Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Motor BGN yang Murah Ada, Pilih yang Mahal, Bapak Baik-baik Saja?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Motor BGN yang Murah Ada, Pilih yang Mahal, Bapak Baik-baik Saja?

Program yang digagas oleh Badan Gizi Nasional ini memang punya tujuan besar, yakni mempercepat distribusi makanan bergizi ke berbagai daerah, termasuk wilayah yang sulit dijangkau. Namun di balik niat tersebut, keputusan membeli 21.801 unit motor listrik merek Emmo justru memicu polemik baru yang belum juga mereda.

Nugroho P.
Last updated: April 15, 2026 8:44 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Motor listrik MBG (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Isu pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis tiba-tiba jadi bahan perbincangan panas di banyak kalangan. Bukan tanpa alasan, jumlahnya yang tembus puluhan ribu unit bikin publik otomatis bertanya-tanya soal urgensi dan perhitungannya.

Program yang digagas oleh Badan Gizi Nasional ini memang punya tujuan besar, yakni mempercepat distribusi makanan bergizi ke berbagai daerah, termasuk wilayah yang sulit dijangkau.

Namun di balik niat tersebut, keputusan membeli 21.801 unit motor listrik merek Emmo justru memicu polemik baru yang belum juga mereda.

Sorotan paling awal datang dari kalangan industri. Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia menyatakan dukungan terhadap pengembangan kendaraan listrik, tapi tetap mempertanyakan transparansi proses pengadaan ini.

Ketua AISMOLI, Budi Setiyadi, mengaku pihaknya belum mendapat informasi resmi dari Kementerian Perindustrian terkait proyek besar tersebut.

Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya, apalagi mengingat skala pengadaan yang tidak kecil dan melibatkan anggaran negara dalam jumlah besar.

Dari sisi harga, polemik makin terasa. Salah satu tipe motor yang dibeli, yakni Emmo Trail JVX GT, disebut-sebut memiliki harga hampir Rp50 juta per unit dalam sistem e-purchasing pemerintah.

Angka ini langsung jadi bahan diskusi, karena publik membandingkannya dengan berbagai motor listrik lain yang harganya jauh lebih variatif.

Budi Setiyadi menegaskan bahwa harga motor listrik memang bisa sangat beragam, tergantung teknologi dan kapasitas baterai yang digunakan.

Namun ia tetap menekankan pentingnya keterbukaan spesifikasi teknis agar publik bisa menilai apakah harga tersebut memang wajar atau tidak.

Di sisi lain, perhatian juga mengarah ke kesiapan penyedia barang, khususnya terkait layanan purnajual.

Profil Emmo Electric Mobility menjadi sorotan karena dinilai masih minim rekam jejak dalam proyek berskala besar seperti ini.

Data menunjukkan bahwa desain produk mereka baru terdaftar pada 2025, yang membuat sebagian pihak mempertanyakan kesiapan perusahaan tersebut.

Fakta di lapangan pun ikut memperkuat kekhawatiran. Salah satu diler yang terdeteksi di kawasan Jakarta Barat disebut belum beroperasi secara optimal.

Hal ini memunculkan pertanyaan lanjutan: bagaimana dengan layanan servis, suku cadang, dan dukungan teknis ke depan?

Sorotan juga datang dari sisi pemerintah pusat. Purbaya Yudhi Sadewa mengaku baru mengetahui adanya transaksi besar tersebut setelah proses berjalan.

Sebagai langkah cepat, ia langsung memangkas alokasi tambahan anggaran untuk proyek tersebut di tahun berjalan.

Pernyataan ini makin memancing perhatian karena menunjukkan adanya celah koordinasi antar lembaga.

Ia bahkan menyebut bahwa Prabowo Subianto tidak mengetahui detail pengadaan unit tersebut.

Dari parlemen, suara kritis juga muncul. Komisi IX DPR melihat adanya ketidaksinkronan informasi antara lembaga yang terlibat.

Salah satu anggotanya, Pulung Agustanto, menyebut bahwa rencana ini sebenarnya sudah sempat mendapat catatan dari Kementerian Keuangan.

Namun anehnya, proyek tetap berjalan tanpa perubahan signifikan.

Wakil Ketua Komisi IX, Charles Honoris, bahkan menyebut kondisi ini terasa janggal.

Ia menyoroti fakta bahwa distribusi barang sudah berjalan, sementara kesiapan infrastruktur justru belum terlihat jelas.

