Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Banyak BPJS Kesehatan “Nggak Aktif”, Pemprov Gaspol Pembenahan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Banyak BPJS Kesehatan “Nggak Aktif”, Pemprov Gaspol Pembenahan

Secara angka sih udah keren, hampir semua warga ter-cover BPJS. Tapi realitanya? Masih banyak yang “punya kartu, tapi nggak kepake”. Nah, ini yang lagi coba diberesin Pemprov Jateng bareng BPJS Kesehatan.

T. Budianto
Last updated: April 10, 2026 5:23 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
AUDIENSI BPJS: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati di kantornya, Jumat (10/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng kembali ngegas kolaborasi bareng BPJS Kesehatan buat memastikan layanan kesehatan masyarakat nggak cuma jalan, tapi juga optimal. Hal ini dibahas dalam audiensi antara BPJS Kesehatan dan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, di Semarang, Jumat (10/4/2026).

Dalam pertemuan itu, obrolannya nggak sekadar formalitas. Mulai dari capaian, tantangan, sampai arah kebijakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Jateng ikut dikuliti.

Baca juga: UHC Jateng Tembus 98,68%, Tapi Banyak yang Belum Aktif Bayar BPJS! Yuk, Disiplin Bareng!

Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Sutopo Patria Jati bahkan ngasih apresiasi ke Pemprov Jateng karena kontribusinya dalam menjaga iuran tetap lancar, terutama untuk kelompok tertentu.

Tapi di balik capaian itu, ada “PR” yang belum kelar. Per 1 April 2026, cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Jateng udah tembus 98,81 persen, melewati target nasional 98,6 persen. Artinya, hampir semua warga sudah terdaftar. Tapi masalahnya ada di keaktifan.

Target Nasional

Tingkat peserta aktif baru di angka 73,16 persen. Masih jauh dari target nasional 80 persen. Jadi, banyak yang terdaftar, tapi belum tentu rutin pakai atau bayar iuran.

Menanggapi hal ini, Luthfi menegaskan kalau layanan kesehatan dasar tetap jadi prioritas utama pemerintah daerah. Anggaran pun harus fokus ke program yang langsung terasa manfaatnya buat masyarakat. “Prioritasnya layanan dasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tegasnya.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Jateng-DIY Guyur Klaim Rp5,7 T Selama 2025

Nggak cuma soal kuratif (pengobatan), Pemprov juga mulai dorong pendekatan promotif dan preventif. Salah satunya lewat program “Speling” alias dokter spesialis keliling, biar layanan kesehatan bisa jemput bola, bukan nunggu pasien datang.

Dari pihak Dinas Kesehatan Jateng, kolaborasi program Speling dengan BPJS juga lagi diperkuat, supaya jangkauan layanan makin luas dan merata. Ke depan, Pemprov Jateng memastikan bakal terus ngerapatin barisan, mulai dari BPJS, pemda kabupaten/kota, sampai fasilitas kesehatan, biar layanan kesehatan makin inklusif dan berkualitas.

Angkanya sudah hampir sempurna, tinggal realitanya yang dikejar. Karena punya BPJS itu satu hal, benar-benar bisa dipakai saat butuh, itu cerita lain. (tebe)

You Might Also Like

Jateng Juara Sertifikasi Tanah Wakaf, Mohammad Saleh: Jangan Berhenti Sebelum Tuntas

Apocil Ajak Siswa Melek Obat

UMKM Pandanajeng Malang Naik Level, go Digital bareng Mahasiswa FISIP UB

Investor Australia Siapkan Investasi 350 Juta Dollar AS di Batang

Nggak Mau Byar-Pet, KITB Disuntik 180 MW Energi Hijau

TAGGED:ahmad luthfibpjs kesehatanpemprov jatengspeling
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Soal Korban Tanah Gerak Jangli, Pemprov Janji Bangunkan Huntara
Next Article Warga antusias memeriksakan kesehatan gratis di kantor DPD PDIP Jateng, Jumat (10/4/2026). Dapur Marhaen PDIP Jateng menyediakan makan siang dan pemeriksaan kesehatan gratis. (bae) Warga Antusias Ikut Pengobatan Gratis di Panti Marhaen, Messy: Serentak, Bakal Terus Diulang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

Anak Berakhlak Mulia Berawal dari Sini, Cek Yuk..

Ilustrasi pemulung mencari sampah yang masih mempunyai nilai ekonomis di tumpukan sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kebakaran TPA Jatibarang Mereda, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

Cari Rezeki Halal Biar Kerja Jadi Berkah, Begini Penjelasannya

LAPOR KPK: Koordinator Forum Advokasi Rakyat (FAR), Eko Haryanto menunjukkan surat laporan ke KPK soal proyek pembangunan Pakuwon Mall Semarang. (ist)

Koordinator FAR Eko Haryanto Laporkan Proyek Pakuwon Mall Semarang ke KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Bawa Senjata Api ke Sekolah, Tembak Sana-sini Banyak Korban Tumbang Berjatuhan

April 16, 2026
Info

Jumat, Jalan Pemuda ‘Disulap’ Jadi Panggung Paskah

April 16, 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto. (gerindra)
Info

Prabowo Ajak Tinggalkan Seng, Pilih Atap Tradisional

Juli 30, 2026
Info

MinyaKita Bau Solar Bikin Heboh, Warga Klaten Ramai Minta Penggantian Serentak

Juni 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Banyak BPJS Kesehatan “Nggak Aktif”, Pemprov Gaspol Pembenahan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?