BACAAJA, SEMARANG- Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (FH Unwahas) Semarang makin serius main ke level internasional. Kali ini, mereka terbang ke Bangkok, Tailan buat benchmarking akademik ke Krirk University. Rombongan dipimpin langsung Dekan FH, Dr M Shidqon Prabowo.
Kedatangan mereka disambut jajaran pimpinan dan akademisi Fakultas Hukum Krirk University Bangkok. Di pertemuan itu, dua kampus ini banyak ngobrol soal pengelolaan pendidikan hukum. Mulai dari kurikulum berbasis Outcome-Based Education, sistem penjaminan mutu, sampai cara ngajar hukum yang lebih relevan dengan perkembangan global.
Baca juga: Jagung Unwahas Tinggal Nunggu Lampu Hijau
Unwahas juga kepo soal program internasional yang sudah jalan di Krirk University. Termasuk pengelolaan mahasiswa asing, kuliah berbahasa internasional, sampai masuknya hukum internasional dan komparatif ke dalam kurikulum. Krirk University sendiri dikenal aktif kerja sama lintas negara. Reputasi itulah yang bikin Unwahas menjadikannya mitra benchmarking di kawasan ASEAN.
Langkah Konkret
Menurut Dekan FH Unwahas, kegiatan ini bukan sekadar studi banding. “Benchmarking ke Krirk University merupakan langkah konkret untuk belajar dari praktik terbaik perguruan tinggi luar negeri,” ujarnya, Kamis (29/1/2026).
Kata Shidqon, yang paling penting, dari kunjungan ini terbuka peluang kerja sama lanjutan. Mulai dari kolaborasi penelitian, seminar internasional bersama, hingga pertukaran SDM.
Baca juga: Unwahas Terima 4.663 Maba, dari Timor Leste hingga Thailand
“Kegiatan ini juga membuka peluang penjajakan kerja sama internasional, antara lain dalam bentuk pertukaran dosen dan mahasiswa,” imbuhnya. Kalau nanti dosen Unwahas ngajar sambil cerita Bangkok dan mahasiswa bisa kuliah lintas negara, jangan kaget. Bisa jadi, obrolan santai di kampus Thailand ini bakal bikin FH Unwahas makin global dan paspor akademik ikut naik level. (bae)

