Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus

R. Izra
Last updated: Maret 12, 2026 2:02 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Arnendo mulai direspons pihak kampus. Universitas Diponegoro (Undip) mengaku sudah menerima aduan soal itu.

Direktur Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip, Nurul Hasfi mengatakan kampus sudah membentuk tim untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Saat ini Undip telah membentuk tim satgas kekerasan seksual untuk menangani kasus pelecehan seksual,” ujar Nurul, Kamis (5/3/2026).

Bacaaja: Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Naik Penyidikan, Siapa jadi Tersangka?
Bacaaja: Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kuliah sampai Babak Belur dan Gegar Otak

Selain memproses laporan, pihak kampus juga menyiapkan pendampingan bagi korban. Menurut Nurul, korban akan mendapat perlindungan selama proses penanganan berjalan.

Informasi yang beredar menyebutkan Arnendo diduga melakukan pelecehan terhadap tiga mahasiswi di waktu dan tempat berbeda.

Salah satu kejadian disebut terjadi di toilet kampus. Saat itu korban disebut sempat diselamatkan temannya yang mengetahui situasi tersebut.

Dugaan lain terjadi di sebuah rumah kos. Saat itu beberapa mahasiswa dan mahasiswi menginap setelah kegiatan malam hari. Di situ Arnendo disebut mencoba mendekati salah satu mahasiswi di ruangan berbeda.

Arnendo sendiri membantah tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Melalui kuasa hukumnya, ia mengaku hanya pernah sekali menarik tangan seorang mahasiswi.

Namun menurutnya, kejadian itu terjadi dalam konteks bercanda. Ia juga menegaskan tidak ada niat melakukan pelecehan.

Kasus ini makin ramai dibicarakan. Sebelumnya publik prihatin dengan Arnendo yang jadi korban pengeroyokan oleh puluhan teman kuliah.

Namun, usut punya usut, pengeroyokan disebabkan karena teman kuliahnya geram dengan tindakan Arnendo yang diduga berulangkali melakukan pelecehan.

Kini publik mulai beralih dari simpatik menjadi geram.

Memang, kasus main hakim sendiri itu salah. Tapi, jika memang terjadi, melecehkan orang juga sangat salah. (bae)

You Might Also Like

Pompa Nambah, Jalan Mulus, Banjir Dikejar: Curhat Infrastruktur Wali Kota Semarang

Pemkot Semarang Lagi Serius Soal Gotong Royong

Ribuan Orang Turun Jalan, Teriakan ‘Turunkan Sudewo Sekarang Juga’ Menggema di Pati

Diburu Semalaman, Akhirnya.. Silmy Datangi Gedung KPK

“Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi

TAGGED:Arnendoheadlinekorban pengeroyokanmahasiswa undippelakupelecehan seksualtim khusus
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jalur Kabupaten Karangkobar–Batur di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara, nyaris putus total. Jalur Utama ke Dieng via Banjarnegara Lumpuh, Putus Diterjang Longsor
Next Article Manajer Kampanye dan Media Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah, Zalya Tilaar. (bae) Semarang Atas Terus Dibangun: Lahan Resapan Pelan-pelan Hilang, Banjir Selalu Datang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

BMKG Sebut Kemarau 2026 Punya Pola Tak Biasa

TURNAMEN FREE FIRE - Komunitas e-sport RIKAS bersama Warmindo Mayoritas kembali menggelar turnamen Free Fire Clash Squad 4v4, dengan kuota terbatas hanya 64 tim.

Slot Cuma 64 Tim, Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas Kembali Dibuka

KEMBALIKAN MAHAR--Kades Kayen, Agus Riyanto (baju batik dan berpeci) menjelaskan pengembalian mahar seleksi perangkat desa, saat bersaksi dalam sidang dugaan korupsi Bupati Pati nonaktif Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Seusai OTT Sudewo, Kades di Pati Bergegas Kembalikan Mahar Seleksi Perangkat Desa

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi kebakaran hutan.
Olahraga

Timnas Spanyol Berlatih di Tengah Kabut Asap, Kebakaran Hutan Ancam Final Piala Dunia 2026

Juli 18, 2026
Info

23 Prajurit Marinir AL Tertimbun Longsor Cisarua, KSAL: 4 Personel Ditemukan Gugur

Januari 26, 2026
Daerah

Agustina: Pelayanan Publik Itu Kayak Tahu Gimbal, Enaknya Kalau Kompak

Oktober 4, 2025
Ekonomi

Tahun Ajaran Baru, Seragam Sekolah Diburu

Juli 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?