BACAAJA, SEMARANG- Polrestabes Semarang kembali menegaskan komitmennya buat jaga pertandingan PSIS Semarang tetap aman, tertib, dan nggak bikin deg-degan. Komitmen itu ditegaskan lewat agenda silaturahmi bareng manajemen PSIS dan perwakilan suporter Panser Biru serta Snex di Mapolrestabes Semarang, Minggu (28/12/2025).
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M Syahduddi bilang, komunikasi adalah fondasi utama kalau mau stadion tetap kondusif. Polisi, klub, dan suporter harus ada di frekuensi yang sama, bukan saling curiga.
Menurutnya, Polrestabes selalu terbuka mendukung laga PSIS dengan pengamanan profesional dan pendekatan preventif. Intinya, mencegah ribut sebelum ribut itu kejadian.
Baca juga: Jersey PSIS Makin Ramai: Orphys Sports Clinic & PStore Masuk Line Up Sponsor
Ia juga mengingatkan suporter supaya kejadian gesekan atau penyerangan antarsuporter nggak kejadian lagi. Selain merugikan banyak pihak, hal-hal semacam itu cuma bikin citra sepak bola Semarang makin kusam.
Dari sisi suporter, perwakilan Snex, Faizal menyatakan siap beres-beres ke dalam. Evaluasi internal jadi PR serius supaya dukungan ke PSIS tetap sportif dan sesuai aturan.
Senada, Ketua Panser Biru Kepareng Wareng berharap pengamanan tetap adil buat semua suporter. Ia juga menyoroti agar tak ada pelarangan berlebihan, khususnya buat suporter laga tandang, selama tetap mengikuti ketentuan keamanan. Galih, perwakilan Panser Biru lainnya, menegaskan pihaknya siap terus jalan bareng kepolisian demi menjaga situasi tetap aman.
Fokus Tujuan
Sementara itu, CEO PSIS Semarang Faris mengajak semua elemen suporter buat fokus ke tujuan besar: bikin PSIS makin maju. Menurutnya, suasana kondusif dan sinergi dengan aparat keamanan itu fondasi penting, bukan formalitas belaka.
Pertemuan ditutup dengan pesan dari Kabag Ops Polrestabes Semarang, AKBP Asep soal pentingnya koordinasi antar kelompok suporter, terutama terkait laga tandang. Koordinasi yang rapi bikin pengamanan lebih terukur dan risiko gangguan bisa ditekan.
Baca juga: Sah, Rafinha Harapan Baru PSIS
Sebagai penutup, CEO PSIS menyerahkan jersey PSIS ke Kapolrestabes Semarang simbol bahwa polisi, klub, dan suporter lagi satu tim. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kalau sudah duduk bareng, saling dengar, dan saling jaga, semoga nanti yang teriak di stadion cuma yel-yel dukungan, bukan sirene patroli. (tebe)


