Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Indonesia Gabung Dewan Keamanan Trump Bayar Rp16,9 Triliun? Nurut Banget Sama Amerika
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Indonesia Gabung Dewan Keamanan Trump Bayar Rp16,9 Triliun? Nurut Banget Sama Amerika

R. Izra
Last updated: Januari 22, 2026 4:53 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Indonesia diapstikan gabung ke Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Tujuannya sih katanya mulia: nyelesain konflik dunia. Tapi ada satu detail yang bikin publik angkat alis: biaya masuk untuk jadi anggota tetap Dewan Keamanan Trump tembus USD1 miliar alias sekitar Rp16,9 triliun.

Iya, kamu nggak salah baca. Damai ternyata nggak gratis.

Bacaaja: Blak-blakan! Alasan Trump Serang Venezuela: Mari Kita Hasilkan Uang!
Bacaaja: Mic Bocor, Prabowo Minta Dikenalkan Anak Trump untuk Bisnis?

Lewat pernyataan bersama, Indonesia barengan dengan Qatar, Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menyambut undangan Trump buat gabung ke Dewan Perdamaian.

Tapi sampai sekarang, belum jelas Indonesia masuk sebagai anggota biasa atau anggota “prioritas” yang harus setor dana jumbo sebesar Rp16,9 triliun itu.

Masalahnya, draf piagam dewan yang bocor ke media menyebutkan satu syarat krusial: negara yang menyumbang lebih dari USD1 miliar di tahun pertama bisa duduk lebih lama dan punya posisi spesial.

Artinya? Yang punya duit, punya pengaruh. Lagi, pertanyaannya, Donald Trump ini mau bikin ini Dewan Keamanan atau kelompok arisan?

Di atas kertas, Dewan Perdamaian ini diklaim buat nyelesain konflik dunia—mulai dari Gaza sampai perang lain di berbagai belahan bumi.

Di sisi lain, publik wajar bertanya: apa urgensinya Indonesia keluar duit segitu besar?

Di dalam negeri, masalah belum selesai:

  • harga pangan naik
  • layanan kesehatan masih timpang
  • pendidikan belum merata
  • kesejahteraan rakyat masih jadi PR

Tapi di level global, Indonesia justru disiapkan jadi penyumbang dana lembaga internasional baru yang diketuai langsung oleh Trump, dengan hak veto penuh di tangannya.

Trump jadi ketua, dunia harus ikuti aturan mainnya

Yang bikin tambah sensitif, Dewan Perdamaian ini dipimpin langsung oleh Trump. So, Paman Trump bisa buat aturan semau dia.

Dewan Keamanan ini punya struktur di luar PBB. Trump bisa memveto keputusan dan memberhentikan anggota.

Nggak heran banyak diplomat khawatir lembaga ini melemahkan peran PBB dan menggeser diplomasi global jadi lebih transaksional: siapa bayar mahal, suara makin keras.

Sejumlah negara maju tolak bergabung

Beberapa negara Eropa seperti Norwegia dan Swedia bahkan menolak gabung, sementara Prancis disebut ogah ikut karena berpotensi melanggar konstitusi.

Namun, Indonesia malah menyambut dengan gembir. So, keikutsertaan Indonesia ini sebagai bentuk partisipasi aktif atau karena tunduk dan pasrah pada kemauan Trump?

Sampai sekarang, pemerintah Indonesia belum menjelaskan secara gamblang:

  • apakah benar harus setor Rp16,9 triliun
  • dari pos anggaran mana
  • dan apa keuntungan konkret buat rakyat Indonesia

Di tengah situasi global yang makin panas, langkah Indonesia ini bisa dibaca dua arah:

  • aktif ambil peran diplomasi global, atau
  • terjebak skema elite dunia yang mahal tapi minim dampak langsung ke publik.

Damai itu penting. Tapi kalau damai harus dibayar mahal, rakyat berhak tanya: siapa yang benar-benar diuntungkan? (*)

You Might Also Like

Demo Memasak di Depan DPRD Jateng, Cara Kreatif Perempuan Semarang Kritik MBG

Bidik Juara, PDIP Jateng Siapkan Tim Terbaik untuk Soekarno Cup

Kentod FC Datangkan Eks-Timnas Indonesia U-19, Bidik Target Besar Naik Liga 1

Apresiasi Program Speling, Saleh: Perluas hingga Masuk Desa Terpencil

Solo Gaspol Health Tourism! Respati Pastikan Proses Take Over RS KEI Tanpa Drama

TAGGED:amerika serikatasbayardewan keamanandewan keamanan trumpgazaheadlineindonesiatrump
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DPR RI Acungi Jempol Penanganan Bencana di Jateng
Next Article Krisis Identitas Seorang Santri Ketika Menjadi Mahasiswa Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

PROTES HARGA PAKAN - Peternak di Temanggung membagikan 5.000 ayam petelur kepada warga, sebagai bentuk protes atas mahalnya harga pakan ternak, Senin (10/8/2026). Menurut peternak, lebih ayam itu dibagikan kepada warga daripada mati di kandang. (*)

Demo Harga Pakan Mahal Tak Terjangkau, Peternak Temanggung Bagikan Gratis 5.000 Ayam Petelur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SIDANG TPPU--Jaksa sedang menghadap hakim untuk menunjukkan bukti transaksi yang diduga bagian dari aliran TPPU BUMD Cilacap, Senin (22/6/2026). (bae)
Hukum

Mobil LC Pak Widi, Jaksa Bongkar Jejak Duit TPPU Korupsi BUMD Cilacap

Juni 23, 2026
Peristiwa viral di Blora insiden pria menendang kucing. Foto: ist
Viral

Viral! Pria Tua Tendang Kucing sampai Mati di Blora, Polisi: Pelaku Diduga Lawyer

Februari 2, 2026
SAKSI SIDANG--Mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijono (layar monitor, tengah) jadi saksi sidang online, kasus pencucian uang hasil korupsi lahan BUMD Cilacap. (bae)
Hukum

Dibilang Belikan Alphard untuk Kowad Cantik, Letjen Widi Tak Terima

Juli 8, 2026
SUARAKAN KERESAHAN - Aktivis PMKRI Jateng-DIY, Natael Bremana, menyampaikan aspirasi dan kerasahan yang dirasakan mahasiswa dan rakyat kecil terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah, saat mengikuti demonstrasi di Jakarta, pada 13 Juni 2026. (*)
Hukum

PMKRI Sorot TNI Kawal Jampidsus saat Polisi Sidik Kasus Mega Korupsi: Ada yang Janggal

Juli 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Indonesia Gabung Dewan Keamanan Trump Bayar Rp16,9 Triliun? Nurut Banget Sama Amerika
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?