Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BNN: 50 Nyawa Hilang Tiap Hari Gara-Gara Narkoba
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

BNN: 50 Nyawa Hilang Tiap Hari Gara-Gara Narkoba

Tiap hari, Indonesia kehilangan sekitar 50 nyawa gara-gara narkoba. Angka yang bikin merinding ini disampaikan langsung oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (4/11). Ironisnya, korban terbanyak justru datang dari kalangan muda usia 14 sampai 25 tahun, generasi yang seharusnya jadi tumpuan masa depan bangsa.

T. Budianto
Last updated: November 4, 2025 10:22 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DISKUSI NARKOBA: Dari kiri ke kanan, Sekjen MN KAHMI Syamsul Qomar, Deputi Pencegahan BNN RI Inspektur Jenderal Polisi Muhammad Zainul Muttaqin, serta Penasihat Ahli Kapolri Andi Subiakto dalam Diskusi Terbuka Tentang Bahaya Narkoba di Jakarta, Selasa (4/11). (Foto: KAHMI)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Angka kematian akibat narkoba di Indonesia makin bikin merinding. Badan Narkotika Nasional (BNN) ngungkap fakta kelam: setiap hari ada 50 orang Indonesia yang meninggal gara-gara narkoba. Kalau dijumlah, itu artinya 18 ribu jiwa melayang tiap tahun.

Yang bikin makin nyesek, mayoritas korban justru dari kalangan muda usia 14-25 tahun. Iya, generasi yang seharusnya lagi produktif dan berprestasi, malah banyak yang tumbang karena barang haram ini.

Deputi Pencegahan BNN RI, Irjen Pol Muhammad Zainul Muttaqin bilang, saat ini ada 1.386 jenis narkoba baru di dunia, dan 99 di antaranya udah masuk ke Indonesia. Dari jumlah itu, 94 jenis udah diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan. Tapi tetap aja, peredaran barang haram ini nggak kenal batas.

Bahkan, cairan vape pun kini teridentifikasi mengandung narkotika jenis etomidate, zat anestesi yang di Taiwan udah dikategorikan sebagai narkotika golongan I. Jadi, vape bukan cuma soal asap wangi, tapi bisa juga jadi jalan pelan-pelan menuju bahaya.

Lebih miris lagi, setengah lebih penghuni lapas di Indonesia (52,97 persen) adalah napi kasus narkoba. Jadi, bisa kebayang kan seberapa parah jaringannya di negeri ini?

Zainul juga bilang ada “rumus” lucu tapi nyindir banget buat ngenalin orang yang udah terpapar narkoba, disebut “7 Ong Plus”, bohong, nyolong, nodong, songong, ompong, bengong, dan rempong. Intinya: semua kelakuan yang bikin hidup makin berantakan.

Masuk Kurikulum

Buat ngelawan arus ini, BNN lagi dorong program IKAN (Integrasi Kurikulum Anti Narkoba) supaya pendidikan soal bahaya narkoba masuk ke pelajaran sekolah sejak dini. Harapannya, generasi muda punya tameng kuat sebelum terlambat.

Tapi persoalan ini nggak cuma di Indonesia. Secara global, 585 ribu orang meninggal setiap tahun akibat penyalahgunaan narkoba, alias rata-rata 52 orang tiap jam!

Zainul bilang, angka kematian karena narkoba bahkan lebih besar daripada korban perang dan terorisme.

Pengamat hukum Universitas Al Azhar, Prof Suparji Ahmad juga bilang, penanganan narkoba di Indonesia belum bisa dibilang sukses. Menurutnya, pengguna seharusnya direhabilitasi, sedangkan bandar mesti dipenjara seumur hidup, biar rantainya benar-benar putus.

Sementara itu, Penasihat Ahli Kapolri Andi Subiakto ngasih peringatan keras: kalau peredaran narkoba nggak ditangani serius, Generasi Emas 2045 bisa gagal total. Ia bahkan nyentil soal lapas yang justru jadi pabrik dan markas peredaran narkoba.

Andi juga nyoroti tren jual beli narkoba online yang makin liar dan terhubung sama judi serta prostitusi daring. “Ini bukan lagi isu kriminal, tapi udah ancaman geopolitik dan geodemografi,” tegasnya. (tebe)

You Might Also Like

Menteri Perencanaan Pembangunan Bilang Lebih Penting MBG daripada Lapangan Kerja

DBD 54 Kasus, Sukabumi Masih Siaga Awal Tahun

Ternak Sehat, Peternak Sejahtera: Mohammad Saleh Dukung ‘Healing’ Hewan Gratis di Jateng

Muhammadiyah Sudah Tarawih Duluan Malam Ini

Mantan Kaprodi Anestesi Undip Dituntut Tiga Tahun Bui Gara-Gara “Iuran Siluman”

TAGGED:bahaya narkobabnngenerasi emasheadlinekahmi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar
Next Article Gaji Cuma “Nempel” di Kalender

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Propam Dalami Keterlibatan Perwira Polisi di Kasus Dosen Untag

November 19, 2025
Info

Kemenhub RI: 38,7 Juta Pemudik Masuk ke Jateng

Februari 26, 2026
Pesawat AirAsia AK452 rute Singapura-Semarang disambut water salute saat perdana mendarat di Bandara Ahmad Yani, Jumat (5/9/2025). (Humas Bandara A Yani)
Ekonomi

Penerbangan Semarang-KL: Kamu Bisa Sarapan Lumpia, Makan Siangnya Nasi Lemak di Malaysia

September 5, 2025
Petugas Dishub Semarang berjaga di tepi jalan kawasan BSB, mengahalau truk besar yang hendak menuju Jl. Prof Hamka, Ngaliyan, Senin (13/4/2026).
Fokus

Penertiban Truk Besar di Ngaliyan, Dishub Gerak Cepat atau Sudah Terlambat?

April 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BNN: 50 Nyawa Hilang Tiap Hari Gara-Gara Narkoba
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?