Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BUMD Didorong Jadi Motor Ekonomi Daerah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

BUMD Didorong Jadi Motor Ekonomi Daerah

Provinsi Jateng lagi pede banget pasang etalase ke investor. Ibarat toko, semua sudah disiapkan, mulai dari “jalan tol” perizinan sampai kawasan industri siap pakai. Tapi di balik euforia itu, DPR ngasih rem: jangan sampai ekonomi ngebut, tapi arah lupa dikontrol.

T. Budianto
Last updated: April 1, 2026 7:50 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNKER KOMISI II: Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Pemprov Jateng, Rabu, (1/4/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Provinsi Jateng, Rabu (01/04/2026) menjadi panggung bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan strategi besar dalam mendorong investasi dan penguatan ekonomi berbasis daerah.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi secara terbuka menawarkan konsep “investasi tanpa ribet” kepada para pemangku kebijakan pusat. Ia menegaskan bahwa Jawa Tengah saat ini menjadi salah satu daerah paling kondusif bagi investor.

“Kalau tidak investasi di Jawa Tengah, rugi. Daerah ini damai, perizinan dipermudah, dan sudah kita siapkan kawasan industri dengan sistem satu pintu,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).

Sejumlah kawasan industri seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kendal Industrial Park, Wijayakusuma, hingga Candi disebut sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi. Sistem one gate system yang diterapkan memungkinkan investor mengurus perizinan, bea cukai, hingga operasional dalam satu jalur terintegrasi.

Baca juga: Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Dampaknya mulai terlihat. Kabupaten Kendal, misalnya, mencatat pertumbuhan ekonomi hingga 8,6 persen, salah satu yang tertinggi di Indonesia. Sementara kawasan aglomerasi seperti Solo Raya juga menunjukkan lonjakan investasi signifikan, bahkan mencapai Rp10,1 triliun dalam waktu satu bulan dari proyek berbasis konsep green city.

Tak berhenti di situ, Pemprov Jateng juga mendorong ekspansi kerja sama lintas daerah dan luar negeri melalui skema take and give. Beberapa provinsi seperti Maluku Utara, Kepulauan Riau, hingga Lampung telah dijajaki untuk kolaborasi ekonomi.

Potensi Daerah

“Kita ini seperti marketing. Kita jual potensi daerah, kita tawarkan ke investor. Semua kepala daerah harus ikut bergerak,” ujar Luthfi. Selain investasi, pemerintah juga menekankan pentingnya stabilitas tenaga kerja.

Dengan biaya transportasi buruh yang ditekan hingga Rp2.000 serta penyediaan fasilitas sosial seperti koperasi buruh, Jawa Tengah dinilai mampu menjaga kondusivitas upah minimum dan hubungan industrial. Hasilnya, sektor padat karya berhasil menyerap hingga 840 ribu tenaga kerja, sekaligus menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

Di sisi lain, Ketua Tim Kunjungan Komisi II DPR RI, Aria Bima menegaskan, bahwa investasi dan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seimbang dengan tata kelola yang sehat. “Bank daerah dan BUMD tidak boleh hanya mengejar keuntungan. Mereka harus menjadi alat pembangunan, penggerak ekonomi lokal, dan memperkuat sektor UMKM,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Fokus Benahi BUMD Biar Setoran ke PAD Makin Nendang

Ia mengingatkan agar orientasi terhadap dividen tidak mendorong praktik bisnis yang terlalu agresif dan berisiko. Menurutnya, kekuatan ekonomi daerah harus dibangun dari konektivitas antarwilayah serta optimalisasi aset daerah.

Dengan infrastruktur Jawa Tengah yang semakin terhubung mulai dari jalan tol, pelabuhan, hingga kereta api. Aria Bima optimistis provinsi ini bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. “Kami ingin Jawa Tengah seperti kereta cepat. Setiap kabupaten jadi lokomotif, bukan sekadar gerbong,” pungkasnya.

Kalau semua daerah sudah sibuk “jualan” ke investor tapi lupa ngerawat mesin ekonominya sendiri, jangan heran kalau keretanya ngebut… tapi relnya mulai goyah. (dul)

You Might Also Like

Sektor Manufaktur Jadi Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi, DPR Minta Anggaran Kemenperin Jangan Dipangkas!

400 Kader Muslimat NU Naik Level: Dari Pengajian ke Pendampingan Hukum

M Saleh Minta Pemprov Jateng Gaspol Kembangkan Ekonomi Kreatif

Bocoran Soal Gaji ASN, Menkeu Sepertinya Masih Injak Rem Awal 2026

Petani Jateng Mulai Tinggalkan Pompa Diesel

TAGGED:bumdkomisi II DPRpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!
Next Article Susu Gratis Malah Nongol di Rak Minimarket, Kok Bisa?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lisa Punya Bayi Lagi, Anak Gajah Lahir Sehat

Siswa Sekolah Rakyat Tak Kuat Tinggal di Asrama, Pilih Mundur

172 PPDS Unair Tumbang Usai Santap Makanan Pradik

Ngeri, Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien

Tak Tanggung, Maling Gasak Rokok Sekaligus Etalasenya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Dhoni Widianto. (dul)
Info

Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026

Juni 25, 2026
Ekonomi

Buru THR Lebaran? Ini Spot ATM Pecahan Kecil di Semarang

Maret 6, 2026
Unik

Jangan Sampai Pesantren Jadi Tempat Takut Pulang

Mei 30, 2026
LATIHAN PENANGANAN KARHUTLA - Kodim 0728/Wonogiri menggelar latihan gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Alas Kethu.
Info

Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Meledak 700 Persen

Agustus 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BUMD Didorong Jadi Motor Ekonomi Daerah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?