Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

R. Izra
Last updated: Januari 31, 2026 2:40 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi rekening bank.
Ilustrasi rekening bank.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) nemuin fakta yang bikin geleng-geleng kepala. Rekening seorang karyawan isinya mencapai RP12 triliun. Gak wajar banget.

Uang Rp12,49 triliun itu diduga hasil transaksi ilegal di sektor tekstil. Uang itu kemudian disimpan bukan di rekening perusahaan, tapi pakai rekening karyawan dan rekening pribadi.

Temuan ini diungkap Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam Catatan Capaian Strategis 2025.

Bacaaja: Hotman Paris Ngamuk-ngamuk, Tolak PPATK Bekukan Rekening Bank 3 Bulan Tanpa Transaksi
Bacaaja: Uang Korupsi Sritex Mengalir ke Mana Saja? Komisi III DPR Minta PPATK Telusuri

Dalam laporan itu, PPATK menyebut ada pihak-pihak tertentu yang sengaja “menyembunyikan” omzet dengan cara memecah aliran uang ke rekening-rekening atas nama individu.

“Salah satu temuan signifikan ada di sektor perdagangan tekstil, di mana omzet hingga Rp 12,49 triliun diduga disamarkan lewat rekening karyawan atau pribadi,” tulis PPATK, dikutip Kamis (29/1/2026).

Meski begitu, PPATK belum buka-bukaan soal identitas perusahaan maupun detail modus yang dipakai dalam praktik jual beli ilegal tersebut.

Bukan cuma soal transaksi gelap, temuan ini juga disorot karena berpotensi kuat terkait penghindaran pajak hingga pencucian uang.

Untuk itu, PPATK menggandeng Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan agar praktik semacam ini bisa ditekan.

Kolaborasi PPATK dan DJP disebut bukan cuma formalitas. Dari kerja sama intelijen keuangan itu, negara berhasil mengoptimalkan penerimaan hingga Rp 18,64 triliun dalam periode 2020 sampai Oktober 2025.

Di luar urusan pajak, PPATK juga menegaskan bahwa kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) masih jadi ancaman serius bagi sistem keuangan dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat.

Karena itu, PPATK bakal memperketat pengawasan, termasuk audit intensif terhadap praktik jual beli rekening yang kerap jadi pintu masuk kejahatan digital.

Upaya ini juga bakal dibarengi dengan kerja sama internasional lewat pertukaran informasi intelijen keuangan lintas negara.

Sepanjang 2025 sendiri, PPATK mencatat telah menghasilkan 173 hasil analisis, empat hasil pemeriksaan, serta satu informasi strategis di sektor fiskal. Total nilai transaksi yang dianalisis pun nggak main-main, tembus Rp 934 triliun.

Temuan ini jadi sinyal keras: modus lama pakai rekening “pinjam nama” masih marak, dan negara mulai makin serius membongkarnya. (*)

You Might Also Like

Ada Korupsi Setengah Triliun Rupiah, Luthfi: Bank Jateng Paling Sehat di Indonesia

Semarang Kebanjiran Lagi, Wali Kota: Soal Drainase Nggak Bisa Kerja Sendirian

Hari Nur Kembali Pakai Seragam PSIS

Ziarah ke Makam Kartini: Perempuan Nggak Cukup Pintar, Harus Punya Arah

Sawah Ngebut, Lumbung Aman: Jateng 2025 Tembus Target

TAGGED:headlinepencucian uangpenjualan tekstilppatkrekening karyawan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) melihat lukisan Hadratussyaikh Hasyim Asyari, saat Harlah 100 tahun NU di Temanggung. Peringati 1 Abad NU, Bupati Temanggung Dukung Kiai Subchi Jadi Pahlawan Nasional
Next Article SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist) Kritik Dewan Perdamaian Trump, PDIP: Perdamaian Palestina Harusnya Lewat PBB

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Jaksa membacakan surat dakwaan kasus pembunuhan bayi kandung, terdakwa Brigadur Ade Kurniawan mengikuti sidang secara online, Rabu (16/7/2025). (bae)
Unik

Terungkap! Oknum Intel Polda Jateng Bunuh Anak Kandung karena Jengkal Diminta Nikahi Ibu Korban

Juli 16, 2025
Daerah

1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System

Januari 15, 2026
Info

Zebra Candi Jalan Terus, Pelanggar Tetap Gaspol

November 20, 2025
EkonomiInfo

Bank bjb Gelar RUPST, Susi Pudjiastuti eks Menteri KKP jadi Dewan Komisaris

April 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?