BACAAJA, BATANG – Suasana lalu lintas di Tol Batang mendadak tegang pada Minggu sore. Sebuah bus milik PO Haryanto terlibat kecelakaan beruntun yang membuat beberapa kendaraan ringsek. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.45 WIB di KM 361+600 jalur A.
Lokasi kejadian berada di wilayah Desa Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Kecelakaan ini melibatkan satu bus dan lima mobil yang sedang melaju searah. Benturan yang terjadi membuat beberapa kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Bus yang terlibat diketahui merupakan bus Hino milik PO Haryanto. Kendaraan tersebut bernomor polisi S-7428-UN dan dikemudikan seorang sopir berusia 42 tahun. Saat kejadian, bus sedang melaju dari arah barat menuju timur di jalur kiri tol.
Beberapa mobil yang ikut terdampak antara lain Wuling Alvez, Toyota Innova, Suzuki XL7, serta satu kendaraan listrik merek Chery. Kendaraan-kendaraan itu berada di depan bus ketika kecelakaan terjadi. Benturan keras membuat bodi mobil ringsek di beberapa bagian.
Polisi menyebut kondisi jalan saat kejadian sebenarnya cukup baik. Permukaan jalan beton dilaporkan rata dan tidak licin. Cuaca juga cerah dengan arus lalu lintas yang tidak terlalu padat.
Meski kondisi jalan mendukung, pengemudi bus diduga kehilangan kendali saat melaju. Bus kemudian menabrak kendaraan di depannya secara beruntun. Insiden itu membuat kendaraan yang tertabrak terdorong dan saling berbenturan.
Benturan pertama terjadi ketika bus menghantam mobil Wuling Alvez. Setelah itu kendaraan besar tersebut bergerak ke kanan. Bus kembali menabrak beberapa mobil lain yang berada di jalur yang sama.
Mobil Toyota Innova, Suzuki XL7, hingga kendaraan listrik Chery juga ikut menjadi korban. Semua kendaraan itu mengalami kerusakan akibat benturan berantai. Beberapa bagian mobil bahkan terlihat penyok cukup parah.
Pihak kepolisian memastikan ada satu orang yang mengalami luka ringan. Korban langsung mendapatkan penanganan setelah kejadian. Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Kasatlantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan kejadian itu terjadi di ruas tol wilayah Kecamatan Subah. Polisi segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Kendaraan yang terlibat juga diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan agar penyebab pasti kecelakaan bisa diketahui.
Selain itu polisi juga memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Dua orang warga yang melintas di area tersebut dimintai keterangan. Informasi dari saksi diharapkan membantu mengungkap kronologi kejadian.
Pemeriksaan juga dilakukan terhadap seluruh pengemudi kendaraan yang terlibat. Dari hasil awal diketahui mereka memiliki surat izin mengemudi yang masih berlaku. Tidak ditemukan pelanggaran administratif dari sisi dokumen.
Unit Gakkum Satlantas Polres Batang kini masih menangani kasus ini. Penyidik terus mengumpulkan bukti untuk memastikan penyebab kecelakaan. Termasuk kemungkinan faktor kelalaian saat berkendara.
Petugas juga mengingatkan para pengendara untuk selalu berhati-hati saat melintas di jalan tol. Konsentrasi dan menjaga jarak aman menjadi hal penting saat berkendara. Langkah ini dinilai bisa mengurangi risiko kecelakaan beruntun.
Peristiwa di Tol Batang ini menjadi pengingat bagi semua pengguna jalan. Kondisi jalan yang baik tidak selalu menjamin perjalanan bebas risiko. Kewaspadaan tetap menjadi kunci utama agar perjalanan tetap aman sampai tujuan. (*)


