Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kredit Rumah di Jateng Tembus Rp2,3 Triliun
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kredit Rumah di Jateng Tembus Rp2,3 Triliun

Di saat banyak orang masih mikir dua kali buat ambil rumah, Jateng malah tancap gas. Kredit perumahan di provinsi ini tembus angka fantastis Rp2,3 triliun. Nggak heran kalau Gubernur Ahmad Luthfi ikut jadi sorotan dan dapet apresiasi langsung dari pusat.

T. Budianto
Last updated: April 3, 2026 12:05 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNJUNGAN LUTHFI: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menerima kunjungan kepala daerah di Jateng yang dipimpin Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di Jakarta, Kamis (2/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Kebutuhan rumah di Jateng ternyata masih tinggi banget. Hal ini kebaca jelas dari derasnya penyaluran kredit perumahan yang terus ngalir di awal 2026.

Data dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat, periode 1 Januari sampai 1 April 2026, realisasi kredit usaha rakyat (KUR) sektor perumahan alias kredit program perumahan (KPP) di Jateng tembus sekitar Rp2,3 triliun. Angka ini bikin Jateng nangkring di posisi nomor satu nasional.

Baca juga: Sepanjang 2025, Backlog Jateng Turun 274 Ribu

Kalau di-breakdown, penyaluran terbesar ada di Kabupaten Brebes sebesar Rp131,5 miliar, disusul Kabupaten Banyumas Rp117,4 miliar, dan Kabupaten Sragen Rp115,6 miliar. Capaian ini langsung dapet spotlight dari Menteri PKP, Maruarar Sirait. Bahkan dia terang-terangan bilang daerah lain perlu “belajar” ke Jateng.

“Kita harus belajar sama Jateng dan gubernurnya. Ini program dari Presiden Prabowo Subianto buat gerakin ekonomi. Saya senang banget Jateng bisa nomor satu,” ujarnya saat ketemu Luthfi di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Nggak cuma soal kredit, Jateng juga moncer di program rumah subsidi alias FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Tahun 2025 lalu, jumlahnya nyentuh 24.470 unit, cukup buat ngangkat posisi Jateng ke peringkat dua nasional.

Target Naik

Menariknya lagi, target 2026 nggak main-main. Pemerintah pusat bahkan berharap angka itu bisa naik jadi 40 ribu unit. Apalagi, urusan lahan juga sudah mulai disiapkan dan Jateng disebut jadi yang paling siap dalam pendataan lahan permukiman.

Selain itu, obrolan antara pemerintah pusat dan daerah juga ngebahas program lain, mulai dari bedah rumah (BSPS), pembangunan rumah susun, sampai penataan kawasan kumuh. Yang cukup unik, sektor UMKM juga ikut diseret masuk. Sentra genteng di Kebumen dan Jepara bakal dimaksimalkan buat suplai material perumahan. “Biar UMKM juga ikut naik kelas,” kata Ara.

Sementara itu, Ahmad Luthfi ngaku kalau PR soal perumahan masih panjang. Tahun 2025, backlog rumah di Jateng masih di angka 274.514 unit. Meski begitu, total kekurangan rumah sudah turun sekitar 20 persen jadi 1 jutaan unit lebih.

Baca juga: Jateng Gaspol Atasi Backlog 1,3 Juta Rumah, Target Kelar 5 Tahun

Upaya penanganannya pun nggak cuma dari APBD, tapi juga melibatkan banyak pihak, mulai dari Baznas, CSR perusahaan, sampai partisipasi masyarakat. Untuk 2026, Pemprov juga sudah ngajuin sejumlah program, termasuk penanganan kawasan kumuh di beberapa daerah seperti Batang, Banyumas, Jepara, hingga Semarang, plus rencana pembangunan rumah susun.

Di tengah harga rumah yang sering bikin dompet auto ciut, Jateng malah ngebut kayak lagi flash sale properti. Tinggal pertanyaannya: yang kebeli rumah makin banyak… atau yang cuma nontonin dari wishlist juga makin ramai? (tebe)

You Might Also Like

Last Call Mudik Gratis! 640 Orang Berangkat dari Pasar Senen

Lebaran Makin Dekat, Sidang Isbat Besok Jadi Penentu

BBM di Malaysia Lebih Murah tapi Keuntungan Petronas Lebih Gede dari Pertamina, Kok Bisa?

Gas Latihan Perdana, Persibangga Mulai Panaskan Mesin Menuju Liga

Setelah Tragedi Ponpes Al-Khoziny, Istana Kaji Rencana APBN untuk Bangun Pesantren 

TAGGED:ahmad luthfibacklog jatengheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Campak Lebih Nular dari Covid? Dinkes Jateng Siapkan Enam Jurus
Next Article Hujan Sore, Banjir Malam: 12 Desa di Grobogan Kebanjiran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Api melahap ruang lab SMK 5 Semarang. (ist)

SMKN 5 Semarang Terbakar, Seluruh Peralatan Praktik Siswa Ludes

Syawal Datang, Yuk Gas Pol Ibadah Enak-Enak!

Gunung Slamet Makin Hangat, Pendaki Diimbau Jaga Jarak Aman

Sepeda motor remuk dihantam KA Harina di perlintasan Kokrosono, Semarang, Jumat (3/4/3306) sore. (ist)

Sudah Diperingatin Tetap Nekat, Pemotor Tewas Ketabrak KA Harina di Kokrosono Semarang

Hati-Hati, Setan Lagi Intai Kita di Syawal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi campak pada anak.
Info

Indonesia Masuk 2 Besar Kasus Campak Tertinggi Dunia, IDAI: Jangan Tunda Imunisasi Anak

Maret 10, 2026
Info

Pembukaan MTQ Nasional 2026 Diminta Tonjolkan Kearifan Lokal

Maret 10, 2026
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) RI.
Unik

Nasdem Tuding MK Sebagai Lembaga Pembuat Undang-Undang Dasar Baru

Juli 9, 2025
DEMO BURUH: Ratusan buruh Sritex demo di depan kantor Gubernur Jateng, beberapa waktu lalu.(bae)
Ekonomi

Lagi Ngeri, 126 Ribu Pekerja Kena PHK!

November 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kredit Rumah di Jateng Tembus Rp2,3 Triliun
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?