Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Waduh, 10 Tentara di Semarang Ikut Jadi Korban Korupsi Kredit BRI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Waduh, 10 Tentara di Semarang Ikut Jadi Korban Korupsi Kredit BRI

R. Izra
Last updated: Desember 25, 2025 6:13 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Tampang DNR (berkacamata), mantri BRI Unit Banyumanik yang ngakalin kredit anggota TNI.
Tampang DNR (berkacamata), mantri BRI Unit Banyumanik yang ngakalin kredit anggota TNI.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus korupsi kredit di BRI Unit Banyumanik ternyata dampaknya ke mana-mana. Bukan cuma bank yang boncos miliaran, tapi anggota TNI juga kena getahnya.

Dari 11 nasabah yang menjadi korban, 10 orang di antaranya merupakan tentara. “Ada 10 anggota jadi korban,” kata Kasi Intel Kejari Kota Semarang, Sarwanto.

Para prajurit ini debitur kredit pegawai. Niatnya pinjam sesuai aturan, eh malah diseret-seret ke urusan kredit fiktif.

Bacaaja: Kredit Diakalin, Bank DKI-Sritex Bikin Negara Tekor Rp180 Miliar
Bacaaja: Pembungkaman Pers di Tengah Bencana Aceh, Kolonel TNI Paksa Hapus Rekaman Liputan

Modusnya ya itu-itu lagi, klasik tapi masih aja kejadian. Mantri BRI berinisial DNR diduga main belakang. Dia ngajuin suplesi (penambahan) kredit palsu, lengkap pakai dokumen palsu.

Tersangka nekat memalsukan dokumen, seperti tanda tangan nasabah, atasan, sampai juru bayar instansi yakni pihak Spersdam IV/Diponegoro. Semua dibikin seolah asli, padahal dikerjain sendiri.

Lebih parah lagi, ada nasabah yang beneran ngajuin suplesi. Uangnya cair, tapi nggak nyampe ke tangan pemiliknya. Duitnya malah nyasar ke kantong lain. Katanya buat ini, ujung-ujungnya buat itu.

Belum selesai di situ. Uang yang dikasih nasabah buat melunasi kredit, malah nggak dilunasin. Dipakai dulu, urusan bank belakangan. Kayak bayar utang pakai janji.

Ada juga trik muter duit. Nasabah setor uang buat nurunin pokok pinjaman. Dijanjikan nanti dibantu ambil per bulan. Nyatanya, duit itu dipakai tersangka buat nutup angsuran debitur lain.

Yang paling licik, pas kredit direstrukturisasi. Angsuran harusnya turun. Tapi nasabah nggak dikasih tahu. Mereka tetap setor jumlah lama yang lebih gede. Selisihnya? Lagi-lagi digelapkan tersangka.

Kejari nyebut kerugian negara dari kasus ini sekitar Rp 3 miliar. Angka yang nggak kecil, apalagi ini nyangkut uang publik dan nama orang lain, termasuk tentara. (bae)

You Might Also Like

Dari Kantor Kecamatan ke Kursi Bupati Cilacap, Kini di OTT KPK

Upaya Dosen “Kakao” Lolos dari Jerat Hukum Gagal

Kecurigaan Publik Terbukti! Aipda Robig Pembunuh Gamma Simpul Jaringan Sabu-sabu

Pigai Bilang Jangan Asal Dor, Polisi Tetap Gas Kejar Begal

Tumpeng, MoU, dan Janji Pelayanan Prima: Lapas Purwodadi Nggak Mau Cuma Seremonial

TAGGED:korupsikredit fiktifmantri britentaratni
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Biar Natal Makin Hangat, Rumah Dandani Santai Seperti Ini Aja
Next Article Ucapan Natal Bahasa Jawa, Hangat, Sederhana, Ngena Ning Ati

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

HADANG MOBIL--Ribuan massa pendukung Sudewo, Bupati Pati nonaktif, menghadang mobil tahanan yang mengangkut junjungannya di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (29/6/2026). (bae)

