Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Surat Siswa Kudus Viral, Tolak MBG Demi Guru Heboh
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Surat Siswa Kudus Viral, Tolak MBG Demi Guru Heboh

Arsya, yang masih duduk di kelas XI jurusan Desain Komunikasi Visual di SMK NU Miftahul Falah Cendono, Kecamatan Dawe, memilih menyuarakan pemikirannya lewat tulisan yang ia unggah di Instagram pribadinya. Dalam surat itu, ia meminta agar jatah MBG yang seharusnya ia terima dialihkan saja untuk menambah kesejahteraan guru.

Nugroho P.
Last updated: April 3, 2026 1:31 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Prabowo Subianto
SHARE

BACAAJA, KUDUS – Seorang siswa SMK dari Kabupaten Kudus tiba-tiba jadi perbincangan hangat di media sosial setelah menulis surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Bukan sekadar curhat biasa, isi surat ini cukup bikin banyak orang berhenti scroll karena pesannya beda dari yang lain. Siswa bernama Muhammad Rafif Arsya Maulidi ini dengan berani menyatakan kalau dirinya menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) — tapi bukan karena menentang sepenuhnya, melainkan karena punya usulan yang menurutnya lebih berdampak.

Arsya, yang masih duduk di kelas XI jurusan Desain Komunikasi Visual di SMK NU Miftahul Falah Cendono, Kecamatan Dawe, memilih menyuarakan pemikirannya lewat tulisan yang ia unggah di Instagram pribadinya. Dalam surat itu, ia meminta agar jatah MBG yang seharusnya ia terima dialihkan saja untuk menambah kesejahteraan guru, khususnya guru honorer di sekolahnya. Ia merasa, masih banyak guru yang berjuang dengan penghasilan terbatas, padahal peran mereka sangat besar dalam membentuk masa depan siswa. Baginya, perhatian ke guru adalah investasi jangka panjang yang lebih “ngena”.

Unggahan tersebut langsung ramai disorot. Dalam waktu singkat, postingan itu mengumpulkan ribuan tanda suka dan ratusan komentar, mayoritas berisi dukungan. Banyak netizen yang menganggap langkah Arsya ini berani sekaligus menyentuh, karena datang dari seorang pelajar yang justru memikirkan kesejahteraan gurunya. Apalagi, dalam unggahan itu ia juga menandai sejumlah tokoh penting seperti Gibran Rakabuming Raka, berharap pesannya bisa benar-benar sampai ke pihak yang punya kewenangan.

Yang bikin surat ini makin menarik, Arsya bahkan menghitung secara sederhana nilai dana yang ia maksud. Dengan sisa masa sekolah sekitar 18 bulan, ia mengalikan jumlah hari belajar dengan nominal bantuan harian, hingga menghasilkan angka sekitar Rp6,7 juta. Menurutnya, angka itu mungkin kecil kalau dilihat per individu, tapi bisa jadi bentuk apresiasi nyata kalau dialihkan untuk membantu guru. Ia juga menegaskan bahwa langkah ini murni inisiatif pribadi, tanpa paksaan dari siapa pun.

Di balik aksinya, Arsya punya pandangan yang cukup dalam soal pendidikan. Ia percaya kalau kemajuan bangsa itu nggak lepas dari kualitas guru. Program seperti MBG memang penting, tapi menurutnya, peningkatan kesejahteraan guru juga nggak kalah krusial. Dengan cara yang santun dan penuh pertimbangan, ia mencoba menyampaikan aspirasi—bahwa perhatian terhadap pendidikan seharusnya dimulai dari mereka yang berdiri di depan kelas setiap hari. Sikap ini pun membuka ruang diskusi baru di tengah masyarakat soal prioritas kebijakan dan bagaimana suara anak muda bisa ikut mewarnai arah kebijakan publik. (*)

You Might Also Like

Di Kampung Leluhur Prabowo, 502 Siswa Keracunan Massal Program MBG

Menu Ramadan di Bawah Standar, Jawa Tengah Tertinggi Kasus MBG Bermasalah

Mau Masuk SMK? Ini Jurusan yang Mulai Ditinggal Zaman

Mahasiswa Undip Ubah Jerami Jadi Pakan Kaya Gizi

Heboh Deepfake ‘Smanse’, Disdik Jateng Masih Ngumpulin Informasi

TAGGED:kudusMBGPrabowosiswa smk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Oracle Pangkas Ribuan Karyawan, Fokus Gaspol Bangun Infrastruktur AI
Next Article Jatah MBG Kini Cuma Hari Sekolah, Libur Nggak Dapat Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gunung Slamet Makin Hangat, Pendaki Diimbau Jaga Jarak Aman

Sepeda motor remuk dihantam KA Harina di perlintasan Kokrosono, Semarang, Jumat (3/4/3306) sore. (ist)

Sudah Diperingatin Tetap Nekat, Pemotor Tewas Ketabrak KA Harina di Kokrosono Semarang

Hati-Hati, Setan Lagi Intai Kita di Syawal

Gus Baha Ingatkan Jangan Asal Debat Tanpa Ilmu

Joget di Ruang Operasi, Perawat Ini Viral

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan para kementerian teknis dalam rangka evaluasi pelaksanaan MBG, Minggu (28/9/2025) malam. Foto: dok/BiroPersKepresidenan
Info

Prabowo Klaim Pemimpin Dunia Ingin Belajar MBG ke Indonesia, Faktanya TNI AD Belajar MBG ke Singapura

Oktober 13, 2025
Ilustrasi siswa dilarang ikut ujian, karena masih mempunyai tunggakan pembayaran. (grafis/wahyu)
Pendidikan

Siswa Berprestasi SMK Purworejo Dilaranag Ikut Ujian, Cuma Gegara Ini

Oktober 18, 2025
Pendidikan

Mahasiswa Unwahas KKN ke Malaysia, Bawa Misi Literasi Bantu Anak Migran

Agustus 28, 2025
Pendidikan

Guru PAUD Kesejahteraannya Minus, Pejabat Ini Klaim Bakal Memperjuangkannya

September 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Surat Siswa Kudus Viral, Tolak MBG Demi Guru Heboh
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?