Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jatah MBG Kini Cuma Hari Sekolah, Libur Nggak Dapat Lagi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jatah MBG Kini Cuma Hari Sekolah, Libur Nggak Dapat Lagi

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan kalau sebelumnya MBG sempat dibagikan selama enam hari dalam seminggu, termasuk saat libur sekolah. Tapi setelah dilihat lagi, skema itu dinilai kurang efektif. Banyak distribusi yang nggak maksimal, apalagi saat momen libur panjang seperti Lebaran. Akhirnya, pemerintah memilih fokus ke lima hari sekolah, saat siswa benar-benar hadir dan bisa langsung menikmati manfaatnya. Dengan begitu, diharapkan program ini lebih terasa dampaknya dan nggak sekadar formalitas pembagian.

Nugroho P.
Last updated: April 3, 2026 1:34 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi dapur MBG.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pemerintah akhirnya bikin penyesuaian soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini jadi perhatian banyak pihak. Lewat hasil evaluasi lintas kementerian dan lembaga, diputuskan kalau pembagian MBG ke siswa sekarang hanya dilakukan saat hari sekolah aja, bukan lagi termasuk hari libur. Keputusan ini dibahas dalam rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, dan dianggap sebagai langkah buat bikin program ini lebih tepat sasaran serta nggak buang-buang sumber daya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan kalau sebelumnya MBG sempat dibagikan selama enam hari dalam seminggu, termasuk saat libur sekolah. Tapi setelah dilihat lagi, skema itu dinilai kurang efektif. Banyak distribusi yang nggak maksimal, apalagi saat momen libur panjang seperti Lebaran. Akhirnya, pemerintah memilih fokus ke lima hari sekolah, saat siswa benar-benar hadir dan bisa langsung menikmati manfaatnya. Dengan begitu, diharapkan program ini lebih terasa dampaknya dan nggak sekadar formalitas pembagian.

Meski begitu, bukan berarti semua penerima berhenti dapat saat libur. Ada kelompok yang tetap jadi prioritas, yaitu kategori 3B—ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Mereka tetap akan menerima MBG selama enam hari dalam seminggu tanpa terpengaruh kalender sekolah. Kebijakan ini mengacu pada pedoman yang sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional, jadi memang sudah dirancang agar kelompok rentan tetap terjaga asupan gizinya, meskipun siswa sedang libur.

Sementara untuk siswa dan santri, skemanya lebih fleksibel. Kalau ada sekolah atau pesantren yang tetap buka layanan distribusi saat libur, mereka masih bisa dapat paket MBG sesuai mekanisme yang berlaku. Tapi secara umum, fokus utamanya tetap di hari aktif belajar. Pemerintah juga menyoroti kondisi daerah tertentu yang butuh perhatian ekstra, terutama wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan daerah dengan angka stunting tinggi. Di tempat-tempat seperti ini, distribusi MBG bisa saja ditambah atau disesuaikan, baik dari sisi jumlah hari maupun kualitas makanannya.

Zulkifli Hasan juga menegaskan kalau kebijakan ini bukan sekadar pemangkasan, tapi lebih ke penyesuaian biar programnya lebih tepat guna. Daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi atau masalah gizi serius tetap bisa dapat perlakuan khusus, termasuk kemungkinan tambahan hari distribusi di luar lima hari sekolah. Intinya, pemerintah ingin memastikan MBG nggak cuma jalan, tapi juga benar-benar berdampak ke kesehatan masyarakat, terutama generasi muda yang jadi target utamanya. (*)

You Might Also Like

1.037 Orang Ditangkap setelah Demo Agustus, Mahfud MD: Sejarah Baru

Ketua Hanura Jateng Bambang Raya Diborgol, Tetap Nyengir dan Ngaku Nggak Salah

Dosen dan Ketua BEM SCU Bikin Buku Panduan Demo: Jangan Asal Turun Jalan!

Dolar Melesat Rupiah Ambruk, Pelanggan Warteg Mulai Tinggalkan Lauk Ayam

One Way Diperpanjang Sampai Kendal

TAGGED:bgnliburMBGsppgzulkifli hasan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Surat Siswa Kudus Viral, Tolak MBG Demi Guru Heboh
Next Article Kabur ke Petilasan dan Semedi, Bos Narkoba Kelab Malah Tetap Tertangkap Weleh-weleh…

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi elemen masyarakat demo menolak MBG.

MBG Nasibmu Kini, Semua Lini Dikorupsi dari Ompreng hingga Kaus Kaki

Ketika Pemanfaatan Anggaran Negara Menjauh dari Kepentingan Rakyat

BERBAGI--Keluarga besar BacaAja berbagi dengan menyantuni santri yatim piatu dalam rangkaian pengajian di kantor redaksi di Jalan Galunggung No 6, Gajahmungkur, Kota Semarang, kamis (2/7/2026). (bae)

Khidmat, Doa Santri dan Anak Yatim Mengalir untuk Media BacaAja

FUN COOKING - Anak-anak di Kelurahan Bulusan, Semarang, antusias mengikuti sesi belajar memasak untuk mengisi liburan sekolah di lingkungan rumah mereka, Kamis (1/7/2026). (ern)

Fun Cooking sampai Public Speaking! Cara Seru Anak-anak Bulusan Isi Liburan

Setelah Pelatihan 30 Ribu Manajer Koperasi Mau Ditempatkan Dimana?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae)
Info

Saat Pertamax Melonjak, Bensin Malaysia Malah Masih Murah Banget

Juni 12, 2026
Info

Adakah Vaksin Hantavirus?

Mei 15, 2026
Ekonomi

Ekspor Ngebut, Cabai Ikut Melambung

Juni 3, 2026
Info

Pabriknya Jalan, Anaknya Aman

November 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jatah MBG Kini Cuma Hari Sekolah, Libur Nggak Dapat Lagi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?