Di tengah kritik yang mengalir, pihak BGN akhirnya memberikan penjelasan. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pengadaan ini bagian dari strategi menjangkau wilayah terpencil.

Menurutnya, motor listrik dipilih karena lebih fleksibel dibanding kendaraan roda empat, terutama untuk daerah dengan akses terbatas.

Ia juga menyebut harga pembelian berada di kisaran Rp42 juta per unit, yang diklaim lebih rendah dari harga pasar.

Selain itu, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) disebut mencapai 48,5 persen, yang dianggap mendukung industri lokal.

BGN memastikan bahwa seluruh proses administrasi sedang diselesaikan agar kendaraan tersebut tercatat sebagai Barang Milik Negara.

Langkah ini disebut penting untuk menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Dari sisi pengawasan, Komisi Pemberantasan Korupsi juga ikut memantau jalannya proyek ini.

Deputi Pencegahan dan Monitoring, Aminudin, menegaskan bahwa pengadaan tetap diperbolehkan selama sesuai aturan.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa proyek dengan nilai besar seperti ini harus benar-benar transparan dan akuntabel.

Hingga saat ini, puluhan ribu unit motor tersebut dikabarkan belum didistribusikan ke daerah tujuan.

Kondisi ini membuat publik semakin penasaran, apakah proyek ini akan berjalan sesuai rencana atau justru menghadapi hambatan lebih lanjut.

Di tengah berbagai pertanyaan yang muncul, satu hal yang jelas: program besar memang butuh pengawasan ekstra.

Karena di balik niat baik memperbaiki gizi masyarakat, transparansi tetap jadi kunci utama agar kepercayaan publik tidak luntur. (*)

You Might Also Like

ASN Semarang “Nggak Libur Total”, Wali Kota: Ini yang Bikin Kota Tetap Adem Saat Lebaran

Catat Tanggalnya! Dapur Marhaen PDIP Rutin Digelar Tiap Tanggal 10 Serempak di Jateng

Catat Ini, Keracunan MBG Terjadi di 70 Lokasi dan Seret Korban  5.914

Road Map Pendidikan Solo 2026: Respati Perhatikan Kesejahteraan Guru dan Kualitas Sekolah

Kasus Mirip Nenek Elina Terjadi di Tegal, Rumah Kushayatun Tiba-tiba Dibongkar Paksa

TAGGED:mahalmotor mbgmurah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ikan Sapu Sapu Dibasmi, Kenapa Malah Makin Susah, Begini Faktanya..
Next Article Arah Baru MBG Dipertegas, Anak Kurang Gizi Diprioritaskan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAI Daop 4 Semarang resmi melepas perjalanan perdana KA Brumbung Cargo, di Stasiun Brumbung, Rabu (16/4/2026). KA Brumbung Cargo ini melayani rute Pasoso, Jakarta sampai Brumbung, Jawa Tengah, bolak-bali, dengan kapasitas angkut mencapai 800 ton. (ist)

Bisa Angkut 800 Ton Sekali Jalan, KA Brumbung Cargo Resmi Beroperasi

Puan Buka Suara Soal Kasus FH UI: “No Excuse!”

Penuntut umum Kejari Kota Semarang sedang memeriksa tersangka dan berias perkara kasus pajak. (ist)

Kemplang Pajak Rp5,2 Miliar, Direktur Perusahaan Solar di Semarang Ditahan Kejaksaan

Sampai Kapan Saya Terus Menjadi Santri?

LINKK Semar Latih Penyandang Disabilitas Biar Nggak Cuma ‘Nunggu Diselamatkan’

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Ngaku Micromanager, Prabowo Cerita Menteri Sampai Tumbang Kerja

Maret 31, 2026
Daerah

Hujan Sore, Banjir Malam: 12 Desa di Grobogan Kebanjiran

April 3, 2026
Penanmpilan eks-gelandang PSIS Semarang Evan Dimas bikin pangling dengan tubuh kurus dan wajah tirusnya.
Sepak Bola

Penampilan Evan Dimas Eks-Gelandang PSIS Semarang Bikin Pangling: Wajah Tirus, Badannya Kurus

Juni 9, 2025
Hukum

Aksi “Nuthuk” di Kota Lama Viral, Tiga Jukir Liar Diamankan

April 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Motor BGN yang Murah Ada, Pilih yang Mahal, Bapak Baik-baik Saja?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?