BACAAJA, SEMARANG – Aksi begal yang sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap polisi. Dua pelaku pencurian dengan kekerasan di kawasan Semarang Timur diringkus Polrestabes Semarang setelah sempat kabur.
Kapolrestabes Semarang, Syahduddi, menjelaskan kejadian ini berlangsung pada Minggu (5/4/2026) pagi di Jalan Halmahera, Kelurahan Karang Tempel, Kecamatan Semarang Timur.
Peristiwa bermula saat dua korban, YH dan A, hendak berangkat ke gereja. Namun, di tengah perjalanan, mereka tiba-tiba dihadang pelaku.
Bacaaja: Aksi Begal Payudara Dikejar Korban, Video Jalanan Pati Viral
Bacaaja: Suami Korban Jambret Jadi Tersangka, Kompolnas Sentil Polisi: Hukum Bukan Cuma Soal Pasal
Salah satu korban sempat diminta menyerahkan barang berharga. Karena situasi memanas, pelaku kemudian melakukan kekerasan menggunakan senjata tajam.
Akibatnya, korban YH mengalami luka serius di bagian wajah. Aksi brutal ini sempat terekam CCTV dan menyebar luas di media sosial, memicu keresahan warga.
Eksekutor ditangkap di Magelang
Berbekal rekaman CCTV dan hasil penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku.
Tersangka pertama, DBS alias Weng, ditangkap di wilayah Demak. Dari hasil pengembangan, polisi kemudian memburu pelaku utama, Dito, yang sempat melarikan diri ke Magelang sebelum akhirnya berhasil dibekuk.
“Pelaku utama merupakan residivis kasus serupa yang sudah berulang kali keluar-masuk penjara sejak 2019,” jelas Syahduddi.
Dalam aksi ini, Dito berperan sebagai eksekutor yang melakukan perampasan sekaligus penganiayaan dengan pisau lipat. Sementara rekannya bertugas sebagai pengemudi sekaligus pengawas situasi.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di lokasi yang sepi.
Selain itu, warga juga diminta tidak ragu meminta bantuan aparat jika menghadapi situasi berbahaya, serta lebih mengutamakan keselamatan diri dibanding mempertahankan barang.
Kasus ini jadi pengingat kalau kejahatan bisa terjadi kapan saja. Tetap waspada, ya! (*)


