Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Harga Plastik Naik hingga 50 Persen, Pedagang Kecil di Semarang Kelimpungan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Harga Plastik Naik hingga 50 Persen, Pedagang Kecil di Semarang Kelimpungan

R. Izra
Last updated: April 7, 2026 4:48 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Berbagai macam dagangan tertata rapi di sebuah toko kelontong di Kota Semarang, Senin (6/4/2026). Harga plastik naik drastis membuat pedagang kecil kelimpungan. (dul)
Berbagai macam dagangan tertata rapi di sebuah toko kelontong di Kota Semarang, Senin (6/4/2026). Harga plastik naik drastis membuat pedagang kecil kelimpungan. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Kenaikan harga ternyata nggak cuma soal bahan pokok. Sekarang, kantong plastik, yang sering dianggap sepele, ikut naik dan mulai bikin pedagang kecil ngos-ngosan.

Buat pembeli mungkin kelihatan biasa aja. Tapi buat pedagang, ini jadi beban tambahan yang cukup kerasa di aktivitas jual beli sehari-hari.

Salah satu pemilik toko kelontong, Wulan (35), bilang kalau harga plastik naik cukup signifikan.

Bacaaja: Selat Hormuz Seret, Industri Plastik Dalam Negeri Mulai Panik
Bacaaja: Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

“Yang biasanya Rp3.000 sekarang jadi Rp5.000. Yang Rp15.000 juga naik jadi Rp20.000,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Kondisi ini bikin pedagang harus putar otak. Di satu sisi, plastik masih jadi kebutuhan utama buat bungkus belanjaan. Tapi di sisi lain, harganya makin mahal.

Mau nggak mau, biaya tambahan ini akhirnya berdampak ke harga jual barang.

“Ya keberatan, tapi mau gimana. Kalau plastik tetap gratis, nanti yang nanggung siapa?” tambahnya.

Dampaknya? Pedagang kecil lagi-lagi jadi pihak yang paling terasa. Untuk bertahan, banyak dari mereka akhirnya menaikkan harga barang sedikit demi sedikit.

“Ya dinaikkan pelan-pelan, buat nutup biaya plastik,” kata Wulan.

Fenomena ini ternyata bukan kasus satu-dua pedagang aja. Data dari Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menyebutkan harga plastik bahkan sudah naik sampai 50 persen dari kondisi normal.

Sekjen DPP IKAPPI, Reynaldi Sarijowan, menjelaskan kenaikan ini terjadi bertahap sejak akhir Februari 2026.

Awalnya harga plastik sekitar Rp10.000, tapi sekarang sudah tembus Rp15.000.

“Naiknya pelan-pelan, seminggu naik Rp500 sampai Rp700. Sampai sekarang kita proyeksikan total kenaikan sekitar 50 persen,” jelasnya.

Kenaikan ini dipicu berbagai faktor, mulai dari harga bahan baku plastik yang berbasis minyak bumi, gangguan pasokan, sampai efek konflik global yang bikin harga energi ikut goyang.

Situasi ini nunjukkin satu hal: hal kecil kayak plastik ternyata punya efek besar. Pedagang harus adaptasi, sementara konsumen juga pelan-pelan ikut ngerasain lewat harga yang makin naik. (dul)

You Might Also Like

Waw! 1.116 Orang di Banjarnegara ‘Terjaring’ Program SIMPATIK

Sudah Delapan Hari Banjir Kepung Semarang

Rute Internasional Bikin Investor Singapura Rajin Datang

Mensos Saipul Usul Korban Bencana Sumatera Dikasih Jaminan Hidup Rp10.000 Sehari

Banjir Ganas di Pakistan: Ratusan Nyawa Melayang, 200 Orang Masih Hilang

TAGGED:harga plastikheadlinekelimpunganpedagang kecilplastikUMKM
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rangkaian gerbong Kereta Api (KA) Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen anjlok di Bumiayu, Senin (6/4/20206). Jalur Bumiayu Mulai Pulih, KAI Daop 4 Semarang tetap Buka Peluang Refund Tiket
Next Article PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

WFH, Hemat Energi atau Cuma Pindah Tagihan? Ini Kata Akademisi

Nawal Yasin Ajak Pesantren Hidupkan Lagi “DNA Literasi”

WFH atau “Weekend Tipis-Tipis”? Produktivitas Dipertanyakan

Sawah Kebanjiran, Luthfi Jamin Stok Pangan Masih Aman

Demak Kebanjiran (Lagi), Pemprov: “Gak Bisa Tambal Sulam Terus”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Komitmen Naik, Harapan Guru Madrasah Makin Terasa Dekat

November 30, 2025
Daerah

Geber Dapur Umum, Bupati Pekalongan Pastiin Perut Pengungsi Aman

Januari 20, 2026
Hukum

Wamenkum: Jangan Dikit-Dikit Pidanakan, Sanksi Administrasi Harus Didahulukan

Maret 8, 2026
Pertandingan sepak bola PSIR Rembang vs Persak Kebumen berubah jadi tawuran massal, saat tuan rumah menelan kekalahan.
Sepak Bola

Full Ricuh! Laga PSIR Rembang Vs Persak Kebumen Berubah Jadi Tawuran Massal

Februari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Harga Plastik Naik hingga 50 Persen, Pedagang Kecil di Semarang Kelimpungan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?