitu saja.

Namun, merupakan akumulasi kekecewaan yang sudah lama. Dalam periode 14–20 April 2026, Bursok kirim beberapa surat yang isinya soal dugaan kasus besar yang ia kawal selama 5 tahun.

Masalahnya? Menurut dia, kasus itu nggak jalan-jalan. Ia ngaku frustrasi karena laporan yang diperjuangkan justru kayak mentok. Bahkan, dia merasa sistem yang ada nggak berpihak ke upaya pemberantasan korupsi.

Kasus yang dia angkat juga nggak kecil. Bursok menyebut ada dugaan keterlibatan:

  • PT Antares Payment Method
  • PT Beta Akses Vouchers
  • Platform seperti Capital.com dan OctaFX

Bahkan, dia bilang ada 8 bank nasional yang ikut terseret, terdiri dari 3 BUMN dan 5 swasta.

“Ini bukan kasus ecek-ecek. Ini soal hak negara yang hilang,” tulisnya.

Nggak cuma soal kasus, Bursok juga bawa isu ini ke level yang lebih tinggi, konstitusi. Dia menyinggung Pasal 7A UUD 1945 soal pemberhentian presiden, dan menilai pemerintah seolah melakukan “pembiaran”.

Ke Gibran Rakabuming Raka, dia juga sempat nyinggung program “Lapor Mas Wapres” yang katanya sudah ia pakai sejak awal, tapi belum ada hasil.

Menariknya, dia juga bikin simulasi sendiri. Misalnya, kalau ada aset disita Rp40,5 miliar, negara seharusnya bisa dapat sampai Rp69,3 miliar lewat pajak dan sanksi.

Intinya, dia mendorong negara lebih tegas “memiskinkan” koruptor lewat jalur pajak.

Lapor ke mana-mana, nihil gak ada tanggapan

Bursok mengaku sudah bawa laporan ini ke berbagai lembaga—mulai dari DPR, MPR, sampai Mahkamah Kehormatan Dewan.

Tapi menurutnya, belum ada hasil yang signifikan. Karena itu, dia memilih buka ke publik. Sontak, aksi ini langsung jadi bola panas di publik. Apalagi di tengah janji pemerintah buat berantas korupsi sampai ke akar.

Sampai sekarang, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana atau Kementerian Keuangan terkait tuntutan dan tudingan tersebut.

Yang jelas, kasus ini bukan cuma soal satu orang bersuara. Tapi juga jadi tes buat transparansi dan keseriusan penegakan hukum di Indonesia. Dan netizen? Lagi nunggu: ini bakal ditindak atau cuma lewat lagi? (*)

You Might Also Like

Luthfi: Sekolah Bukan Cuma Tempat Belajar, Tapi “Jalan Keluar” dari Kemiskinan

Megawati: “Kudatuli Bukan Debu Sejarah, Itu Luka Demokrasi yang Belum Selesai”

Gus Yahya Tolak Mundur, Rapat Alim Ulama: Gak Ada Pemakzulan

Stok Bahan Pokok di Kabupaten Semarang Dipastikan Aman Jelang Lebaran

Bapenda: Pajak Hiburan 40 Persen Amanat UU, Pemkot Sudah Beri Masa Transisi bagi Pelaku Usaha

TAGGED:Bursok Anthony Marlongibranheadlineminta prabowo mundurpegawai ditjen pajakpegawai pajakPrabowopurbaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mengapa Perlakuan Hukum Terhadap Koruptor Berbeda?
Next Article Bupati Temanggung Agus Gondrong meninjau lini produksi PT Shoenary Javanesia Inc (SJI) di Kecamatan Kranggan, Selasa (21/4/2026). Pesan Tegas Bupati Temanggung: Perusahaan Jangan Cuma Cari Untung, ‘Jaga Tetangga’ Juga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LUDES TERBAKAR-Belasan rumah di lingkungan Asrama Polisi Kota Lama Semarang ludes terbakar, Sabtu (5/9/2026) sore. (bae)

15 Rumah Aspol di Kota Lama Semarang Ludes Terbakar

KEBAKARAN--Petugas tampak berjaga di sekitar lokasi kebakaran Asrama Polisi di dekat Satpas Satlantas Polrestabes Semarang, Kota Lama, Sabtu (5/9/2026). (bae)

Asrama Polisi di Kota Lama Semarang Terbakar, Kabut Asap Ganggu Wisatawan

Ilustrasi skyquake atau gempa langit.

BMKG Sebut Gempa Langit, Ihwal Dentuman Suara Misterius di Bandung dan Sekitarnya

TERSANGKA - Tampang MDFS, pria Blora tersangka kasus pembunuhan terhadap Mozza Axillia Gunarsa. (ist)

Begini Tampang Pria Blora Pembunuh Mozza, Statusnya Kini Tersangka

Bukan Cuma Lapangan Pancasila, Semarang Ikut ‘Dandan’ Sambut MTQ

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

PSIS Siap All Out Hadapi Barito

Desember 26, 2025
Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng, Moch Fatkhuronji menjelaskan kasus pencabulan di Pati, Selasa (5/5/2026). (bae)
Hukum

Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo

Mei 5, 2026
NYARIS BENTROK--Massa pro versus kontra Sudewo berhadap-hadapan di dekat pengadilan, Senin (10/8/2026). (bae)
Hukum

Memanas! Massa Pro-Kontra Sudewo Berhadapan di Pengadilan Tipikor Semarang

Agustus 10, 2026
Puncak Gunung Slamet.
Info

Akhir Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Survivor Pulang Tinggal Nama

Januari 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Viral! Pegawai Ditjen Pajak Kirim Surat ke Istana Minta Prabowo-Gibran dan Purbaya Mundur
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?