Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Soal MBG, DPD: Jangan Cuma Dengar Laporan Manis di Atas Kertas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Soal MBG, DPD: Jangan Cuma Dengar Laporan Manis di Atas Kertas

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) niatnya mulia: anak-anak kenyang, gizinya aman. Tapi di lapangan? Ceritanya nggak selalu semanis paparan presentasi. Dewan Perwakilan Daerah RI minta pemerintah, khususnya Presiden, benar-benar dengerin laporan warga yang lagi rame berseliweran di media sosial.

T. Budianto
Last updated: Maret 2, 2026 7:50 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SANTAP MBG: Pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Jepara, Jateng sedang menyantap menu makan program makan bergizi gratis (MBG), beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Wakil Ketua Komite I DPD RI, Muhdi blak-blakan soal keprihatinannya terhadap pelaksanaan MBG. Ia mengaku ikut memantau media sosial dan bahkan mengecek langsung ke sekolah.

Hasilnya? Menurutnya, menu yang dibagikan di beberapa tempat jauh dari ekspektasi makanan bergizi. Ada roti “kelas standar bawah”, buah kadang cuma pisang, kacang sesekali, dan telur satu butir yang nggak selalu hadir.

Baca juga: Sajikan Menu MBG Berulat dan Berjamur, SPPG Giyanti Temanggung Cuma Disanksi Libur Sepekan

“Kalau lihat di medsos itu ngeri juga,” kira-kira begitu gambaran situasinya. Muhdi mempertanyakan apakah Badan Gizi Nasional (BGN) sudah memberikan panduan yang jelas terkait menu MBG, apalagi di bulan puasa seperti sekarang.

Menurutnya, siswa SD sudah mulai belajar berpuasa. Tapi makanan tetap datang pagi hari seperti biasa. Ini dinilai perlu dipikirkan ulang. Apakah tetap dibagikan dalam bentuk makanan? Atau skemanya diubah?

Opsi Lain

Bahkan ia menyebut opsi lain seperti bantuan dalam bentuk uang bisa saja dipertimbangkan. Ia juga mengingatkan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak “memainkan” program ini dengan menyajikan menu yang tak memenuhi standar gizi yang dipersyaratkan.

Sebab, kalau kualitasnya mengecewakan, kepercayaan publik bisa turun drastis. Efek sampingnya sudah kelihatan: ada makanan yang tidak dimakan siswa dan akhirnya terbuang. Mubazir, dan tentu bertolak belakang dengan tujuan program.

Baca juga: Banyak Aduan Menu MBG saat Ramadan, Wali Kota Solo Respati Minta BGN Lakukan Evaluasi

Senator asal Jawa Tengah itu pun berharap Presiden tidak hanya mendengar laporan dari internal lembaga, tetapi juga membuka telinga terhadap laporan masyarakat yang kini makin kritis dan vokal.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan. Bahkan kalau perlu, semua pihak diajak duduk bareng, DPR, DPD, kepala daerah, hingga pelaksana di lapangan untuk membenahi program agar benar-benar tepat sasaran. Karena pada akhirnya, program sebagus apa pun kalau eksekusinya setengah matang, ya yang kenyang cuma laporan. Siswanya belum tentu. (tebe)

You Might Also Like

Kempling Semar, Upaya Pemkot Semarang Genjot Distribusi Pangan Murah dan Transaksi Digital

Dua Ruas Jalan di Blora Diresmikan, Ekonomi Siap Tancap Gas

THR Rp55 Triliun Siap Cair, Tinggal Tunggu Lampu Hijau untuk ASN, TNI-Polri

Gaji Driver di Jepang Tembus Rp50 Juta! JIDS Gandeng LPK Hiro & Kamisora Buka Akademi

Sultan Jogja Sentil Pelaksanaan MBG: Ngak Masuk Akal Toh!

TAGGED:bgndpdMBGmuhdi prprabowo subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth) Citra Satelit Nunjukin Ada Pembukaan Lahan Baru Dekat Danau BSB Seluas Ratusan Hektar
Next Article Minyak Dunia Memanas, Istana Gercep Panggil Menteri ESDM

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mu’ti Minta Dana Tambahan Dana Rp181 Triliun, Ngakunya Sih Bukan Untuk MBG

BGN mengajukan anggaran untuk program MBG tahun 2026 sebesar Rp 335 triliun. Sasaran 82,9 juta penerima. Dalam setiap bulan sebesar Rp25 triliun.

Riset UI Bongkar Cerita MBG, Anak Bosan, Sayur Banyak

Tuntutan Mati Berubah Lima Tahun, Kisah ABK Fandi Bikin Haru

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena saat konferensi pers, Kamis (5/3/2026). (ist)

Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Naik Penyidikan, Siapa jadi Tersangka?

Dua aktivis Pati, Botok-Teguh. Keduanya dijatuhui hukuman 6 bulan penjara, tapi gak perlu dikurung.

BREAKING NEWS: 2 Aktivis Demo Pati Divonis 6 Bulan Penjara, tapi Nggak Perlu Dikurung

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

PSIS-Cordova Lanjut Jalan Bareng

Januari 9, 2026
Ilustrasi pengeroyokan.
Hukum

Siswa SMP Grobogan Tewas di Kelas, Polisi Tangkap 3 Teman Sekolah Korban

Oktober 13, 2025
Info

274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng

Maret 4, 2026
Hukum

Nelangsa Buruh Perempuan di Semarang, Hidup dalam Ketidakpastian Sejak Dirumahkan

Oktober 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soal MBG, DPD: Jangan Cuma Dengar Laporan Manis di Atas Kertas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?