Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Sajikan Menu MBG Berulat dan Berjamur, SPPG Giyanti Temanggung Cuma Disanksi Libur Sepekan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sajikan Menu MBG Berulat dan Berjamur, SPPG Giyanti Temanggung Cuma Disanksi Libur Sepekan

R. Izra
Last updated: Maret 2, 2026 3:41 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Kolase foto SPPG Giyanti dan roti berjamur yang dibagikan sebagai menu MBG.
Kolase foto SPPG Giyanti dan roti berjamur yang dibagikan sebagai menu MBG.
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Temanggung lagi-lagi jadi sorotan. Bukan karena menunya sehat, tapi karena makanan yang dibagikan ke siswa justru ditemukan berjamur bahkan berulat.

Yang bikin makin jadi perbincangan, dapur penyedia menu tersebut, yakni SPPG Giyanti, hanya mendapat sanksi tidak boleh beroperasi selama satu minggu.

Keputusan itu diambil Satgas MBG Kabupaten Temanggung setelah kasus makanan bermasalah yang dibagikan ke sejumlah sekolah pada 23 Februari 2026.

Bacaaja: 2 Kali Dikasih Makanan Basi, SD Muhammadiyah 1 Temanggung Kapok: Tak Terima MBG Lagi
Bacaaja: Ribuan Pelajar Papua Kembali Demo Tolak MBG, Serempak Bilang Setuju!

Sekretaris Daerah Temanggung, Tri Winarno, mengatakan dapur SPPG Giyanti resmi dihentikan operasionalnya mulai 2 Maret 2026.

“SPPG Giyanti mendapat sanksi tidak boleh beroperasi selama satu minggu. Selama masa itu akan dilakukan evaluasi menyeluruh,” ujarnya usai rapat koordinasi Satgas MBG, Senin (2/3/2026).

Kasus ini mencuat setelah sejumlah orang tua siswa mengeluhkan menu MBG yang sudah basi, berjamur, bahkan ditemukan ulat. Menu yang dibagikan saat itu berupa:

  • roti

  • kurma

  • susu UHT

  • telur rebus

Makanan tersebut dikirim ke beberapa sekolah penerima manfaat, mulai dari TK dan PAUD di Giyanti hingga SMAN 2 Temanggung, SMAN 3 Temanggung, dan SD Muhammadiyah 1 Temanggung.

Beberapa siswa dilaporkan muntah setelah mengonsumsi makanan tersebut, bahkan ada yang sampai harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Sampel Makanan Diuji Lab

Setelah kasus itu ramai, Satgas MBG langsung melakukan evaluasi bersama Badan Gizi Nasional.

Empat jenis makanan dari paket MBG langsung dikirim ke laboratorium di Yogyakarta untuk diuji, yakni roti, kurma, susu, dan telur.

Proses uji laboratorium ini diperkirakan memakan waktu sekitar 10 hari sejak 25 Februari 2026.

Pemerintah daerah juga ingin mengetahui jenis kontaminasi yang terjadi dan dampaknya bagi kesehatan siswa yang mengonsumsi makanan tersebut.

DPRD: sanksi jangan setengah hati, harus tegas

Wakil Ketua DPRD Temanggung, Tunggul Purnomo, menilai sanksi terhadap dapur MBG harus tegas. Menurutnya, jika terbukti lalai, pemerintah seharusnya tidak ragu memberikan hukuman berat.

“Kalau terdapat dapur yang salah, satu kali kejadian saja harus ada konsekuensi tegas. Jangan sampai melindungi satu dapur tapi mengorbankan ratusan bahkan ribuan siswa,” tegasnya.

Kasus ini lagi-lagi memunculkan pertanyaan soal pengawasan program MBG di lapangan.

Secara konsep, program ini memang ditujukan untuk membantu pemenuhan gizi siswa. Tapi kalau makanan yang dibagikan justru berjamur dan berulat, wajar kalau banyak orang tua mulai khawatir.

Apalagi yang jadi penerima manfaat bukan cuma siswa, tapi juga ibu hamil dan kelompok rentan lainnya.

Kini publik menunggu hasil uji laboratorium sekaligus langkah tegas pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang lagi. (*)

You Might Also Like

KPK Buka Babak Baru, Pemanggilan Budi Karya Mulai Bergulir

Dua Ton Harapan dari Semarang: FK Unnes Kirim Bantuan ke Aceh

Saksi Korupsi BUMD Cilacap Masuk Rumah Sakit Jiwa, Disetting Jadi Gila?

267 SPBU di Jateng Siaga Sambut Libur Nataru

Satu Tahun Agustina-Iswar: Saatnya Melompat Lebih Tinggi

TAGGED:berjamurberulatheadlinekeracunan MBGMBGsppg giyantitemanggung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mantan Panglima ABRI dan Wakil Presiden ke-6, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Obituari: Kesederhanaan dan Integritas Sang Prajurit, Mengenang Try Sutrisno
Next Article Puasa Nggak Cuma Nahan Lapar, Ini Triknya Biar Sehat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dua Ruas Jalan di Blora Diresmikan, Ekonomi Siap Tancap Gas

Agustina Ajak Warga Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Try Sutrisno

Jelang Lebaran, Pemprov Geber GPM dan Dokter Speling

Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

Sempat Nonaktif, Data PBI Tiga Ribu Warga Semarang “Nyala” Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Bikin Perda Nggak Bisa Asal Jadi, Kemenkum Jateng: Sinkron Dulu, Baru Ketok Palu

Februari 14, 2026
Pendidikan

Undip Anggarkan Rp 11,9 Miliar Bangun Jogging Track

Juni 13, 2025
Buruh melintas di depan pabrik Sritex, saat pabrik tekstil tersebut masih beroperasi. Kini, ribuan buruh menunggu pesangon.
Hukum

Pesangon Masih Mimpi? Lelang Aset Sritex Jadi Penentu Nasib Ribuan Eks Karyawan

Januari 31, 2026
Ilustrasi mayat dalam koper
Hukum

Bau Aneh Bikin Kaget Sekampung Ujungnya Koper Berisi Mayat

Februari 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sajikan Menu MBG Berulat dan Berjamur, SPPG Giyanti Temanggung Cuma Disanksi Libur Sepekan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?