Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semarang Atas Terus Dibangun: Lahan Resapan Pelan-pelan Hilang, Banjir Selalu Datang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semarang Atas Terus Dibangun: Lahan Resapan Pelan-pelan Hilang, Banjir Selalu Datang

R. Izra
Last updated: Maret 7, 2026 12:09 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Manajer Kampanye dan Media Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah, Zalya Tilaar. (bae)
Manajer Kampanye dan Media Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah, Zalya Tilaar. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Alih fungsi lahan di Kota Semarang bagian atas sebenarnya bukan cerita baru. Dalam satu dekade terakhir, kawasan yang dulu berupa hutan, kebun, dan area resapan air perlahan berubah jadi perumahan, kampus, sampai kawasan komersial.

Manajer Kampanye dan Media Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah, Zalya Tilaar, bilang lembaganya pernah membuat kajian perubahan lahan sejak 2012.

“Dalam satu dekade terakhir, alih fungsi lahan banyak terjadi di Semarang atas,” kata Zalya saat menjadi narasumbe Podcast untuk kanal YouTube Bacaajadotco, Jumat (6/3/2026).

Bacaaja: Alih Fungsi Lahan di Kawasan BSB Masif, Jadi Biang Kerok Banjir Semarang
Bacaaja: Banjir Parah Terjang Kawasan Industri Candi Semarang: Mobil Terendam, Motor Terseret Arus

Wilayah yang paling terasa perubahannya antara lain Tembalang, Gunungpati, Mijen, dan Ngaliyan.

Di kawasan atas itu juga berdiri kampus besar seperti Universitas Diponegoro (Undip) dan Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Selain itu, perumahan skala besar juga tumbuh cepat, salah satunya di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB City). Di kawasan ini bahkan ada mal baru dan kampus kedua Soegijapranata Catholic University (SCU).

Data Walhi menunjukkan luas kawasan permukiman di Semarang terus naik. Pada 2012 luasnya sekitar 7.022 hektare, lalu meningkat menjadi 7.361 hektare pada 2022.

Artinya, ada tambahan sekitar 300 hektare kawasan permukiman dalam satu dekade.

“Itu belum ditambah dengan data sampai 2026 ini gitu. Sedangkan pembangunan terus terjadi kan di atas sana,” ungkap Zalya.

Berdasarkan penelusuran citra satelit terbaru, terdapat pembukaan lahan baru sekitar 100 hektare di dekat Danau BSB. Area yang sebelumnya masih hijau kini berubah jadi hamparan tanah terbuka yang sedang diratakan.

Pengembangan kawasan BSB sendiri memang sangat besar. Merujuk pernyataan pengembang pada 2017 lalu di media, PT Karyadeka Alam Lestari menyebut total lahan yang dikelola di kawasan BSB mencapai sekitar 1.100 hektare. Lahan seluas itu dimanfaatkan untuk pengembangan industri, perumahan, hingga kawasan komersial.

Zalya bilang fenomena ini juga dipicu keterbatasan lahan di pusat kota. Kawasan bawah Semarang sudah padat, sehingga pembangunan akhirnya bergerak ke dataran yang lebih tinggi.

“Di bawah sudah penuh. Mau tidak mau pembangunan bergerak ke atas. Jadi wilayah atas ini seperti jadi ruang baru untuk pertumbuhan kota,” ujarnya.

Namun, alih fungsi lahan besar-besaran di Semarang atas akan berdampak pada berkurangnya daerah resapan. Akibatnya, air tak bisa ditahan yang ujungnya menjadi banjir di wilayah bawah.

Bahkan, belakangan ini kawasan atas tak luput dari terjangan banjir bandang.  (bae)

You Might Also Like

PWI Pusat Punya Pengurus Baru, Siap Gaspol Hadapi Era AI & Perkuat Dunia Pers

Prabowo Heran, Rakyat Indonesia Bahagia Padahal Hidup Sangat-sangat Sederhana

Mantan Bupati Purworejo Dicecar Soal BPR saat Jadi Saksi Sidang Korupsi di Semarang

Runyam! Siswa Korban Keracunan MBG di Pamekasan Diminta Bikin Video Muntah karena Kekenyangan

Jangan Nekat, Puncak Merapi Belum Aman

TAGGED:alih fungsi lahanheadlineSemarangsemarang ataswalhi jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Arnendo (menunduk) didampingi kuasa hukumnya saat berada di kantor polisi menanyakan tindak lanjut laporan kasus penganiayaan. (ist) Mahasiswa Undip Korban Pengeroyokan Diduga Pelaku Pelecehan Seksual, Begini Sikap Kampus
Next Article Bos Baru Bank Jateng Resmi Dilantik, Gubernur: Aset Sudah Tembus Rp100 Triliun, Gas Terus!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

FX Rudy Janji Nggak Akan “Gusur-Gusuran” Kader

Agustus 22, 2025
Hukum

Tujuh Pejabat Cilacap Dipanggil KPK, Kasus Eks Bupati Melebar

April 13, 2026
Aksi demonstrasi menuntut penetapan status bencana nasional di Aceh.
Info

Liputan Demo Bencana Nasional di Aceh, Ponsel Wartawan Dirampas Oknum TNI

Desember 26, 2025
Mantan Menteri BUMN yang juga dijuluki si 'Raja Media' Dahlan Iskan.
Unik

Raja Media Dahlan Iskan Tersangka Penggelapan, Pelapornya Jawa Pos

Juli 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semarang Atas Terus Dibangun: Lahan Resapan Pelan-pelan Hilang, Banjir Selalu Datang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?