Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kritik Dewan Perdamaian Trump, PDIP: Perdamaian Palestina Harusnya Lewat PBB
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Kritik Dewan Perdamaian Trump, PDIP: Perdamaian Palestina Harusnya Lewat PBB

R. Izra
Last updated: Januari 31, 2026 6:13 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) angkat suara soal arah perdamaian Palestina. Partai berlambang banteng itu menegaskan, jalur utama perdamaian harus lewat PBB, bukan lewat Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump.

Sikap ini disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, menanggapi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memilih bergabung dengan Dewan Perdamaian Trump alias BoP.

“Posisi PDI Perjuangan jelas, kami mendorong seluruh upaya perdamaian itu melalui PBB,” kata Hasto saat ditemui di kantor Megawati Institute, Sabtu (31/1/2026).

Bacaaja: Beda Sikap! China Tolak Keras Dewan Perdamaian Trump, Indonesia Manut Amerika
Bacaaja: Pengamat Bilang PDIP Pede Kawal Suara Rakyat, Makanya Nolak Pilkada Lewat DPRD

Menurut Hasto, Indonesia punya peran penting dalam memperkuat tatanan dunia yang adil dan damai. Tapi caranya bukan dengan bergabung ke forum baru, melainkan dengan menguatkan PBB sebagai sistem internasional yang sah.

“Kita memperkuat sistem internasional yang lebih berkeadilan dan damai itu melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujarnya.

Hasto juga menyinggung kasus operasi militer Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro atas perintah Donald Trump. PDIP menilai langkah tersebut bertentangan dengan hukum internasional.

“Rakernas pertama PDI Perjuangan sangat tegas menyatakan bahwa tindakan terhadap Presiden Venezuela itu bertentangan dengan hukum internasional PBB,” kata Hasto.

Ia menegaskan, sikap semacam itu jelas tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia. Bagi Indonesia, kemerdekaan adalah hak segala bangsa, dan segala bentuk penjajahan harus ditolak.

“Kita tidak boleh mengikatkan diri pada satu pihak mana pun, kecuali berpihak pada kemerdekaan sebagai hak segala bangsa,” tegasnya.

Hasto juga mengingatkan bahwa sejak dulu Indonesia punya tradisi politik luar negeri bebas aktif, bukan ikut-ikutan blok tertentu. Sejarah mencatat, Indonesia pernah membangun pengaruh global lewat Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non-Blok, hingga Conference of the New Emerging Forces.

Menurutnya, rekam jejak itu seharusnya jadi modal kuat Indonesia di panggung internasional.

“Ini harus digunakan sebagai daya ungkit dalam menjalankan politik luar negeri bebas aktif,” kata Hasto.

Sementara itu, Board of Peace sendiri resmi diperkenalkan Donald Trump pada 22 Januari 2026 di Davos, Swiss. Indonesia menjadi salah satu negara pendiri yang ikut menandatangani keanggotaan.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menjelaskan, keikutsertaan Indonesia di BoP disebut sebagai kelanjutan dari perjuangan resolusi PBB dan langkah strategis untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Menurut Sugiono, BoP ditargetkan memberi dampak cepat, terutama dalam aspek kemanusiaan di Gaza. Salah satunya dengan rencana pembukaan perbatasan Rafah untuk jalur bantuan, serta pembentukan International Stabilization Force.

“Solusi Dua Negara yang nyata harus terwujud. Kemerdekaan dan kedaulatan Palestina adalah hal yang terus kita perjuangkan,” ujar Sugiono.

Ia menambahkan, Board of Peace dinilai sebagai salah satu alternatif konkret yang saat ini bisa diharapkan untuk mencapai perdamaian tersebut. (*)

You Might Also Like

Pemerintah Fokus Tambah Dokter Spesialis

Aturan Baru Ancam Eksistensi Pers Mahasiswa Fakultas UIN Walisongo

Jurus Rahasia Eksistensi Warung Madura, Singgung Jalur Tak Lazim

Blankspot Jadi Hotspot: Internet Gratis Pemprov Jateng Bikin Desa Wisata Makin Hits

OTT Bupati Cilacap, Pemprov: Era Pengepul Jabatan Harus Tamat

TAGGED:bopdewan perdamaian trumpheadlinepalestinapbbpdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi rekening bank. Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal
Next Article PSIS dan Jafri Sastra Pisah Jalan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Ibu-Ibu Pegang Pisau Kurban, Ternyata Hukumnya Bikin Banyak Kaget

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

OTT Ketiga di Jateng, Gubernur: “Sudah Diingatkan Berkali-kali, Jangan Kebablasan”

Maret 15, 2026
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) RI.
Info

MBG ‘Ngerampok’ 70 Persen Anggaran Pendidikan, JPPI Siapkan Gugatan ke MK

Desember 31, 2025
Daerah

Ketika Hujan Turun Lagi, Kroya-Bantarsari Mulai Siaga Banjir

November 24, 2025
Info

Jembatan “Merah Putih Presisi” Jadi Jalan Pulang 500 Kepala Keluarga

Februari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kritik Dewan Perdamaian Trump, PDIP: Perdamaian Palestina Harusnya Lewat PBB
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?