Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dua Bupati Kader Golkar di Jateng Terjaring OTT KPK, Saleh: Evaluasi Kepala Daerah, Beri Pembekalan Khusus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Dua Bupati Kader Golkar di Jateng Terjaring OTT KPK, Saleh: Evaluasi Kepala Daerah, Beri Pembekalan Khusus

R. Izra
Last updated: Juli 30, 2026 8:07 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
PIMPINAN - Ketua DPD Golkar Jateng, cum Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh. (ist)
PIMPINAN - Ketua DPD Golkar Jateng, cum Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro merupakan dua kepala daerah di Jateng yang diusung Golkar.

Tragisnya, keduanya sama-sama terjaring operasi tangkap tangan (OTT KPK) dalam waktu yang tak berselang lama.

Kondisi itu membuat DPD Partai Golkar Jawa Tengah mendorong evaluasi internal agar kasus serupa tak terus berulang.

Bacaaja: Jateng Juara Korupsi 2026! Lima Bupati Terjaring OTT KPK
Bacaaja: Istri Bupati Pemalang Dijemput KPK pada Tengah Malam, Camat Ditangkap setelah Rapat

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengusulkan agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengumpulkan seluruh kepala daerah kader partai.

Menurutnya, pertemuan itu penting sebagai ajang pembekalan sekaligus penguatan integritas bagi para kepala daerah.

Usulan tersebut muncul setelah Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditetapkan sebagai tersangka KPK dalam dugaan jual-beli jabatan dan penerimaan uang yang berkaitan dengan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

“Golkar mengusung Anom-Nurkholes sebagai bupati dan wakil bupati pada Pilkada Pemalang. Kami belum mengetahui secara detail perkara ini, sehingga kami mengikuti proses hukum yang sedang dilakukan KPK,” kata Saleh, Kamis (30/7/2026).

Saleh menegaskan Golkar menghormati seluruh proses hukum yang berjalan. Partainya juga memilih menunggu penjelasan resmi dari KPK sebelum mengambil langkah organisasi.

Meski begitu, ia menganggap rentetan kasus tersebut menjadi alarm bagi Golkar untuk memperkuat pembinaan terhadap kader yang menjabat sebagai kepala daerah.

“Karena itu kami mengusulkan kepada DPP Golkar agar semua kepala daerah dikumpulkan untuk diberi arahan dan pembekalan khusus terkait persoalan ini,” ujarnya.

Namun, Saleh menegaskan usulan tersebut masih bersifat pribadi dan belum menjadi keputusan resmi partai.

“Baru saya usulkan,” katanya saat ditanya apakah agenda itu akan segera dilaksanakan.

Soal kemungkinan pendampingan hukum terhadap Anom Widiyantoro, Saleh mengatakan DPD Golkar Jawa Tengah masih akan berkoordinasi dengan DPP Partai Golkar.

“Untuk persoalan pendampingan hukum akan kami konsultasikan dengan DPP Golkar,” ucapnya.

Ia juga belum bersedia berbicara mengenai kemungkinan sanksi organisasi terhadap Anom karena seluruh keputusan berada di tangan DPP Partai Golkar.

Sementara itu, KPK menetapkan Anom Widiyantoro sebagai tersangka usai terjaring OTT pada Kamis (30/7/2026). Penyidik menduga perkara tersebut berkaitan dengan praktik jual beli jabatan dan penerimaan uang yang berhubungan dengan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Dalam operasi itu, KPK turut mengamankan uang tunai lebih dari Rp2 miliar serta menyegel sejumlah lokasi yang akan digeledah sebagai bagian dari pengembangan penyidikan. (dul)

You Might Also Like

Wamenkum: Jangan Dikit-Dikit Pidanakan, Sanksi Administrasi Harus Didahulukan

Jateng Ngebut Soal Integritas ASN

Polisi Ubah TKP Kecelakaan, IKA FH Unnes Ungkap Kejanggalan Kematian Iko Juliant

Revisi UU BUMN: DPR Sepakat BUMN Harus Transparan & Bebas Rangkap Jabatan

Pertama dalam Sejarah! Tak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol

TAGGED:evaluasi besar-besarangolkargolkar jatengheadlinekepala daerahm saleh
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article UGD 24 Jam RS Samsoe Hidajat, Siap Tangani Kondisi Darurat
Next Article Presiden RI, Prabowo Subianto. (gerindra) Prabowo Ajak Tinggalkan Seng, Pilih Atap Tradisional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bolehkah Seragam Kerja Buat Sholat? Ini Jawaban Gus Baha

Karhutla Hanguskan 29 Ribu Hektare, 20 Korporasi Tersangka

Solar Subsidi Disedot dari Sopir Truk, 1.110 Liter Disita

178 Kursi Kades Ngawi Segera Diperebutkan, Pemkab Siapkan Rp20 Miliar!

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Berapa Estimasi Biaya Pilkades di Jateng? Fantastis, Capai Miliaran Rupiah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo, Respati Ardi, resik-resik kali bersama petugas DLH, Minggu (18/1/2026). Respati inisiasi program 'Wali Jogo Kali'.
Daerah

Solo Bakal Punya Wali Jogo Kali, Respati Resik-resik Sungai setelah Olahraga Pagi

Januari 18, 2026
Hukum

Tambah Waspada, Keripik Pisang Disemprot Narkoba Kejari Bogor Berhasil Musnahkan

Desember 23, 2025
Hukum

Modus Bak Sampah, Komplotan Gasak Perhiasan

Agustus 28, 2026
Ekonomi

Siswa Diajak Belajar Jadi Bos Sejak Sekolah

Juni 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dua Bupati Kader Golkar di Jateng Terjaring OTT KPK, Saleh: Evaluasi Kepala Daerah, Beri Pembekalan Khusus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?