BACAAJA, SEMARANG — Buat kamu yang sering turun ke arae Semarang bawah lewat Turunan Gombel, siap-siap lebih sabar ya. Soalnya, jalur ini lagi ada perbaikan dan ditutup selama beberapa bulan ke depan.
Otomatis ya, penutupan turunan Gombel lama akan bikin arus lalu lintas di Gombel baru jadi lebih padat dari biasanya.
Di lokasi, jalan ke arah Gombel lama ditutup dan dipasangi pembatas. Petugas juga terlihat standby buat ngatur arus kendaraan.
Bacaaja: Turunan Gombel Lama Ditutup April-November, Jalan Bakal Diperbaiki Total
Bacaaja: Semarang Ternyata Punya Sesar Aktif, Agustina Siapkan Jurus “Paku Bumi”
Perbaikan ini dilakukan karena kondisi jalan memang sudah cukup parah. Ada beberapa titik berlubang yang berpotensi bahaya, apalagi ini jalur turunan yang cukup curam.
Nana (24), mahasiswi Universitas Diponegoro, yang tiap hari lewat situ, justru mendukung perbaikan ini.
“Sebenernya nggak apa-apa ditutup buat perbaikan. Soalnya jalannya memang sudah banyak lubang, apalagi turunan, jadi rawan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Meski tujuannya bagus, dampaknya langsung kerasa di lapangan. Jalur alternatif jadi ikut padat. Iqbal (23) bilang, hari pertama aja sudah cukup macet.
“Ya mau nggak mau jalan lain jadi lebih padat. Semoga ini cuma penyesuaian awal dan ke depan bisa lebih rapi pengaturannya,” katanya.
Petugas di lapangan terus berusaha menjaga arus tetap jalan dan aman. Pengendara juga diimbau buat:
- Kurangi kecepatan
- Tetap fokus
- Ikuti rambu yang ada
Soalnya, kondisi jalan lagi nggak normal.
Perbaikan ini diharapkan bisa cepat selesai biar akses di Gombel kembali lancar dan lebih aman. Jadi sementara ini, sabar dulu ya, biar ke depannya nggak was-was lagi tiap lewat sini.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, mengatakan rekayasa lalu lintas tersebut diperkirakan berlangsung hingga tujuh bulan.
“Pelaksanaan kegiatan maksimal selama tujuh bulan, dengan penerapan Jalan Gombel Baru menjadi dua arah,” ujarnya. (dul)

