Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Penanganan Longsor Ungaran Ditarget Rampung Seminggu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Penanganan Longsor Ungaran Ditarget Rampung Seminggu

Longsor belum kering, tapi penanganannya sudah ngebut. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi langsung turun ke lokasi longsor di Ungaran Timur dan kasih ultimatum: seminggu harus tuntas. Nggak mau kajian berlarut-larut, warga keburu capek nunggu.

T. Budianto
Last updated: Maret 12, 2026 2:09 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Longsor yang memutus akses antar-RW di Perumahan Delta Asri, Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Selasa (17/2/2026), langsung dapat atensi khusus dari orang nomor satu di Jateng.

Luthfi datang, bukan cuma lihat-lihat. Ia ikut kerja bakti bareng warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) Ngopeni Nglakoni, hingga petugas gabungan. Bahkan sempat duduk bareng warga buat sarapan. Suasana sempat dihentikan sejenak, semua diajak makan bareng. Nggak ada sekat, semua guyub.

Baca juga: Warga Deliksari Semarang Dihantui Bayang-bayang Longsor, Hidup dalam Mode Siaga

Menurut Luthfi, kunci beresin masalah bencana itu satu: kolaborasi. “Ini bentuk kolaborasi yang kompak. Ada Bupati, Dandim, Kapolres, Tagana, TRC, semua komponen masyarakat bahu-membahu,” tegasnya.

Ia menekankan, gotong royong bukan cuma slogan. Tagana di 35 kabupaten/kota harus selalu siaga. Pimpinan daerah pun wajib hadir langsung saat warga butuh.

“Bentuk hadirnya negara itu ya seperti ini. Nggak boleh saling menyalahkan. Problem diselesaikan bareng-bareng,” ujarnya didampingi Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

Percepat Penanaganan 

Di sela peninjauan, Luthfi langsung memberi instruksi tegas ke dinas terkait. Penanganan longsor yang memutus konektivitas warga itu tak boleh berlarut. “Dari PUPR sudah kajian. Tapi jangan lama-lama kajian, masyarakat sudah menunggu. Biar RW satu dan lainnya kembali terhubung,” katanya dengan nada serius. Pesannya jelas: cepat, tepat, dan nggak pakai muter-muter.

Secara umum, Pemprov Jateng bersama pemerintah kabupaten/kota disebut sudah melakukan mitigasi bencana. Mulai dari pemetaan daerah rawan longsor, tanah bergerak, banjir, sampai rob. “Setiap daerah punya karakteristik berbeda. Penanganannya juga beda. Tapi satu yang sama: harus cepat,” tegasnya.

Sejumlah bantuan juga langsung digelontorkan. Pemkab Semarang menurunkan crane untuk membantu penanganan di lapangan, termasuk mengangkat beton jembatan yang roboh.

Baca juga: Longsor Ancam Akses Warga Gunungpati, Jembatan Deliksari Nyaris Ambruk

Dari Pemprov Jateng, bantuan berupa bibit pohon untuk penghijauan, 100 sepatu boots untuk relawan, 100 paket sembako dari Baznas untuk warga terdampak, 200 mushaf Al-Qur’an, bantuan beras senilai Rp2,7 juta, serta logistik lain senilai Rp6,28 juta sudah disalurkan.

Langkah cepat ini diharapkan bisa mempercepat pemulihan aktivitas warga yang sempat terganggu akibat longsor. Karena kadang yang dibutuhkan warga bukan cuma rapat dan kajian tebal, tapi jembatan yang kembali nyambung dan jalan yang bisa dilewati lagi. Kalau bisa selesai tujuh hari, kenapa harus nunggu tujuh rapat dulu? (tebe)

You Might Also Like

Rahayu Saraswati Mundur dari DPR: Klarifikasi, Permintaan Maaf, dan Harapan

Jas Almet Undip Ganti Warna, Rektor: Masa Keren Gini Dibilang Mirip Terpal

Sawah Dijagain Ketat: Jateng Main Keras demi Swasembada Pangan 2026

Profil Sri Susuhunan Paku Buwono XIII: Penjaga Tradisi di Tengah Zaman

Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out

TAGGED:bnpbkabupaten semaranglongsorpemkab semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MUI Jateng: Jangan Sampai Ramadan Jadi Ajang Adu Argumen
Next Article Kemenpar Dorong Shiva Festival Naik Level Nasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MEMBAHAS DIALEK--Pemerhati bahasa Jawa Semarangan, Hartono Samidjan, menjelaskan ciri khas dialeg Semarang saat ditemui di rumahnya, Kamis (14/5/2026). (bae)

Bahasa Ibu Pelan-pelan Hilang Sejak Digeser Bahasa Indonesia di Sekolah, Ada Peran UNESCO

KECANTIKAN BUKAN SULAP - Praktisi kecantikan dari Immoderma Aesthetics and Wellness Clinic, dr Teddy August, menegaskan bikin glowing wajah yang sehat gak bisa dilakukan secara instan. (dul)

Glowing Instan Bisa Berujung Petaka, dr. Teddy: Gak Segampang Itu, Kecantikan Bukan Sulap

Doa Jamaah Haji Buat Presiden, Pesan Niam Jadi Obrolan Panjang

Muhadjir Effendi Diperiksa KPK

Josepha Mau Dijadikan Duta, Drama LCC Belum Sepenuhnya Adem Lagi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tambang Galian C di Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, mengalami longsor pada Jumat (30/5/2025). 6 orang tewas, 5 luka, 2 lainnya hilang.
Unik

Tambang Gunung Kuda Cirebon Longsor: 6 Orang Tewas, 5 Luka, Sopir Truk Hilang

Mei 30, 2025
Hukum

Gerobak Pinggir Jalan Hancur, Disikat Mobil MBG Owi Pulang Tinggalkan Anak Masih Balita

Mei 13, 2026
Ekonomi

Buru THR Lebaran? Ini Spot ATM Pecahan Kecil di Semarang

Maret 6, 2026
Warga Aceh Barat Daya (Abdya) kumpulin donasi sambil kibarin bendera Bulan Bintang.
Info

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Tengah Bencana Aceh, Luapan Rasa Kecewa?

Desember 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Penanganan Longsor Ungaran Ditarget Rampung Seminggu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?