Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kalah, tapi PSIS Masih Aman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Kalah, tapi PSIS Masih Aman

Main jauh-jauh ke Papua, pulangnya malah bawa kecewa. PSIS Semarang harus mengakui keunggulan Persipura Jayapura dengan skor 1-3. Yang bikin familiar? Bukan cuma hasilnya, tapi juga alasan klasiknya.

T. Budianto
Last updated: April 19, 2026 2:56 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
LEPASKAN UMPAN: Pemain PSIS, Tegar Infantri berusaha melepaskan umpan kepada rekan setimnya saat menghadapi Persipura Jayapura dalam laga lanjutan Liga 2 Championship, beberapa waktu lalu. (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SENTANI– Laga pekan ke-25 Championship 2025/2026 jadi malam yang kurang ramah buat PSIS Semarang. Bertanding di Stadion Lukas Enembe, Sentani Timur, tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar harus pulang tanpa poin usai kalah 1-3 dari Persipura Jayapura, Sabtu (18/4/2026).

Sejak awal, pertandingan sebenarnya cukup berimbang. Jual beli serangan terjadi, dan PSIS sempat terlihat bisa mengimbangi permainan tuan rumah. Tapi, momentum berubah di akhir babak pertama saat Persipura berhasil membuka keunggulan.

Baca juga: Tinggal Tiga Laga, PSIS Ditinggal Pelatih

Masuk babak kedua, tekanan makin berat. Tim asuhan Rahmad Darmawan tampil lebih dominan dan sukses menambah dua gol. Sementara PSIS hanya mampu membalas lewat Beto Goncalves. Skor 3-1 pun bertahan sampai peluit akhir.

Karteker PSIS, Anang Dwita nggak menutup rasa kecewanya. Tapi seperti yang sering terdengar di dunia sepak bola, ada satu kalimat yang kembali muncul.

“Kami kecewa dengan hasil, tapi pemain sudah berusaha maksimal,” ujarnya. Ia juga menyebut timnya sempat mencoba mengejar ketertinggalan, tapi hasil akhir tetap nggak berpihak.

Masih Aman

Nada serupa juga datang dari pemain, Dani Ibrohim. Kekecewaan terasa, tapi lagi-lagi dibarengi pernyataan bahwa tim sudah memberikan yang terbaik.

Namun, meski kalah posisi PSIS masih relatif aman di klasemen. Mereka bertahan di peringkat delapan dengan 20 poin, belum terseret ke zona playoff degradasi. Sebab, di laga lain Persiba Balikpapan yang posisinya tepat di bawah PSIS cuma bermain imbang 3-3 melawan Barito Putera.

Baca juga: PSIS Pulang Bawa Satu Poin

Hasil ini membuat Persiba tidak bisa menyalip PSIS Semarang. Meski begitu Persiba bisa menipiskan jarak dengan PSIS dari tiga poin menjadi dua poin saja Situasi ini bikin jarak poin memang menipis, tapi PSIS masih punya napas.

Sepak bola memang soal usaha dan hasil. Tapi kalau “sudah maksimal” terus jadi alasan tiap kalah, mungkin yang perlu dievaluasi bukan cuma permainan, tapi juga definisi maksimal itu sendiri. (tebe)

You Might Also Like

H+1 Lebaran, Arus Lalin ke Timur Masih Padat

Yos Sudarso Mau Jadi Song Wat Road-nya Solo, Arus Lalin Lagi Dirembuk

Misteri Mayat dalam Koper di Brebes Terungkap! Polisi: Pelaku Emosi Ditagih Utang

Pendidikan Kalah Sama Makan Siang? Guru Honorer Curhat Sulitnya jadi PPPK saat SPPG Diprioritaskan

Tol Trans Jawa Mulai Satu Arah: One Way Lokal KM 70-263 Resmi Jalan

TAGGED:headlinepanser birupersipura jayapuraPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Turnamen FF, Event Clash Squad 4v4, yang digelar di Warmindo Mayoritas, Semarang, diserbu ratusan peserta. Gamers Ngumpul, 121 Tim Serbu Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas
Next Article Bank Jateng Diminta Push KUR: Cara Luthfi Tekan Pinjol

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial IDAI, dr. Angga Wirahmadi.

IDAI Warning Kesehatan Mental Anak! Satu dari Tiga Remaja Indonesia Alami Masalah Psikologis

BERBINCANG - Nanik S Deyang berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto.

Ini Alasan Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Tak Singgung soal Mega Korupsi MBG

KEPALA BGN - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.

BREAKING NEWS: Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN

Tak Cuma Narik Pajak, UPT Bapenda Kini Ikut Promosikan Aset

RUU Kawasan Industri Digodok, Agustina Minta Pusat dan Daerah Berbagi Peran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kader HMI Didorong Ciptakan Lapangan Kerja

Juli 5, 2026
Opini

Sekolah Enam Hari, Solusi atau Nostalgia?

November 24, 2025
Unik

55 Kasus Kekerasan Polisi dalam 5 Bulan, Kontras: Ini Bukan Insiden, tapi Pola

Agustus 30, 2025
Sepak Bola

Balik Lagi! Thaufan Hidayat Pilih Tetap Berseragam PSIS

Juli 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kalah, tapi PSIS Masih Aman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?