Eksepsi Sudewo Ditolak Hakim, Massa Pendukung Ngamuk Cegat Mobil Tahanan

Ngaji Pancasila: IKAL Lemhannas Ajak Anak Muda Jadikan Pancasila Gaya Hidup

MINTA MAAF--Pengawal tahanan KPK, Rusli minta maaf kepada massa jika tangannya tak sengaja mengenai Sudewo, Senin (29/6/2026). (bae)

Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

[11.26, 22/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Hoke2 [14.31, 22/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Ribuan Kendaraan Bodong Diselundupkan ke Timor Leste, Sindikat Dibongkar Polisi BACAAJA, SEMARANG - Praktik penyelundupan kendaraan bodong lintas negara kebongkar. Polda Jateng mengungkap sindikat yang sudah beroperasi sejak lama. Jumlahnya nggak sedikit. Ada 1.727 kendaraan yang diduga sudah dikirim ke Timor Leste sejak awal 2025. Kasus ini mulai terendus sejak Januari 2026. Polisi dapat info soal pengiriman kendaraan tanpa dokumen lengkap. Dirreskrimsus Kombes Pol Djoko Julianto bilang, kecurigaan muncul dari kontainer berisi kendaraan yang cuma dilengkapi STNK. Bahkan ada yang tanpa surat jelas. Petugas lalu bergerak cepat. Satu kontainer diamankan di Exit Tol Krapyak, isinya 17 motor dan 2 mobil. Selang beberapa waktu, satu kontainer lagi disikat di Exit Tol Banyumanik. Muatannya serupa, kendaraan tanpa dokumen sah. Penyelidikan terus dikembangkan. Polisi kemudian menuju gudang di wilayah Wonosari, Klaten. Di sana ditemukan lagi belasan motor dan dua truk. Semuanya sudah siap dikirim ke luar negeri. Dua orang ditetapkan sebagai tersangka. AT (49) warga Klaten dan SS (52) warga Jakarta Selatan. AT berperan sebagai pemodal sekaligus penghubung ke pembeli di Timor Leste. Dia juga yang menyediakan kendaraan dari berbagai sumber. Sementara SS jadi perantara. Tugasnya mencarikan jasa ekspedisi untuk pengiriman. Modusnya cukup rapi. Kendaraan dikumpulkan lalu dibuatkan dokumen ekspor fiktif. Setelah itu, kendaraan dikirim lewat kontainer melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Barang bukti yang diamankan cukup banyak. Mulai dari puluhan motor, mobil, truk, hingga dokumen dan ponsel. “Total kendaraan yang berhasil diamankan sebanyak 52 unit, terdiri dari 46 sepeda motor, 4 mobil, dan 2 truk,” kata Djoko. Selama beroperasi, sindikat ini sudah mengirim sekitar 52 kontainer. Total kendaraan yang diselundupkan mencapai 1.727 unit. Nilai transaksi diperkirakan lebih dari Rp50 miliar. Keuntungan pelaku ditaksir lebih dari Rp10 miliar. “Kasus ini masih kami kembangkan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain,” tegasnya. Polisi juga membuka kesempatan bagi warga yang merasa kehilangan kendaraan. Silakan datang ke Polda Jateng dengan membawa bukti kepemilikan. “Kalau identitasnya cocok, kendaraan akan diserahkan langsung tanpa biaya,” ujarnya. *bae [14.32, 22/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Polisi menunjukkan barang bukti kendaraan bodong yang hendak diselundupkan, Rabu (22/4/2026). (ist)
Hukum

Ribuan Kendaraan Bodong Diselundupkan ke Timor Leste, Sindikat Dibongkar Polisi

April 22, 2026
Hukum

Uang Palsu Rp300 Juta Digerebek, Mesin Masih Nyala

Maret 4, 2026
Hukum

Baru Duduk di Kursi Bupati Muara Enim, Edison Malah Kena OTT

Juni 8, 2026
PRAJURIT NAKAL - Ilustrasi oknum TNI nakal menghadapi persidangan militer.
Info

Oknumn TNI Jadi Backing Matel, Kopral R Terlibat Pembacokan Anggota Brimob Banten

Juni 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Waduh, 10 Tentara di Semarang Ikut Jadi Korban Korupsi Kredit BRI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?