Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Hari Ini Buruh Turun ke Monas, UMSK Jabar Jadi Api
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hari Ini Buruh Turun ke Monas, UMSK Jabar Jadi Api

Di sisi buruh, kekecewaan mengendap sejak penetapan UMP dan UMSK Jawa Barat 2026. Mereka menilai keputusan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tak sepenuhnya mengakomodasi rekomendasi bupati dan wali kota.

Nugroho P.
Last updated: Desember 30, 2025 9:56 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi demo buruh.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Monas kembali jadi titik kumpul suara jalanan. Hari ini, buruh asal Jawa Barat turun ke Jakarta, membawa satu tuntutan utama: Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota yang mereka nilai makin mengecil dan menjauh dari rasa adil.

Aksi ini digelar oleh Pengurus Daerah KSPI Jawa Barat. Sejak pagi, massa mulai memadati kawasan Silang Selatan Monas. Spanduk, poster, dan orasi jadi penanda bahwa isu upah masih jauh dari kata selesai.

Polisi pun bersiaga. Sebanyak 2.617 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi. Fokusnya, kata aparat, bukan represif, tapi menjaga situasi tetap kondusif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan pendekatan yang dipakai adalah humanis. Anggota diminta melayani, bukan memancing emosi. Bahkan, seluruh personel dipastikan tak membawa senjata api.

Di sisi buruh, kekecewaan mengendap sejak penetapan UMP dan UMSK Jawa Barat 2026. Mereka menilai keputusan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tak sepenuhnya mengakomodasi rekomendasi bupati dan wali kota.

UMP Jawa Barat 2026 memang naik 5,77 persen menjadi Rp 2,31 juta. Tapi angka itu dianggap masih jauh dari kebutuhan hidup layak buruh yang disebut sudah menyentuh Rp 4 jutaan.

Masalah makin pelik ketika UMSK di sejumlah daerah justru hilang atau dipangkas. Dari 19 kabupaten dan kota pengusul, tujuh daerah disebut tak mendapatkan penetapan UMSK sama sekali. Sementara 12 daerah lain nilainya tak sesuai usulan kepala daerah masing-masing.

Buruh menilai ini janggal. Dalam aturan, gubernur seharusnya mengacu pada rekomendasi bupati dan wali kota. Tapi yang terjadi, justru ada sektor yang “menghilang” dan ada pula yang diperkecil.

Kekecewaan itu yang mendorong buruh angkat kaki ke Monas. Mereka mendesak agar UMSK Jawa Barat 2026 direvisi dan dikembalikan sesuai rekomendasi awal.

Polisi mengingatkan agar aspirasi disampaikan secara tertib. Tidak anarkis, tidak membakar ban, apalagi merusak fasilitas umum. Hak menyampaikan pendapat dijamin, tapi tetap ada batas yang harus dijaga bersama.

Di tengah aksi, masyarakat yang melintas kawasan Monas juga diimbau mencari jalur alternatif. Pengaturan lalu lintas dilakukan situasional, tergantung dinamika massa di lapangan.

Bagi buruh, hari ini bukan sekadar demo. Ini simbol perlawanan terhadap kebijakan yang mereka anggap tak berpihak. Jika tuntutan tak digubris, ancaman aksi lanjutan hingga gugatan ke PTUN pun sudah disiapkan.

Monas pun kembali menjadi saksi: soal upah, angka di atas kertas bisa berbeda jauh dengan realita di kantong buruh. Dan selama jarak itu masih terasa, jalanan akan terus bicara. (*)

You Might Also Like

Sekolah Rakyat Segera Masuki Tahap Belajar, Seragam dan Laptop Siap Dibagikan

Publik Bicara Setahun Agustina-Iswar: Jalan Bolong-bolong, Masih Langganan Banjir

Apindo Jateng Kecewa UMP 2026 Naik Tinggi, Bikin Pengusaha Megap-megap

Tunjangan Profesi Guru Enggak Dirapel Lagi, Mau Turun Bulanan, Asik Nih…

Hujan Datang, Banjir Jangan: Semarang Latihan Siaga Bareng FPRB

TAGGED:demodemo buruhdemo hari iniUMSK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Heboh Banget Guru ASN Diberhentikan, Ini Alasannya
Next Article Selingkuh adalah Tindakan Krisis Moral

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi personel TNI yang menjalankan tugas menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB.

Militer Israel Serang Sesama Anggota BoP, Satu Personel TNI di Lebanon Gugur

Tumpukan sampah tampak menggunung di TPA Jatibarang Semarang, Sabtu (27/9/2025). (bae)

Sampah Jateng Tembus 6,4 Juta Ton Per Tahun, Baru 30 Persen Terurus

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tim SAR gabungan melakukan pencarian pelatih Valencia dan anaknya di perairan Pulau Padar, TN Komodo, pada Rabu (31/12/2025).
Info

Pelatih Valencia dan 2 Anaknya Masih Hilang, Dubes Spanyol Minta Indonesia Lanjutkan Pencarian

Desember 31, 2025
Info

Lebaran, Sepuluh Puskesmas di Semarang Tetap Standby

Maret 20, 2026
Hukum

Hakim Belum Siap, Sidang May Day Ditunda

Oktober 21, 2025
Ilustrasi pembayaran tunai menggunakan mata uang rupiah.
Daerah

Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair

Maret 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hari Ini Buruh Turun ke Monas, UMSK Jabar Jadi Api
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?