BACAAJA, TEMANGGUNG – Butuh pertolongan kesehatan di Temanggung saat mudik? Tenang, Banyak Puskesmas di Kota Temabkaua dengan layanan ‘Siaga IGD’ yang tetap beropeasi saat lebaran.
Bupati Temanggung Agus Setyawan memastikan kesiapan layanan kesehatan menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Sejumlah Puskesmas strategis dan posko kesehatan diinstruksikan siaga 24 jam penuh mulai 16 hingga 24 Maret 2026.
”Kita pastikan pelayanan kesehatan, terutama Puskesmas yang berada di jalur utama dan perbatasan harus siap melayani kegawatdaruratan selama 24 jam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Agus Setyawan saat meninjau Puskesmas Bejen.
Bacaaja: Posko PMI Semarang Jadi “Pit Stop” Favorit Pemudik
Bacaaja: Last Call Mudik Gratis! 640 Orang Berangkat dari Pasar Senen
Berdasarkan Surat Edaran (SE) Dinas Kesehatan Temanggung, Puskesmas rawat inap yang siaga IGD 24 jam yaitu Puskesmas Pringsurat, Selopampang, Ngadirejo, Wonoboyo, Bejen, dan Gemawang.
Sedangkan Puskesmas di wilayah perbatasan atau sepanjang jalur utama yang melaksanakan pelayanan kegawatdaruratan (emergency) 24 jam meliputi Puskesmas Rejosari, Pare, Kranggan, Bulu, Kedu, Parakan, Traji, Candiroto, dan Kledung.
”Petugas kesehatan menerapkan sistem piket atau shift agar bisa melayani kegawatdaruratan selama 24 jam. Tujuannya mengantisipasi kecelakaan lalu lintas maupun gangguan kesehatan pemudik akibat kelelahan,” imbuh Agus.
Menanggapi instruksi tersebut, Kepala Puskesmas Bejen, Fuad Fatkhurrohman, menyatakan kesiapan personelnya dalam mengawal arus mudik, mengingat posisi Puskesmas Bejen yang strategis di jalur utara menuju arah Kendal dan Semarang.
“Kami telah mengatur jadwal piket tim medis agar tetap siaga. Sarana prasarana juga sudah kami pastikan aman untuk mengantisipasi lonjakan pasien, baik dari kalangan pemudik maupun warga sekitar,” jelasnya. (*)


